Bengkayang Tuan Rumah Expo KPDT 2014


Bengkayang – Kementerian Pembangunan Daerah Tertinggal (KPDT) tahun 2014 ini kembali akan menggelar Expo KPDT. Sebuah gelaran yang bertujuan untuk memamerkan kepada khalayak ramai tentang potensi unggulan daerah tertinggal. Kegiatan tersebut dikemas dalam sebuah pameran potensi unggulan daerah baik di bidang seni, pariwisata, produk unggulan lokal, dan potensi sumberdaya lainnya.

Kabupaten Bengkayang sebagai salah satu daerah otonom yang berada diwilayah perbatasan RI-Malaysia ditunjuk menjadi tuan rumah dari ajang tersebut. Hal ini terungkap setelah Kepala Bagian Humas dan Protokol Sekretariat Bengkayang, Tulen menyatakan jika daerah ini siap menjadi tuan rumah Expo KPDT 2014. Continue reading

Buat Izin di Bengkayang Berbelit


Oleh : KRISANTUS VAN SEBOL

[SELUAS]- Proses pembuatan izin yang dilakukan Syaiful, warga Seluas untuk membuka usaha penambangan Galian C ternyata tak mudah. Ibarat bola, Ia terpaksa bolak-balik ke Dinas Pertambangan, Energi dan Mineral, Kantor Perizinan, Pelayanan Terpadu namun tak menghasilkan apa yang diinginkan. Ia pun beranggapan proses pembuatan izin di Bengkayang berbelit-belit.

Nyobeng 2011

“Mungkin Dinas (Distamben) dan Kantor Perizinan (KP2T) Bengkayang bingung untuk memproses izin tersebut, karena mungkin Saya adalah masyarakat Bengkayang pertama yang punya niat membuat izin penambangan Galian C,” ungkap Syaiful, Kamis (16/6) di Seluas. Seperti diceritakannya, keinginannya membuat izin atas usaha Galian C tak lain adalah agar Continue reading

Jangan Lupakan Pendidikan di Pedalaman!


http://edukasi.kompas.com/read/2009/

[JAKARTA, KOMPAS.com] – Pendidikan anak bangsa tidak terjadi di ruang hampa, melainkan berada dalam realita perubahan sosial yang sangat dahsyat. Sekolah merupakan salah satu subsistim dari keseluruhan sistim pendidikan yang terdiri dari sentra keluarga, masyarakat, media, dan sekolah. Di saat bangsa Indonesia sedang bertransformasi menuju kesejajaran dengan bangsa-bangsa lain dalam upaya pencapaian Tujuan Pembangunan Milenium, hal itu tidaklah cukup dengan hanya menilai dari keberhasilan dan kemajuan prestasi anak-anak Indonesia yang terpilih di ajang-ajang internasional, sebutlah di Olimpiade Matematika atau Fisika misalnya. Bahkan, prestasi segelintir anak berprestasi tersebut bisa memberikan pesan “menyesatkan” dan pembenaran atas berbagai fenomena pengabaian sebagian besar anak yang tertinggal. Continue reading

Beberapa PTS di Perbatasan Diubah ke PTN


http://edukasi.kompas.com/read/2011/

[MERAUKE, KOMPAS.com] – Pendidikan di daerah perbatasan Indonesia dengan negara tetangga harus mendapat perhatian. Upaya ini sebagai komitmen untuk membuat wilayah perbatasan menjadi beranda terdepan bangsa.

“Dalam beberapa tahun belakang ini ada pergeseran jika wilayah perbatasan yang selama ini terbelakang harus jadi terdepan. Bukan hanya kemajuan fisik yang dikejar, tapi juga mutu sumber daya manusia,” kata Menteri Pendidikan Nasional Mohammad Nuh dalam kunjungan kerja di Merauke, Jumat (3/6/2011).

Pada kesempatan kali ini, Menteri Pendidikan Nasional juga meresmikan Universitas Musamus menjadi perguruan tinggi negeri. Sebelumnya, universitas ini merupakan kampus swasta.

“Ada lima perguruan tinggi swasta di daerah perbatasan yang juga diubah jadi PTN. Ada di Kalimantan Timur, Papua, Bangka Belitung, dan Batam. Ini karena pemerintah mau menjadikan daerah perbatasan sebagai beranda terdepan Indonesia, termasuk juga dalam pendidikan,” kata Nuh.

Merauke berbatasan dengan Papua Nugini dan Australia. Indonesia, khususnya, menjadi piilihan tempat belajar siswa dari Papua Nugini, terutama di daerah perbatasan di Sota.

Panglima TNI RI Kunjung POS Sat. PAMTAS Jagoi Babang


Dikutip dari : http://www.bengkayangkab.go.id/news/view/100

Bengkayang

Panglima TNI, Agus Suhartono Ketika Mengunjungi Perbatasan Bengkayang di Jagoi Babang

(JAGOI BABANG)-
Dalam rangka meningkatkan mobilitas anggota PAMTAS dalam mengamankan area perbatasan, meningkatkan sarana prasarana pendukung dalam pengamanan area perbatasan, serta mengetahui kendala dan masalah yang terjadi di daerah perbatasan, Sabtu (26/02/11), Panglima TNI, Agus Suhartono berkunjung di Kabupaten Bengkayang guna memantau langsung Pos Sat. PAMTAS Jagoi Babang.

Tepat Pukul 09.00 Wib, Helikopter Superpuma yang membawa Panglima TNI beserta rombongan mendarat di lapangan Sepakbola Jagoi Babang. Selanjutnya rombongan langsung menuju Pos Sat Pamtas Jagoi Babang bersama Bupati Bengkayang serta Wakil Gubernur Kalimantan Barat. Sesampainya di Pos Sat PAMTAS, Panglima TNI beserta rombongan langsung memasuki ruangan aula untuk mendengar pemaparan dari Letkol Inf. Tri Sakti mengenai sarana prasana pendukung yang tersedia, kendala-kendala dan masalah yang sering terjadi di daerah perbatasan ini.

Letkol Inf. Tri Sakti dalam pengarahannya melaporkan bahwa Continue reading