Bimtek Pemantapan dan Peningkatan Kinerja Aparatur Kecamatan


UTUSAN RAKYAT, Bengkayang – Sebagai ujung tombak dan perpanjangan tangan Bupati, Pemerintah Kecamatan memainkan peran besar dalam mensukseskan penyelenggaraan pemerintahan dan pembangunan hingga ditingkat desa. Inilah yang menjadi dasar dalam pelaksanaan Bimtek Pemantapan dan Peningkatan Kinerja Aparatur Kecamatan oleh Pemkab melalui Bagian Pemerintahan Setdakab Bengkayang, Rabu (6/11/2019) di Aula II Lantai V Kantor Bupati Bengkayang.

Kabag Pemerintahan, Yohanes Atet, M.Si selaku Ketua Pelaksana kegiatan menyebutkan sedikitnya ada tiga (4) agenda yang dibahas dalam Bimtek tersebut. Yakni, pertama, peran PTSP dalam implementasi Online Single Submission (OSS) ditingkat kecamatan dengan narasumber Dinas Penanaman Modal dan Pelayanan Terpadu Satu Pintu (DPMPTSP). Kedua, penyelenggaraan administrasi kependududukan di Kecamatan (Disdukcapil). Ketiga, persiapan kecamatan menyambut sensus penduduk 2020 mendatang (BPS). Keempat, peran kecamatan dalam mensukseskan penyelenggaraan Pilkades serentak (DPMPDPDT).

Sementara itu, untuk memperoleh kinerja yang maksimal dan bersih, Sekretaris Daerah (Sekda) Bengkayang, Obaja, SE.,M.Si mengatakan bahwa aparatur harus terus menerus mampu meningkatkan kualitas pelayanan. Ada tiga hal.pokok yang mesti ditanam dalam benak aparatur guna menghasilkan penyelenggaraan pemerintahan yang dimaksud tersebut, yakni menumbuhkan nasionalisme yang tinggi, karakteristik yang bagus, mampu menganalisis serta mampu memanejemen organisasi.

“Jika hal yang sudah disebutkan tadi dapat kita tanam dalam diri kita (aparatur) maka pelayanan publik akan berjalan dengan baik,” jelas Obaja.

Oleh : Krisantus Roy

Dibangun 1973, Gedung SDN 06 Padagi Butuh Perhatian


HUMPRO Bengkayang, Monterado – Usai menyerahkan SK pembaharuan kontrak tenaga kesehatan di Samalantan, Rabu (10/4), Bupati Bengkayang, Suryadman Gidot, M.Pd melanjutkan kunjungan kerjanya di Kecamatan Monterado dan Capkala.

Dalam kunjungannya di Monterado, Bupati melihat langsung kondisi gedung SDN 06 Padagi. Sekolah Dasar pertama yang dibangun di Desa Serindu tahun 1973 tersebut kondisinya cukup memprihatinkan sehingga membutuhkan perhatian dan perbaikan.

“Semenjak berdiri tahun 1973, SDN ini baru dua kali direhab. Pertama tahun 1986 dan kedua tahun 2010,” ungkap Kepala Sekolah, Sudarmadji. Artinya, rehab terakhir terjadi hampir 10 tahun silam sehingga tak mengherankan jika saat ini beberapa bagian gedung membutuhkan perbaikan. Mendengar keluhan Kepala Sekolah, Bupati memerintahkan instansi terkait, dalam hal ini Dinas Dikbud untuk dapat ambil langkah-langkah untuk perbaikan sekolah tersebut.

Dikonfirmasi, Kepala Dinas Dikbud, DR. Yan, S.Sos.,M.Si, mengatakan dengan keterbatasan anggaran yang ada, tentu hal itu tidak dapat dilakukan secara langsung, tetapi akan dilakukan bertahap.

“Jika memungkin kemampuan keuangan diusahakan masuk dalam usulan APBD Perubahan TA 2019 ini.” sebut DR. Yan.

Penulis : Robertus/Rival/Tri/Sukilah/Humas & Protokol Setdakab Bky.