Bupati Resmikan Asrama Mahasiswa Bengkayang di Pontianak


image

Bupati Bengkayang, Suryadman Gidot, M.Pd saat meresmikan Asrama Mahasiswa

UTUSAN RAKYAT, Pontianak – Lebih 20 tahun yang lalu, Dia berharap agar Pemerintah Kabupaten Sambas dapat memberikan perhatian dengan memberikan beasiswa maupun asrama bagi Mahasiswa/i yang berasal dari pedalaman dan kurang mampu. Continue reading

Kaji Ulang Konversi MITA ke LPG di Bengkayang


Oleh : KRISANTUS

Kebijakan pemerintah bagi masyarakat atas konversi Minyak Tanah (Mita) ke Tabung Gas (LPG) 3 Kg di Kabupaten Bengkayang semestinya butuh kajian mendalam. Sebab, kondisi setiap daerah, apalagi diluar pulau Jawa tidaklah sama.

“Jangan samakan Bengkayang dengan daerah-daerah di Pulau Jawa yang sebagian besar lebih maju,” ungkap Ketua Ikatan Mahasiswa Kabupaten Bengkayang (IMKB) di Pontianak, Hendro Kamseno, Selasa (14/12) di Pontianak. Disebutkannya, dari 17 Kecamatan yang ada, sebagian wilayahnya (Desa) yang belum terjangkau dengan infrastruktur yang memadai, seperti akses transportasi. Dari 17 Kecamatan itupula, tiga diantaranya, yakni Siding, Suti Semarang dan Lembah Bawang belum terjangkau pelayanan listrik negara.

“Belum lagi jika dikaitkan dengan tingkat pendidikan, tingkat ekonomi ataupun pekerjaan utama masyarakatnya,” terang Hendro. Akibat kondisi tersebut, Continue reading

Tes Keperawanan Vs Test Urine Anggota DPRD


Oleh : KRISANTUS

Bila beberapa waktu lalu, ada oknum anggota DPRD yang mencetuskan ide perlunya test keperawanan bagi siswi sekolah, kali ini, secara khusus Kepala Desa Kelayu, Kecamatan Suti Semarang, Bengkayang, Markus B., Senin (13/12) mencetuskan usulan bila perlu juga dilakukan uji kesehatan terutama mengingat kejadian terjaringnya tiga anggota DPRD Kabupaten Pontianak dalam razia narkotika oleh jajaran Polda Kalbar, Sabtu (11/12) lalu.

“Hal ini dimaksud guna menghindari adanya anggota Dewan yang terlibat Narkoba sebab mereka adalah panutan rakyat,” ungkap Markus.

Uji kesehatan yang paling sederhana menurutnya adalah dengan melakukan uji urine masing-masing anggota Dewan, tidak hanya Dewan Bengkayang tetapi anggota DPRD secara keseluruhan. Ide yang diungkapkannya ini sebagai bentuk kepedulian terhadap daerah. Ditanya hal ini, Ketua Ikatan Mahasiswa Kabupaten Bengkayang (IMKB), Hendro Kamseno mengungkapkan dirinya menyambut baik hal tersebut. Dimana hal itu dilandasi dengan tugas dan tanggungjawab yang dimiliki oleh anggota DPRD merupakan amanah rakyat.

“Bila wakil rakyatnya mengkonsumsi obat-obat terlarang, bagaimana nasib rakyat yang telah mempercayai mereka untuk memperjuangkan aspirasinya?,” katanya dengan nada Tanya. Gagasan dilakukannya test urine bagi anggota DPRD, khususnya DPRD Bengkayang merupakan sesuatu yang positif dan tidak perlu ditakuti. Menurutnya, bila ini (test kesehatan) ini dilaksanakan secara kontinyu, kedepannya diharapkan DPRD Bengkayang dapat menjadi contoh yang baik bagi daerah lain.

Penerimaan CPNS, Utamakan SDM Setempat


Oleh : KRISANTUS

Proses perekrutan CPNS 2010/2011 di Bengkayang kini telah melewati beberapa tahapan, termasuk test tertulis. Saat ini dua ribuan pelamar sedang berharap-harap cemas menunggu pengumuman hasil test yang tentunya akan berpengaruh pada jalan hidup mereka kedepannya.

“Sebagai pelamar, saya berharap agar Pemda Bengkayang lebih mengutamakan Sumber Daya Manusia (SDM) setempat, tentunya SDM yang memiliki kemampuan,” ungkap salah seorang pelamar, Yupentius Piter Tomo, Minggu (12/12) di Bengkayang.

Menurut pria yang saat itu mengaku melamar pada posisi Analis Kepegawaian tersebut, pentingnya hal itu diperhatikan Pemda setempat mengingat saat ini SDM Bengkayang tidak kalah kualitas dengan SDM dari luar daerah. Bahkan salah satu keuntungan dengan memberdayakan SDM setempat, katanya, adalah pemahaman terhadap lingkungan kerja didaerah ini.
Mantan Ketua Ikatan Mahasiswa Kabupaten Bengkayang (IMKB) di Pontianak, Wardi, S.Si, menyebutkan dengan memperhatikan SDM setempat, hal tersebut akan mampu menunjukkan kepercayaan Pemda Bengkayang terhadap kualitas SDM daerah.

“Berikan kesempatan bagi SDM setempat untuk berperan serta dalam pembangunan daerah ini melalui jalur pemerintahan, namun tetap selektif,” pintanya. Sebelumnya, Ketua LSM Lumbung Pemuda Peduli Kabupaten Bengkayang (LPPKB), Andri Froniko, mengharapkan dalam proses penerimaan CPNS ini, Pemda Bengkayang melalui Panitia yang menangani dapat berlaku sesuai prosedur, sehingga diperoleh para lulusan yang benar-benar murni.

IMKB Desak Bupati Efesienkan Penggunaan Mobdin


Oleh : KRISANTUS

Terkait masih adanya Satuan Kerja dan Perangkat Daerah (SKPD) yang belum ditunjang dengan fasilitas memadai guna menunjang kinerja struktur tersebut, seperti mobil dinas, sementara disatu sisi adanya lembaga daerah ini yang memiliki lebih dari satu unit Mobil Dinas (Mobdin), Ketua Ikatan Mahasiswa Kabupaten Bengkayang (IMKB) di Pontianak mendesak agar Bupati Bengkayang, melalui instansi yang berwenang agar dapat mengefisienkan penggunaan Mobdin tersebut.

“Jika satu lembaga memiliki tiga Mobdin, satu untuk Kepala, satu untuk Sekretaris dan satu lagi untuk Bendahara, sedangkan Badan atau Kantor lainnya tidak memiliki Mobdin, ini merupakan sebuah pemborosan,” terang Ketua IMKB, Hendro Kamseno, Jumat (26/11) di Kantor Bupati.

Menurut Mahasiswa Fisipol Untan ini, selain menghambat atau kurang mendukung perangkat kerja lainnya, penumpukan Mobdin disatu lembaga akan menimbulkan pemborosan. Hal itu terjadi karena secara otomatis Mobdin tersebut akan menggunakan uang daerah untuk biaya perawatan yang akhirnya bisa berujung pada penyalahgunaan anggaran dilembaga tersebut.

“Seharusnya mereka (instansi) memiliki rasa malu memiliki Mobdin lebih dari satu sementara lembaga lain belum ada,” tandas Hendro.

Makrab IMKB, Mahasiswa Inginkan Asrama


Oleh : KRISANTUS

Upaya merajut kembali kebersamaan terhadap eksistensi dan peran serta Mahasiswa Bengkayang dalam pembangunan daerah, Sabtu (6/11) ini, Kepengurusan IMKB 2010-2011 menggelar Malam Keakraban (Makrab) antara seluruh mahasiswa Bengkayang di Pontianak dengan para Alumni. Menurut Ketua IMKB, Hendro Kamseno, Kamis (4/11) di Pontianak, kegiatan yang akan dipusatkan di Gedung Anex Untan sekitar pukul 18:00 WIB itu akan dijadikan moment untuk mempererat kembali rasa kebersamaan mahasiswa serta alumni guna membangun Bengkayang kedepannya. Continue reading