KONI Bengkayang Targetkan 15 Medali Emas


Laporan : Krisantus, Kontributor Bengkayang.

image

Pelepasan Atlet Porprov 2014, KONI Bengkayang

RRI Pontianak – KONI Kabupaten Bengkayang secara resmi melepaskan 189 Atlet Kontingen Pekan Olahraga Provinsi (Porprov) ke-XI di Pontianak pada hari Jumat (30/5).

Pelepasan 189 Atlet dari 21 Cabang Olahraga tersebut dilakukan langsung oleh Bupati Bengkayang, Suryadman Gidot, S.Pd, M.Pd di Aula I Lantai V Kantor Bupati Bengkayang. Continue reading

Biaya Daftar Kades Bani Amas Rp.46,3 Juta


Laporan : KRISANTUS (Bengkayang)

RRI Pontianak – Saat ini, seiring berjalannya otonomi daerah menjadi seorang pemimpin ternyata tak lagi murah. Para kandidat yang hendak bersaing mendapatkan posisi strategis tersebut suka tidak suka dituntut untuk mengeluarkan biaya yang tidak sedikit.Kondisi tersebut saat ini sedang dialami oleh bakal kandidat Kepala Desa Bani Amas, Kecamatan Bengkayang. Dimana untuk menjadi kandidat yang dapat bertarung, mereka harus merogoh kocek cukup dalam, yakni sebesar Rp.46.3 juta. Continue reading

8000 Kepala Keluarga Belum Miliki Dokumen Kependudukan


Laporan : KRISANTUS (Bengkayang)

Drs. Gerardus

Drs. Gerardus

RRI Pontianak – Kepala Dinas Kependudukan dan Pencatatan Sipil Kabupaten Bengkayang, Drs. Gerardus, saat ditemui, Rabu (20/2) diruang kerjannya menyebutkan hingga saat ini masih terdapat sekitar 8000-an Kepala Keluarga yang belum membuat dokumen kependudukan berupa Kartu Keluarga.

“Jumlah tersebut tersebar diseluruh kecamatan yang ada di Bengkayang,” ungkapnya. Data yang disampaikan Gerardus ini berdasarkan Continue reading

Ingin Dua Anak, Marselinus Menderita


Oleh : KRISANTUS VAN SEBOL

RRI Pontianak-Bengkayang

Keluarga Berencana

Kepala BPMPKB Kab. Bengkayang, dr. I Made Putra N. saat mengunjungi Marselinus (52) asal Dusun Pereges, Seluas yang mengalami pembengkakan setelah mengikuti program operasi gratis pemasangan alat kontrasepsi oleh BKKBN Kalbar

“Dua Anak Lebih Baik”, salah satu motto yang sering kita lihat terpajang pada kendaraan maupun poster dan jenis alat promosi lainnya milik BKKBN maupun lembaga dibawahnya tampak menjadi salah satu pemicu Marselinus Sulam (52) mengikuti program KB dengan memasang alat kontrasepsi (Pasektomi), disamping karena kondisi ekonomi keluarga yang bisa dikatakan sulit. Namun apa yang dialami Marselinus justru sebaliknya, Ia terpaksa menderita sejak dipasang alat kontrasepsi oleh oknum Dokter RSUD Bengkayang.

Marselinus Sulam, warga Dusun Pereges, Desa Seluas, Kecamatan Seluas sejak beberapa hari ini, terhitung mulai tanggal 25 Mei hingga berita ini diturunkan terpaksa harus menginap di RSUD Bengkayang guna menjalani perawatan pada alat kelaminnya yang mengalami gangguan usai dilakukan operasi pemasangan alat kontrasepsi (Pasektomi). Bahkan sebelumnya sudah beberapa kali melakukan pemeriksaan ulang pada rumah sakit yang sama. Continue reading

Pemda Bengkayang Dukung Program USAID


Laporan : Krisantus

RRI Pontianak, Bengkayang

PEMDA Bengkayang melalui Dinas Pendidikan dan Kebudayaan mendukung sepenuhnya dengan kehadiran program KINERJA USAID didaerah ini dengan harapan kedepan dapat meningkatkan mutu dan kualitas dunia pendidikan bagi masyarakat Bengkayang.

Perlu diinformasikan bahwa kabupaten Bengkayang merupakan salah satu dari lima kabupaten di Kalbar, disamping Kabupaten Sambas, Sekadau, Melawi dan Kota Singkawang yang bekerjasama dengan USAID sejak tahun 2011 yang lalu. Dimana pada tahun pertama ini, program kerja yang dijalankan difokuskan pada bidang pendidikan dan kesehatan.
Dari data yang diperoleh, untuk tahap pertama ini, program kerja dari lembaga ini mencakup 20 sekolah dari empat kecamatan, dengan rincian 16 SD Negeri dan 4 SMP Negeri.

Pemahaman terhadap Manajemen Berbasis Sekolah (MBS) merupakan salah satu bagian penting dari penerapan program kerja USAID dalam bidang pendidikan di Kabupaten Bengkayang. Hal ini dianggap penting karena dengan terciptanya Manajemen yang baik disetiap sekolah tentunya juga akan berdampak positif bagi pengembangan sekolah tersebut dan itu diakui oleh Kepala Bidang Pendidikan Dasar Kabupaten Bengkayang, Godelifus, pada sesi terakhir Lokakarya Standar Pelayanan Minimal Bidang Pendidikan di Aula V Kantor Bupati Bengkayang, Kamis (16/2).

“Program tersebut sangat baik dalam mendukung peningkatan kualitas SDM Bengkayang,” tegasnya.

Guna mendukung kelancaran program tersebut, Godelifus mengatakan pemerintah telah memfasilitasi kegiatan-kegiatan Tim KINERJA, penyiapan sarana dan prasarana, mensinkronkan program kerja mereka dengan pihak guru, komite sekolah. Oleh karena itu, Ia berharap para peserta yang sebagian besar adalah Kepala Sekolah dan Ketua Komite Sekolah hasil lokakarya dapat diterapkan disekolah masing-masing.