Rapat Pengakhiran Program PNPM di Kecamatan Teriak


image

Camat Kecamatan Teriak, Tulen, Rabu (12/8) saat membuka Rapat Pengakhiran Program PNPM di Kecamatan Teriak di Kantor Camat. Kegiatan ini diikuti para pelaku PNPM di Kecamatan Teriak.

***SELAMAT HUT KEMERDEKAAN RI Ke-70***

Alumni PNPM Turut Daftar PPK dan Panwas di Bengkayang


UTUSAN RAKYAT, Bengkayang – Keputusan Pemerintah yang menghentikan Program Nasional Pemberdayaan Masyarakat (PNPM) per 31 Desember 2014 lalu secara nyata berdampak bagi pelaku PNPM. Sekurangnya 26 ribu orang kehilangan pekerjaan pada saat itu. Continue reading

Penggunaan Dana PNPM Pedesaan Dinilai Tak Transparan


Oleh : KRISANTUS VAN SEBOL

Bengkayang, BERKAT.

Pemanfaatan dana yang berasal dari Program PNPM-Mandiri Pedesaan untuk pembukaan badan jalan Sayung, Desa Dharma Bhakti, Teriak menuju Kelampe dinilai tak transparan. Akibatnya, dana sebesar Rp.232 juta yang dikelola tidak diketahui masayarakat banyak sejauh mana peruntukkannya. Hal ini disampaikan langsung oleh salah seorang warga, Andi, SE kepada Berkat baru-baru ini.
Continue reading

Selama 2012, PNPM-MP Bengkayang Selesaikan 41 Kegiatan


Oleh : KRISANTUS VAN SEBOL

Bengkayang, BERKAT.

Fasilitator Kelurahan PNPM Mandiri Perkotaan Kab. Bengkayang, Dedy Juanda, S.Sos

Fasilitator Kelurahan PNPM Mandiri Perkotaan Kab. Bengkayang, Dedy Juanda, S.Sos

Kurun waktu 2012 yang lalu, pengelola Program Nasional Pemberdayaan Masyarakat (PNPM) Mandiri Perkotaan Kabupaten Bengkayang menyebutkan telah melaksanakan 41 kegiatan untuk masyarakat Kota Bengkayang. (Baca Juga : Bengkayang Dapat Bantuan Stimulan Dari Kemenpera).

Demikian disampaikan Senior Fasilitator Uray Epriyani, S.Hut melalui Fasilitator Kelurahan, Dedy Juanda, S.Sos kepada Berkat, Rabu (26/6) di ruang kerjanya. Continue reading

Pengerjaan Proyek P2KP di Tampe Atas Tak Pernah Sosialisasi


Oleh : KRISANTUS VAN SEBOL

Bengkayang (Kalbar Times) – Pengerjaan badan jalan menuju Tampe Atas, Kelurahan Sebalo dikeluhkan masyarakat setempat. Alasannya selain pekerjaan yang dianggap kurang memadai, masyarakat juga merasa tidak dihargai karena proyek milik P2KP tersebut tidak pernah disosialisasikan kepada mereka. Hal ini diungkapkan salah seorang warga yang juga Ketua LSM LIRA, Marbun, Minggu (11/11) di Bengkayang. Continue reading