BERBAGI CERITA


 

PEMERINTAH KABUPATEN BENGKAYANG

DINAS PERTANIAN

Jalan Guna Baru – Trans Rangkang, Telp. (0562)4442057

B E N G K A Y A N G

Bengkayang,    29 Maret   2011

  Kepada,

Yth.  Direktur CV. Lumar Agro    Mandiri

  di –

T E M P A T

Nomor             :  900/89/Sekre/III/2011

Sifat                :  Penting

Lamp               :  Tindak Lanjut

Perihal             :  Hasil LHP Inspektorat Paket Pekerjaan Jides

   Desa Tiga Berkat Kec. Lumar TA 2010

 

 

 

Dengan Hormat,

Sehubungan dengan hasil  monitoring tindak lanjut pemeriksaan fisik Proyek Pembangunan Dinas Pertanian oleh Inspektorat No : 700 / 160 / Itkab / 2011.

Berdasarkan hasil monitoring yang telah dilakukan, terdapat kekurangan volume pekerjaan (tidak dikerjakan) sehingga tidak sesuai dengan :

1.   KEPRES 80 th 2003

2.      Surat Perjanjian Kerja Nomor : 917 / 520 / BPKPL / Distan / 2010 tanggal 17 September 2010.

Untuk itu diharapkan kepada Saudara Direktur CV. Lumar Agro Mandiri agar segera menyetorkan kerugian daerah sebesar   Rp. 5.931.914,63,- (Lima Juta Sembilan Ratus tiga Puluh satu ribu Sembilan ratus empat belas koma enam puluh tiga rupiah) ke Kas Negara dan menyetorkan bukti kuitansi  penyetoran kepada kami.

     Demikian surat ini disampaikan untuk segera ditindak lanjuti, atas kerjasamanya diucapka terima kasih.

Kepala Dinas Pertanian

Kabupaten Bengkayang

B. PETRUS DIAZ, S.TP

NIP. 19620811 198503 1 024

 

 

 

 

 

Tembusan disampaikan kepada yth :

1.      Bupati Bengkayang di Bengkayang;

2.      Dinas Inspektorat Kab. Bengkayang;

    3.    Bapeda Kab. Bengkayang.

Nyasar ke Kayong Utara, Guru Sertifikasi Ancam Mogok Mengajar


Oleh : KRISANTUS

Hingga berakhirnya tahun 2010, 161 guru Kabupaten Bengkayang yang telah dinyatakan lulus sertifikasi secara akademik dan ujian tertulis yang diselenggarakan Universitas Tanjungpura tak kunjung menerima gaji mereka sebagai guru yang memiliki bersetifikasi pendidik. Gusar karena uang yang seharusnya mereka terima setiap satu semester (6 bulan) pada tahun 2010 lalu tak kunjung dinikmati. Akibatnya, sebagian besar guru tersebut mengancam akan melakukan aksi “mogok mengajar”.

Krisantus

Siswa SMP Santa Tarsisia Berfoto Bersama Usai Mengikuti Pelatihan Singkat Terkait Penulisan Puisi dari Bang Yusriadi

Ancaman ini bukan isapan jempol belaka, Toni, S.Pd, seorang guru SMPN 1 Lumar menyebutkan saat ini para guru sertifikasi yang tak kunjung menerima gaji tersebut telah membuat surat pernyataan yang menyatakan pihaknya akan melakukan aksi mogok mengajar apabila pada tahun 2011 ini gaji yang menjadi hak mereka belum diperoleh.

Dalam penjelasannya, Toni mengatakan, Continue reading