Ketua Tim PKK Teriak Serahkan Bibit


Ibu Monika

Ketua Tim Penggerak PKK Kecamatan Teriak, Ibu Monika Busmet, Jumat (16/3) menyerahkan dua jenis tanaman buah kepada Camat Teriak, Kepala Puskesmas dan Perwakilan Kepala Desa.

Penyerahan bibit Sawo dan Lengkeng tersebut dilakukan di Lingkungan Kantor Camat Teriak dan disaksikan sejumlah pegawai Kantor Camat serta Puskesmas sekitar pukul 09.00 WIB dan langsung ditanam pada tempat yang sudah disediakan.

“Mudah-mudahan nanti berbuah dan dapat dinikmati bersama,” ujar Ibu Monika.

Disebutkannya bahwa bibit yang ditanam hari ini merupakan bibit yang diberikan oleh Tim PKK Kabupaten Bengkayang dengan harapan agar memberikan manfaat bagi kebutuhan buah-buahan anggota PKK serta keasrian lingkungan kantor.

Diketahui penyerahan bibit ini dilakukan usai diadakan senam bersama antara pegawai Kantor Camat, Puskesmas dan Kepala Desa yang rutin setiap bulan.

11 Desa di Kecamatan Teriak Gelar Pilkades


Pegawai dilingkungan Kecamatan Teriak pada Pekan Budaya Barape’ Sawa’ 2017

UTUSAN RAKYAT, Teriak – Dari jumlah total, 36 Desa yang akan menyelenggarakan Pemilihan Kepala Desa (Pilkades) Secara Langsung di Kabupaten Bengkayang tahun 2017 ini, 11 Desa diantaranya berasal dari Kecamatan Teriak.Penyelenggaraan Pilkades tersebut akan dilakukan secara serentak mengingat masa jabatan Kepala Desa yang berakhir hampir bersamaan, yakni dalam rentang waktu April-Juli. Adapun ke-11 Desa yang dimaksud, antara lain :

1. Desa Lulang

2. Teriak

3. Sebente

4. Benteng Keladan

5. Malo Jelayan

6. Sekaruh

7. Bana

8. Puteng

9. Tubajur

10. Tanjung 

11. Ampar Benteng

Dari keseluruhan Desa, rata-rata Bakal Calon yang mendaftarkan diri berkisar antara 3 sampai 5 Kandidat. Sementara, Desa Sekaruh menjadi yang pertama sebagai Desa yang telah menetapkan Balon menjadi Calon beserta nomor urut dan DPT. Berdasarkan informasi yang diperoleh, rencananya Pilkades tahun ini akan digelar serentak pada tanggal 20 Juli. (Krisantus).

Sertijab Camat Teriak, 2017


Teriak, UR – Setelah bertugas sejak Oktober 2014 sebagai Camat Teriak, akhirnya pada 30 Desember 2016, Bapak Tulen resmi berpindah tugas ditempat sebelumnya, sebagai Kepala Bagian (Kabag) Protokol Sekretariat Daerah Kab. Bengkayang. Dan Posisi Camat Teriak sendiri diisi oleh Bapak Drs. A. Petrus Alus yang sebelumnya bertugas sebagai Camat Samalantan.
Meski telah dilantik pada 30 Desember 2016, namun proses serah terima jabatan kedua Camat tersebut baru dapat dilakukan pada hari Jumat (13/1/2017) di Kantor Camat Teriak. Dimana dalam prosesnya, Sertijab tersebut dihadiri langsung oleh Bupati Bengkayang, Bapak Suryadman Gidot, M.Pd.

Pada momentum ini, Bapak Tulen sebagai Camat lama berpesan kepada Camat baru agar dapat membuka diri untuk bisa bekerjasama dengan para Kepala Desa (Kades). Apalagi pada tahun 2017 ini, dari 18 Desa yang ada, 11 Desa diantaranya akan menyelenggarakan Pilkades.

Study Pembelajaran, Kades di Bengkayang Kunjungi Desa Dawan, Bali


Kades di Bengkayang kunjungi Desa Dawan, Bali

Sebanyak 101 peserta yang terdiri dari BPMPD Bengkayang, Camat, Kepala Desa dan Perangkat melakukan study Pembelajaran UU Nomor 06 Tentang Desa & Peningkatan kapasitas aparatur Pemdes di Desa Dawan Kaler,  Kec. Dawan,  Kab.  Klungkung,  Prov. Bali, 28 Nopember s.d 1 Desember 2016.

Kegiatan pembelajaran

“Kades Dawan  yg di kunjungi,  BUMDes nya luar biasa. Beliau membangun perekonomian dikala yang lain fokus ke infrastruktur. Perubahan Mindset pengentasan kemiskinan. Bermodal awal 2jt rupiah membangun lembaga simpan pinjam di periode pertama, “gagal” tapi tidak berhenti.  Di periode kedua perubahan luar biasa,  bahkan sudah punya perusahaan AMDK (Air Minum Dalam Kemasan)  Beroksigen. Omzet saat ini sudah Milyaran rupiah. Luar Biasa,” Camat Sungai Betung, Ucok P. Hasugian, S.STP, M.Si.

Camat Sungai Betung, Pak Ucok, Camat Sanggau Ledo, Pak Ali. Camat Teriak, Pak Tulen.

​Camat Teriak Menyampaikan Materi Sosialisasi GRTT Lahan SUTT di Desa Setia Jaya



UTUSAN RAKYAT, Teriak – Camat Teriak, Bapak Tulen turut menyampaikan materi dalam rangka Sosialisasi penetapan nilai kompensasi Ganti Rugi Tanam Tumbuh (GRTT) pada lahan warga di Desa Setia Jaya dan Desa Lulang terkait pembangunan jaringan listrik, Kamis (22/9/2016) di SDN 08 Sentibak. 
Turut hadir dalam kegiatan sosialisasi yang difasilitasi oleh pihak PLN/Pengelola SUTT tersebut antara lain Sekretaris Dinas Kehutanan dan Perkebunan Kab. Bengkayang, Anggota DPRD, Anggota Koramil & Polsek Teriak, Kades Setia Jaya & Lulang serta warga yang dilalui jalur listrik. 

Dalam kesempatan itu, Camat Teriak, Bapak Tulen menyampaikan beberapa hal kepada masyarakat yang ikut hadir dalam kegiatan sosialisasi. Namun pada intinya Camat Teriak mengajak warganya agar benar-benar siap sebelum dilakukan pembayaran Ganti Rugi Tanam Tumbuh (GRTT) oleh PLN. Artinya, sudah tidak ada masalah lagi atas lahan yang ada sebelum proses pembayaran. 

“Oleh sebab itu, jika masih ada masalah, sebaiknya diselesaikan terlebih dahulu agar tidak ada masalah lagi kedepan,” kata Camat Teriak. Hal ini disampaikan agar proses pembangunan jaringan listrik dapat berjalan dengan lancar sehingga masyarakat lebih cepat menikmatinya. 

Anggota DPRD Bengkayang dari Fraksi Hanura, Bapak Petrus YA menyampaikan hal yang sama. Namun Bapak Petrus YA lebih menekan agar dalam menyelesaikan masalah, sebagai masyarakat adat harus mengedepankan etika sesuai dengan prosedur yang berlaku dan tidak menginginkan timbul masalah yang dapat merugikan kedua belah pihak. Baik PLN maupun masyarakat pemilik lahan.

“Apabila sudah tidak ada masalah dari masyarakat, pihak PLN juga harus mengutamakan hak-hak mereka,” tegas Bapak Petrus YA. 

Terkait GRTT, Sekretaris Dinas Kehutanan dan Perkebunan Kab. Bengkayang, Bapak Agustinus menjelaskan bahwa penetapan nilai kompensasi sudah diatur sesuai dengan aturan dan termuat juga dalam Surat Keputusan (SK) Bupati Bengkayang. Untuk GRTT, sedikitnya ada tiga unsur yang menjadi acuan yang menjadi penilaian sehingga layak dibayarkan kepada setiap pemilik lahan. Yakni tanaman yang sudah produksi, tanaman sudah siap produksi serta tanaman baru. Sedangkan untuk tanaman palawija tidak termasuk yang diganti rugi. (*)

Stand Kecamatan Teriak, HUT Pemkab ke-17


Bengkayang – Dalam rangka memperingati HUT ke-17 Pemerintah Kabupaten Bengkayang, seluruh instansi/SKPD mengadakan Pameran pembangunan mulai 21-27 April 2016 di area Kantor Bupati. #Camat P. Tulen

image

Stand Kecamatan Teriak

image

Stand Kecamatan Teriak

image

Stand Kecamatan Teriak

image

Stand Kecamatan Teriak

image

Stand Kecamatan Teriak

image

Stand Kecamatan Teriak

image

Stand Kecamatan Teriak

“HUT PEMDA BENGKAYANG Ke-17”

Petrus YA, Anggota DPRD Bengkayang Silahturahmi Bersama Warga


image

Warga Desa Setia Jaya

UTUSAN RAKYAT, Teriak – Anggota DPRD Bengkayang dari Fraksi Partai Hanura, Petrus YA bersilahturahmi bersama kurang lebih seratusan warga Desa Setia Jaya, Kecamatan Teriak menjelang momen pergantian tahun dikediamannya, 31 Desember 2015.

Silahturahmi tersebut dirangkai dengan beberapa kegiatan. Diantaranya makan bersama, hiburan musik dan diskusi hingga pukul 00.00, 1 Januari 2016.

Pada moment itu, Petrus mengajak warga agar bersama-sama membangun daerah mereka dengan profesi dan potensi yang dimiliki. Ia juga mengingatkan apabila proses demokrasi yang belum lama ini berlalu, Pilkada 9 Desember, jangan dijadikan jurang pemisah antar warga karena hal tersebut dapat menghambat proses pembangunan.

Tidak lupa, Ketua DAD Kecamatan Teriak ini mengharapkan agar warganya terus mengawal kinerjanya sebagai Wakil mereka di DPRD Bengkayang. (*)

***BENGKAYANG MAJU***

Camat Teriak Ajak Warganya Peduli Pendidikan


image

Camat Teriak, Tulen

UTUSAN RAKYAT, Teriak – Pada malam pergantian tahun yang dilalui dua hari lalu, Camat Teriak, Tulen turut hadir di Desa Setia Jaya bersama warga dikediaman anggota DPRD Bengkayang, Petrus YA.

Dalam kesempatan tersebut, Camat Teriak menekankan warga diwilayahnya agar memiliki kepedulian yang tinggi terhadap dunia pendidikan anak-anak mereka sehingga pada masa-masa mendatang Sumber Daya Manusia (SDM) di Teriak dapat bersaing dengan Kecamatan maupun daerah lain.

“Jangan biarkan anak-anak usia sekolah mengahbiskan waktu belajar dengan kegiatan-kegiatan yang tidak berguna,” imbuhnya.

Bahkan, bila perlu stake holder di setiap desa, seperti Kepala Desa, Pengurus Adat, Tokoh Masyarakat, Tokoh Agama bersama warga membuat kesepakatan untuk membuat aturan mengenai jam belajar malam.

“Buat aturan di Desa agr setiap jam 18.00 WIB sampai 20.00 WIB anak-anak usia sekolah harus berada didalam rumah,” sarannya.

Dengan tingginya kepedulian warga terhadap dunia pendidikan, kedepan Ia ingin mendengar ada warganya yang kuliah di kedokteran, ada warganya yang menjadi perwira Kepolisian/TNI, Tenaga ahli dibidang tertentu, dan lain sebagainya. Sementara untuk menghadapi itu, para orang tua juga harus mempersiapkan diri akan kebutuhan biaya sekolah anak mereka.

Disamping mengajak warganya memiliki kepedulian terhadap dunia pendidikan, Camat Teriak turut meminta agar warganya dapat menjaga setiap hasil pembangunan yang telah diadakan pemerintah. (*).

***BENGKAYANG MAJU***

35 Desa di Bengkayang Gelar Pilkades


image

Ket. FOTO : Pj. Kades Telidik, Marsianus Daniel, SE (Berkacamata) Bersama Aparat Keamanan/TNI.

UTUSAN RAKYAT, Teriak – Hari ini, Selasa (29/12/2015) sebanyak 35 Desa dari 122 Desa yang ada di Kabupaten Bengkayang menggelar Pemilihan Kepala Desa (Pilkades). Termasuk 3 Desa dari 18 Desa yang ada di Kecamatan Teriak. Desa Sebetung Menyala, Telidik dan Sumber Karya.

Pesta Demokrasi ditingkat desa ini sendiri diselenggarakan dengan total biaya sebesar Rp. 1.212.841.050,-.

“Sebanyak 175 anggota Satlinmas dan 60 personil Polpp turut mengamankan Pilkades serentak se-Kabupaten Bengkayang 29 Des 2015 ini,” kata Kasat Pol PP Bengkayang, Fabianus Oel seperti dikutip dalam akun facebooknya. (*)

***SELAMAT HUT KEMERDEKAAN RI Ke-70***