Sekali… Kampanye Dialogis di Kec. Siding Habiskan Dana Rp.30 Juta


UTUSAN RAKYAT, Bengkayang – Usai penetapan nomor urut Calon Bupati dan Wakil Bupati Bengkayang 2015-2020 akhir Agustus lalu, kampanye dialogis mulai dilakukan masing-masing pasangan.

Informasi terbaru yang diperoleh penulis pada Rabu, 16 September, dari Ketua Partai tingkat Kecamatan, menyebutkan apabila salah satu pasangan yang didukungnya telah menghabiskan dana sebesar Rp.30-an juta untuk sekali kampanye dialogis di Kecamatan Siding. Sebuah distrik di Bumi Sebalo yang berada diperbatasan. Dana yang cukup besar jika digunakan bila sekedar mencetak 1000 eksamplar koran/tabloid.

“Termasuk sewa motor air dan tetek bengek lainnya,” ungkap Ketua Partai tingkat Kecamatan tersebut saat kami membuat obrolan ringan seputar Pilkada Bengkayang.

si Ketua Partai tingkat kecamatan inipun sempat bergumam ketika dia menyebutkan angka Rp.30 juta. Sehingga dia pun memprediksi, untuk bertarung dalam pemilihan Bupati, minimal dana yang perlu disiapkan sebesar Rp.5 Miliar.

Ehem… Rp.5 Miliar kira-kira bisa dibangun jembatan berapa banyak ya?

***SELAMAT HUT KEMERDEKAAN RI Ke-70***

Safari Ramadhan, Pemda Bengkayang Serahkan Batuan Untuk Masjid


image

Bupati Bengkayang Menyerahkan bantuan kepada Pengurus Masjid Baiturrohman, Kec. Tujuh Belas

UTUSAN RAKYAT, Bengkayang – Salah satu upaya Pemda Bengkayang mendekatkan diri dengan warganya, khusus umat Muslim dilakukan dengan bersilahturahmi langsung memanfaatkan momen Ramadhan. Continue reading

Safari Ramadhan, Pemda Bengkayang Serahkan Batuan Untuk Masjid


image

Bupati Bengkayang Menyerahkan bantuan kepada Pengurus Masjid Baiturrohman, Kec. Tujuh Belas

UTUSAN RAKYAT, Bengkayang – Salah satu upaya Pemda Bengkayang mendekatkan diri dengan warganya, khusus umat Muslim dilakukan dengan bersilahturahmi langsung memanfaatkan momen Ramadhan. Continue reading

Apakabar Nyobeng?


image

Dayak Bidayuh

UTUSAN RAKYAT, Siding – Nyobeng atau Ritual Adat Ucapan syukur atas hasil panen sekaligus dipadukan dengan memandikan Tengkorak yang digelar setiap tahun oleh masyarakat Dayak Bidayuh di Perbatasan RI-Malaysia, Apakabar mu? Continue reading

Bupati Bengkayang Saat Kunjungan Kerja di Perbatasan


image

Bupati bersama warga perbatasan

Keterangan FOTO : Bupati Bengkayang, Suryadman Gidot, M.Pd saat kunjungan kerja didaerah perbatasan Bengkayang – Malaysia. Putra asli Bengkayang yang berencana maju pada Pemilihan Gubernur Kalbar 2018 ini berfoto bersama masyarakat adat Dayak Bidayuh.

Email KRISANTUS : (1). rajaborneo@gmail.com (2). raja_borneo@yahoo.com

Bupati Serahkan SK Guru Kontrak Secara Simbolis


Guru Kontrak

Guru Kontrak

Suara Borneo Merdeka, BENGKAYANG – “Mulai Senin (10/11) ini semua guru yang dinyatakan lulus dan sudah mendapatkan SK sudah harus berada di Sekolah-sekolah sesuai penempatan dan mulai melaksanakan tugas,” celutuk salah seorang tenaga pendidik yang dinyatakan lulus, Benediktus Iwan, S.Pd, Jumat (7/11) Aula Dinas Pendidikan Kabupaten Bengkayang.

Lajang yang dinyatakan lulus sebagai Guru Kontrak di SMAN 1 Lumar sebagai Guru Bidang Studi Penjaskes ini pada hari tersebut dikumpulkan di Aula Dinas Pendidikan Kabupaten Bengkayang bersama 200-an guru lainnya untuk menerima Surat Keputusan (SK) Pengangkatan sebagai guru kontrak yang dicanangkan oleh Pemda Bengkayang melalui Dinas Pendidikan. Continue reading

Gunawan : “Hantupun Kami Dukung Bila Punya Niat Membangun,”


Oleh : KRISANTUS VAN SEBOL

DPRD Bengkayang

Anggota DPRD Bengkayang, Gregorius Gunawan, SH

Bengkayang (Kalbar Times)–
Seiring perjalanan waktu hingga 67 tahun usia Kemerdekaan RI, berbagai perubahan akibat proses pembangunan terjadi di Negeri ini. Otonomi Daerah (Otda) merupakan salah satu dari adanya proses tersebut. Namun, dengan rentang waktu tersebut apakah proses pembangunan (infrastruktur) sudah dirasakan secara merata oleh masyarakat? Ternyata, tidak. Buktinya masih ada ditemukan daerah di Kabupaten Bengkayang, ini yang belum menikmati hasil pembangunan seperti akses jalan, jaringan listrik, jaringan air bersih, sarana telekomunikasi yang layak. Continue reading

Hanya Bisa Ditempuh Melalui Udara dan Jalan Kaki


Oleh : KRISANTUS VAN SEBOL

Bengkayang (Kalbar Times) – Desa Sungkung I, II dan III merupakan salah tiga desa paling utara di Kabupaten Bengkayang dan berada dekat dengan perbatasan RI-Malaysia. Berada dibawah kaki Gunung Sunjang, Desa ini hanya bisa ditempuh melalui pesawat Cessna yang hanya mampu mengangkut 12 orang, serta berjalan kaki. Tak berlebihan, karena memang selama ini yang tersirat dalam pikiranku, Sungkung merupakan salah satu daerah yang masih tradisional. Jauh dari segala jenis kemajuan. Anggapan tersebut semakin menguat ketika kami, Saya dan Egarius, legislator Bengkayang memulai perjalanan menuju Sungkung III pada hari Rabu, (15/8) yang lalu. Continue reading

Egarius Minta Warga Sungkung Utamakan Pendidikan


Oleh : KRISANTUS VAN SEBOL

Sungkung

Upacara HUT RI Ke-67 di Desa Sungkung III

Bengkayang (Kalbar Times) –
Terletak dibawah kaki Gunung Sunjang dan hanya bisa dijangkau melalui transportasi udara serta berjalan kaki dari Siding (Bengkayang), Engkadik (Landak) dan Suruh Tembawang (Sanggau Kapuas) Desa Sungkung I, II dan III, Kecamatan Siding, Bengkayang cukup membuat proses pembangunan didaerah tersebut berjalan lambat. Akses mencapai Namun demikian, satu-satunya anggota DPRD Bengkayang dari Desa Sungkung III, Egarius meminta bahkan menekankan kepada masyarakat setempat agar tidak berpangku tangan atau menanti pihak lain dalam memajukan Sungkung. Salah satu terobosan penting yang mesti dilakukan masyarakat menurut Egarius adalah dengan mengedepankan pendidikan. Continue reading

Sibakng Bengkayang Masuk Rekor MURI


Oleh : KRISANTUS

Bupati Bengkayang, Suryadman Gidot menerima Piagam Pemecahan Rekor MURI Beduk Terpanjang pada 31 Desember 2010

Kekayaan seni dan budaya kabupaten Bengkayang, khususnya Sibakng (Beduk) yang berasal dari Masyarakat Dayak Bidayuh kembali mengharumkan nama Bengkayang ditingkat Nasional. Bagaimana tidak, setelah Rumah Adat, Baluk menempatkan diri di Taman Mini Indonesia Indah (TMII), tahun 2010 ini, tepatnya pada malam pergantian tahun (31/12/10), kekayaan seni dan budaya Dayak Bidayuh ini kembali menempatkan diri sebagai pemecah rekor beduk terpanjang se-Indonesia. Adapun panjang beduk tersebut yakni 20.50 Meter dan berdiameter 1.6 Meter.

Menurut Kepala Seksi Kesenian Tradisional dan Modern Dinas Budparpora Bengkayang, Ricky H. Silalahi menyebutkan, pemecahan rekor itu sendiri setelah pihaknya, mendapat penghargaan dari pihak MURI yang diwakilkan kepada Desi Dwi Anestia Putri. Penghargaan itu sendiri langsung diserahkan kepada Continue reading