Dana Desa Rp. 3,3 Miliar Untuk Wartawan Dibatalkan


INSIDE of LUMAR – Rencana alokasi dana desa hingga sebesar Rp 3,3 miliar untuk wartawan dalam bentuk biaya pemberitaan di media massa di Blitar, Jawa Timur, akhirnya dibatalkan. Rencana itu berasal dari
Continue reading

Koordinasi Wartawan & LSM Bengkayang


Oleh : Krisantus Van Sebol

image

Rapat Koordinasi Wartawan dan LSM di Bengkayang

Bengkayang (-) Menanggapi berbagai permasalahan yang terjadi di daerah ini, khususnya permasalahan terkait Penganiayaan salah seorang Jurnalis (Wartawan) yang menjalankan tugas di Bumi Sebalo pada Minggu, 27 Oktober 2013 oleh para Preman di Perbatasan Jagoi Babang, sejumlah pekerja media beserta pengurus Lembaga Swadaya Masyarakat (LSM) mengadakan rapat koordinasi, Kamis (1/11), guna mencari solusi penyelesaian.

Hari Ini Terlewatkan…..!!


Catatan KRISANTUS VAN SEBOL

[BENGKAYANG] – Hari ini, Selasa (1/11/2011) ketika bangun dari tidur, Aku melihat tanda waktu yang ada di telpon genggam (HP) Nokia 6300 telah menunjukkan pukul 10.58 WIB. Waa…aahhh…! Kesiangan lagi. Nyesal juga jadinya. Tapi kalau dipikir, wajarlah kalau bangun telat, mulai tidurnya saja pukul 04.25 WIB. Otak-atik dengan Google, Facebook, Email dan Blog ku ini.

Beberapa menit setelah bangkit dari peraduan, tanpa pikir panjang, ambil handuk dan langsung mandi. Oh… lupa, sebelumnya Aku kumpulkan beberapa helai pakaian kotor yang menumpuk di kamar untuk direndam. Biasa… jauh dari Istri, jadi baju pun tahan berhari-hari kotor.

Usai mandi kemudian mempersiapkan diri untuk keluar rumah. Rencananya ingin liputan, Continue reading

Jurnalis Laporkan Oknum Polisi


Pontianak Post Edisi Kamis, 26 Mei 2011 , 08:45:00

[PONTIANAK]- Sikap arogansi ditunjukkan oknum polisi berinisial D kepada masyarakat. Dia memukul pengendara sepeda motor ketika sedang melintas di jalan Komyos Sudarso Pontianak Barat. Korban tidak terima dan langsung membuat laporan di Propam Polresta Pontianak, Rabu (25/5).

Korban yakni Muhtadi, yang sehari-hari berfrofesi sebagai seorang jurnalis di media Kalbar Online. Kejadian insiden arogansi aparat bermula, sekitar pukul 15.30 korban turun dari rumah mau kerja. Setiba di lokasi proyek betonisasi di Jalan Komyos Soedarso, tak jauh dari depan gang Jeruk, situasi sedang ramai. Ketika itu kendaraan dari arah Martadinata menuju ke arah pasar diperbolehkan melintas. Sementara dari arah pasar ke Martadinata diminta menunggu giliran. Continue reading