Sekali… Kampanye Dialogis di Kec. Siding Habiskan Dana Rp.30 Juta


UTUSAN RAKYAT, Bengkayang – Usai penetapan nomor urut Calon Bupati dan Wakil Bupati Bengkayang 2015-2020 akhir Agustus lalu, kampanye dialogis mulai dilakukan masing-masing pasangan.

Informasi terbaru yang diperoleh penulis pada Rabu, 16 September, dari Ketua Partai tingkat Kecamatan, menyebutkan apabila salah satu pasangan yang didukungnya telah menghabiskan dana sebesar Rp.30-an juta untuk sekali kampanye dialogis di Kecamatan Siding. Sebuah distrik di Bumi Sebalo yang berada diperbatasan. Dana yang cukup besar jika digunakan bila sekedar mencetak 1000 eksamplar koran/tabloid.

“Termasuk sewa motor air dan tetek bengek lainnya,” ungkap Ketua Partai tingkat Kecamatan tersebut saat kami membuat obrolan ringan seputar Pilkada Bengkayang.

si Ketua Partai tingkat kecamatan inipun sempat bergumam ketika dia menyebutkan angka Rp.30 juta. Sehingga dia pun memprediksi, untuk bertarung dalam pemilihan Bupati, minimal dana yang perlu disiapkan sebesar Rp.5 Miliar.

Ehem… Rp.5 Miliar kira-kira bisa dibangun jembatan berapa banyak ya?

***SELAMAT HUT KEMERDEKAAN RI Ke-70***

51 Anggota Panwascam Bengkayang Besok Dilantik


UTUSAN RAKYAT, Bengkayang – Proses pengawasan terhadap tahapan Pemilukada Bupati dan Wakil Bupati Bengkayang 2015-2020 akan segera menjangkau ketingkat Kecamatan dengan dilantiknya 51 Anggota Panwascam se-Kabupaten Bengkayang.

“Rencananya Jumat (26/6) besok proses pelantikan Anggota Panwascam,” kata Anggota Panwas Kabupaten Bengkayang, Eddy Sumartono, Kamis (25/6) melalui pesan media.

Dijelaskan, 51 Anggota Panwascam tersebut tersebar di 17 Kecamatan yang ada di Bengkayang dengan rincian setiap Kecamatan beranggotakan 3 orang. Acara pelantikan itu sendiri akan diselenggarakan di Aula Wisma Jovan Bengkayang, dimulai pada pukul 09.00 WIB. Pada kesempatan itu juga, para Camat termasuk dalam daftar diundang mengingat nantinya peran Camat sangat membantu dalam mendukung kinerja Panwascam. (*)

***SURYADMAN GIDOT MENUJU KURSI GUBERNUR KALIMANTAN BARAT 2018***

Krisantus : “Peran Publik Sangat Penting Dalam Melakukan Pengawasan,”


image

Pemilu

UTUSAN RAKYAT, Pontianak – Dalam proses penyelenggaraan Demokrasi seperti Pemilu Presiden, Legislatif maupun Kepala Daerah, potensi pelanggaran rawan terjadi. Sebab itu, guna meminimalisir potensi pelanggaran dibutuhkan peran serta masyarakat luas dalam melakukan pengawasan setiap digelarnya pesta demokrasi. Continue reading