Serah Terima Pasukan KoopsDAM/XII TPR


Oleh : Krisantus Roy

UTUSAN RAKYAT, Pontianak – Plt. Bupati Bengkayang, Agustinus Naon, S.Sos, Sabtu (7/12) mengikuti acara serah terima Pasukan Komando Operasi Daerah Militer XII Tanjungpura (Koopsdam/XII Tpr) di Markas Kodam Pontianak. Tak hanya Plt. Bupati Bengkayang, pemimpin daerah lain di Kalbar juga turut menghadiri kegiatan tersebut.

Seperti diketahui, serah terima pasukan ini dilakukan setelah beberapa waktu yang lalu terjadi peralihan Pangdam XII Tanjungpura dari Mayjen TNI Herman Asaribab kepada Mayjen Muhammad Nur Rahmad.

Acara serah terima itu diawali dengan upacara yang menghadirkan pasukan-pasukan dibawah Kodam Tanjungpura. Selanjutnya acara ramah tamah yang turut dihadiri Gubernur Kalbar, Sutarmidji. (*)

Bengkayang Tuan Rumah Expo KPDT 2014


Bengkayang – Kementerian Pembangunan Daerah Tertinggal (KPDT) tahun 2014 ini kembali akan menggelar Expo KPDT. Sebuah gelaran yang bertujuan untuk memamerkan kepada khalayak ramai tentang potensi unggulan daerah tertinggal. Kegiatan tersebut dikemas dalam sebuah pameran potensi unggulan daerah baik di bidang seni, pariwisata, produk unggulan lokal, dan potensi sumberdaya lainnya.

Kabupaten Bengkayang sebagai salah satu daerah otonom yang berada diwilayah perbatasan RI-Malaysia ditunjuk menjadi tuan rumah dari ajang tersebut. Hal ini terungkap setelah Kepala Bagian Humas dan Protokol Sekretariat Bengkayang, Tulen menyatakan jika daerah ini siap menjadi tuan rumah Expo KPDT 2014. Continue reading

Website Pemda Bengkayang Jarang Di-Update


Oleh : KRISANTUS

Pernah membuka atau mengakses situs kabupaten Bengkayang di dunia maya (internet)? Bagi mereka yang sudah mengenal teknelogi yang satu ini pastinya akan mengetahui keberadaan situs tersebut. Namun bagi mereka yang belum pernah mengakses situs kabupaten Bengkayang di dunia maya silahkan dicoba, disitu anda akan menemukan sebuah situs yang dengan domain : www. bengkayangkab.go.id.

Situs tersebut sejak beberapa waktu yang lalu sudah dapat diakses. Tampilannya pun mulai menarik. Tampilan header-nya dibuat dengan program slide foto. Menu-menu yang ditampilkan sebagian merupakan menu yang berkaitan dengan informasi yang banyak dibutuhkan masyarakat, diantaranya menu terkait pendidikan, kesehatan, pemerintahan budaya dan beberapa diantaranya. Namun demikian, menariknya tampilan website itu ternyata tak disertakan dengan menariknya informasi yang disajikan. Continue reading

Aduan Pembangunan Bengkayang, Kirim SMS di Nomor 082148646448


Oleh : KRISANTUS

Pemda Bengkayang, melalui Bagian Humas dan Protokol menyadari masih banyak masyarakat di Bumi Sebalo yang tidak dapat mengetahui informasi terkait perkembangan pembangunan didaerah ini. Begitu juga dengan pihak pemerintah, informasi terkait permasalahan yang dihadapi masyarakatnya tidak sedikit yang luput dari pengetahuan mereka padahal informasi dari masyarakat sangatlah penting bagi Pemerintah. Hal inilah yang menjadi dasar dibukanya layanan SMS Aduan Pembangunan dan Pelayanan Publik Seputar Pemda Bengkayang oleh pihak Pemda melalui bagian Humas dan Protokol.

“Mulai Januari 2011, kita telah meluncurkan layanan SMS Aduan Pembangunan dan Pelayanan Publik Pemda Bengkayang di Nomor 082148646448. Layanan ini dimaksud agar pihak pemerintah dapat mendapatkan informasi langsung dari masyarakat terhadap masalah yang mereka hadapi, baik dalam bidang pembangunan maupun dalam hal pelayanan publik yang diberikan aparat pemerintah,” ungkap Kabag Humas dan Protokol Setda Bengkayang, Yakobus, S.Sos.,M.Si, Rabu (19/1) melalui telepon di Bengkayang.

Yakobus mengatakan, dengan adanya layanan SMS Aduan tersebut, kedepannya, pihak pemerintah akan lebih mengetahui lebih banyak tentang permasalahan yang dihadapi masyarakatnya, terutama daerah yang akses informasinya sulit. Informasi itu disebutkannya akan menjadi masukan pemerintah dalam menjalan proses pembangunan serta menjadi bahan pertimbangan dalam membuat keputusan.

“SMS yang masuk akan terlebih dahulu dipelajari sehingga layak di-follow up kemudian dijadikan bahan masukan dan pertimbangan pemerintah agar dapat dibahas bersama,” tandasnya.

Keterisoliran dan Kemiskinan Tantangan Pembangunan Bengkayang


Oleh : KRISANTUS/HUMAS PEMDA

Pertumbuhan ekonomi Bengkayang sejak berdiri sebelas tahun yang lalu hingga kini mengalami peningkatan yang cukup baik. Hal ini disampaikan Bupati Bengkayang, Suryadman Gidot dalam sambutan akhir tahunnya 31 Desember lalu di Mess Pemda.

Dimana dalam sambutannya, Bupati memaparkan dari beberapa keberhasilan tersebut yaitu aktivitas perekonomian yang menujukan peningkatan yang positif yang ditandai dengan tingkat pertumbuhan pdrb diatas rata-rata 4,5%, yang berdampak pula pada pendapatan perkapita yang mengalami kenaikan rata-rata 13% untuk setiap tahunnya dimana pada tahun 2005 PDRB Perkapita atas dasar harga berlaku sebesar Rp.6,1 juta rupiah menjadi Rp.10,2 juta rupiah pada tahun 2009 yang lalu. Continue reading

Konversi Gas LPG ke Mita Perlu Dikaji Mendalam


Oleh : KABAG HUMAS BENGKAYANG, YAKOBUS.

Berkaitan dengan adanya opini masyarakat yang menolak konversi minyak tanah ke elpiji sehubungan dengan sosialisasi yang disampaikan oleh Pertamina maka pada prinsipnya kita menyambut baik rencana konversi tersebut karena hal tersebut merupakan salah satu kebijakan nasional yang patut didukung pelaksanannya didaerah.

Berkaitan dengan itu maka dan mengingat perubahan bahan bakar tersebut bukan hanya berdampak pada efisiensi biaya subsidi yang ditanggung oleh negara tetapi juga berdampak pada perubahan perilaku masyarakat. Hal ini perlu mendapat kajian yang lebih matang karena masyarakat kita terutama di Kabupaten Bengkayang baik dipedesaan maupun perkotaan dan terutama dipinggiran kota keberadaan minyak tanah bukan hanya sebagai bakar untuk kegiatan didapur tetapi juga sebagai satu satunya bahan bakar untuk penerangan dimalam hari. Berkaitan dengan itu maka dalam menerapkan kebijakan konversi tersebut maka perlu dipertimbangkan beberapa hal:

Ketersediaan elpiji dan sistem pelayanan distribusi. Hal ini perlu dipertimbangkan mengingat sebagai bahan bakar elpiji sangat membantu kegiatan dalam rumah tangga, oleh karena itu perlu dipersiapkan terlebih dahulu unit unit penyalur sehingga dapat dipastikan elpiji dapat diperoleh setiap saat dan disemua tempat yang terjangkau oleh masyarakat.

Mengingat bahwa penyebaran pemukiman penduduk sebagian besar berada didaerah pedesaan yang orbitrasi dan aksesnya menuju pasar sangat terbatas, akan berdampak pula pada panjangnya jalur distribusi yang pasti berdampak pada besaran biaya yang ditanggung, oleh karena itu perlu dipikirkan tambahan biaya tersebut apakah menjadi beban pemerintah atau masyarakat pengguna jika menjadi beban masyarakat maka subsidi menjadi salah arah dan salah formulasi.

Minyak tanah disamping digunakan sebagai bahan bakar tetapi juga digunakan sebagai sumber penerang khususnya dibeberapa daerah terutama didaerah pedesaan yang selama ini belum teraliri listrik, lain hal dengan daerah yang telah teraliri listrik. Jika demikian maka perlu alternatif kebijakan lain yang perlu dipertimbangkan dalam rangka konversi minyak tanah ke elpiji sehingga tidak berdampak pada sulitnya masyarakat memperoleh bahan penerangan alternatif.

Dengan beberapa catatan tersebut maka sangat dimaklumi jika terjadi penolakan masyarakat terhadap rencana konversi ini, namun jika dijalankan dengan terintegrasi dengan penyiapan perangkat penunjang maka sangat memungkinkan kedepan konversi ini dilaksanakan tanpa merugikan pihak lain dalam hal ini khususnya masyarakat.

1030 Guru Se-Kabupaten Bengkayang Ikut Porseni PGRI di Kecamatan Samalantan


Oleh : GERALKUS FREE/HUMAS BENGKAYANG

Memperingati HUT PGRI ke-65 Tahun 2010, Persatuan Guru Republik Indonesia (PGRI) Bengkayang mengadakan Porseni PGRI selama 3 (tiga) hari, 22-24 Nopember. Kegiatan yang diikuti 1030 Guru se-Kabupaten Bengkayang tersebut dipusatkan di Kecamatan Samalantan.

Kepala Dinas Pendidikan Bengkayang, Silverius Sinoor, SH.,MH saat membuka kegiatan Porseni PGRI Bengkayang 2010 di Kecamatan Samalantan.

“Porseni ini diadakan dengan maksud untuk mempererat Silahturahmi keluarga besar PGRI Kab. Bengkayang, mengembangkan potensi dan bakat para guru khususnya di bidang olahraga dan seni,” jelas Ketua Panitia Porseni PGRI Tahun 2010, Utin.

Berdasarkan laporan panitia, Kegiatan diikuti oleh 16 Pengurus Cabang PGRI se-Kabupaten Bengkayang, yang mana Kontingen dari Kecamatan Sei Raya sebanyak Continue reading