Sejarah Bengkayang 2003, Petrus SA


Bengkayang, Kalbar, Pelita – Massa, sekitar seribu warga dari 11 kecamatan, mendesak pimpinan DPRD Kabupaten Bengkayang menonaktifkan Petrus SA dari jabatannya sebagai ketua DPRD setempat.

Dalam unjuk rasa damai, namun dengan ultimatum akan menduduki gedung dewan di Jalan Basuki Rachmat Kota Bengkayang, Kalimantan Barat itu, Kamis (22/5) siang, massa melalui juru bicaranya, Herman Planet, menyatakan, pimpinan dewan harus memutuskan menonaktifkan Petrus dari jabatannya, atau rakyat membentuk DPRD demisioner.

Pada 7 Mei 2003, di hadapan 25 dari 35 anggota DPD Kabupaten Bengkayang, Petrus, berusia 28 tahun dan baru empat bulan menjadi ketua dewan, menyatakan mengundurkan diri melalui surat yang dibuat sendiri dan ditandatanganinya di atas kertas bermeterai. Continue reading