SMAN 1 Capkala || Jurusan IPS Terbaik ke- 6 se- Kabupaten Bengkayang


image

Bupati Bengkayang saat membuka O2SN di Sungai Raya

UTUSAN RAKYAT, Capkala – Ujian Nasional (UN) Tahun Ajaran 2014/2015 beberapa waktu lalu, secara keseluruhan peserta dari jurusan IPS SMAN 1 Capkala berhasil menempati peringkat ke-6 se-Kabupaten Bengkayang. Demikian dikatakan Plt. Kepala Sekolah SMAN 1 Capkala, Agustinus Sulistyanto, S.Pd. Continue reading

Diguyur Hujan 20 Menit, Pasar Capkala Tergenang


image

Pasar Capkala tergenang

UTUSAN RAKYAT, Capkala – Kurang tertatanya sistem drainase dilingkungan Pasar Capkala membuat daerah tersebut rawan tergenang banjir. Buktinya, baru saja diguyur hujan selama 20 menit, kondisi pasar langsung tergenang air. Kondisi inilah yang membuat warga setempat melalui Ketua LPMD,Kartolo, meminta adanya perhatian dari pemerintah Bengkayang.

“Drainase di Pasar Capkala sudah semestinya mendapat perhatian dari Pemda Bengkayang,” pinta Kartolo, Selasa (19/5).

Senada disampaikan, Warga RT 01/RW 02, Desa Capkala, Aleksius, terjadinya genangan air  di Pasar Capkala saat hari hujan disebabkan Daerah Aliran Sungai (DAS) disekitar pasar tidak lancar. Dia pun mengharapkan agar Pemda Bengkayang melalui instansi terkait dapat melakukan penanganan sesegera mungkin.

Penulis : Yulizar
Editor : Krisantus

Email KRISANTUS : (1). rajaborneo@gmail.com (2). raja_borneo@yahoo.com

Gawe Padi, Warga Undang Jonggan


image

Hiburan Jonggan

UTUSAN RAKYAT, Capkala – Masyarakat Desa Capkala Kecamatan Capkala, Kabupaten Bengkayang malam ini,dihiburkan malam kesenian tradisional Jonggan, Bukit Baras dari Pe’etan Desa Setandu Kecamatan Capkala di halaman Gedung Serba Guna Desa Capkala, Selasa (19/5).

Sambutan,Ketua Panitia Malam Hiburan Gawe Padi Selpius mengatakan, malam hiburan kesenian tradisional Jonggan,diselegarakan atas kerja sama segenap lapisan masyarakat Desa Capkala. Continue reading

Tiga Tahun Diserang Hama, Penyuluh Diminta Turun Tangan


image

Petani di Desa Capkala

UTUSAN RAKYAT, Capkala –
Tiga tahun terakhir lahan pertanian di Dusun Liuban, Desa Capkala kerap diserang hama Walang Sangat. Hasil panen diatas lahan seluas 20 hektar terancam, petani mengeluh dan mengharapkan adanya upaya pemerintah dalam hal ini Badan Penyuluh Pertanian untuk turun tangan.
Continue reading

PT. Clayindo Pratama Tak Daftarkan Karyawan Dalam Jamsostek


Oleh : PANDI AHMAD

Capkala (Kalbar Times) – Berada jauh dari pusat pemerintahan kabupaten Bengkayang ternyata memberikan dampak yang baik bagi PT. Clayindo Pratama yang beroperasi di Desa Pawangi, Kecamatan Capkala. Dimana perusahaan yang bergerak dibidang industri pengolahan tanah putih tersebut lepas dari pengawasan pemerintah terkait kewajiban mereka yang tidak mendaftarkan tenaga kerjanya dalam Jaminan Sosial Tenaga Kerja (Jamsostek). Hal ini berdasarkan pengakuan salah seorang karyawannya PT. Clayindo, Ependi Kamis (13/12) minggu lalu. Kondisi tersebut juga diperkuat dari informasi yang disampaikan Production Engineering, Ateng pada 17 Nopember 2012 yang lalu, dimana Ia mengungkapkan membenarkan jika hingga saat ini karyawan PT. Clayindo Pratama yang beroperasi di Capkala belum didaftarkan sebagai peserta Jamsostek. Continue reading

Eksploitasi Lahan, Perusahaan Abaikan Kondisi Lingkungan


Oleh : PANDI AHMAD

Capkala (Kalbar Times) – Eksploitasi lahan di Desa Pawangi, Kecamatan Capkala oleh beberapa perusahaan guna memenuhi kebutuhan produksi keramik mengakibatkan kondisi desa tersebut rawan terhadap bahaya lingkungan sepert tercemarnya air minum, kerusakan hutan serta Infeksi Saluran Pernapasan Akut (ISPA), penyebaran penyakit malaria. Bahkan dengan tidak ditutup kembali bekas galian tersebut dapat mengakibatkan korban nyawa, terutama terhadap anak-anak. Continue reading

Jalan Rusak, Perusahaan Diminta Peduli


Oleh : KRISANTUS

(BENGKAYANG)- Kerusakan jalan yang terjadi di Kecamatan Capkala, selain karena telah tergerus waktu, juga tak terlepas dari adanya aktivitas perusahaan-perusahaan yang berada diwilayah tersebut. Sebab itu, tak salah bila Camat Kecamatan Capkala, Kasa, S.TP meminta agar pihak perusahaan yang beroperasi diwilayah tersebut turut peduli dalam pembangunan infrastruktur, terutama infrastruktur jalan bagi masyarakat.

“Kita berharap agar perusahaan-perusahaan yang beroperasi disana (Capkala) memiliki kepedulian terhadap pembangunan infrastruktur bagi masyarakat,” terangnya.

Kepedulian tersebut menurutnya bukan hanya sebatas pada kewajiban mereka membayar pajak, namun lebih dari itu pihak perusahaan dapat terlibat langsung. Sebab bila hanya mengharapkan pajak tentunya tidak akan cukup, sementara keadaan infrastruktur jalan semakin hari bertambah rusak.