Susunan Pengurus DPD Golkar Bengkayang Tanpa Yohanes Pasti


UTUSAN RAKYAT, Bengkayang – Dalam rilis terbaru yang disampaikan Ketua Harian DPD Partai Golkar Kabupaten Bengkayang, Nur Azman, SH, Sabtu (2/4) melalui pesan singkat Blackberry, Kepengurusan Partai Beringin periode 2016-2021 telah ditetapkan.

Namun dalam SK Nomor : Kep-04/GOLKAR-KB/III/2016 Tentang Susunan Pengurus dan Personalia DPD II Partai Golkar Kab. Bengkayang Periode 2016-2021, tidak tercantum nama mantan Ketua PG yang lama, (Yohanes) Pasti, SH.,MH serta sebagian personil yang sebelumnya bergabung dalam kepengurusan PG versi Agung Laksono.

Berikut ditampilkan SK Kepengurusan DPD II Partai Golkar Bengkayang 2016-2021 hasil Musda 3-4 Maret 2016 di Pontianak :

image

Pengurus Golkar Bengkayang

image

Pengurus Golkar Bengkayang

image

Pengurus Golkar Bengkayang

image

Pengurus Golkar Bengkayang

“HUT PEMDA BENGKAYANG Ke-17”

ARB MENANG, JOKOWI AMAN


Sumber : INILAH.COM

INSIDE of LUMAR — Musyawarah Nasional (Munas) IX Partai Golkar telah menetapkan Aburizal Bakrie sebagai ketua umum untuk lima tahun ke depan. Aburizal Bakrie menang justru mengukuhkan lembaga kepresidenan yang dipimpin Joko Widodo (Jokowi). Apa pasalnya?

Penetapan Aburizal Bakrie sebagai Ketua Umum Partai Golkar serta keputusan Munas IX Partai Golkar yang mengukuhkan partai ini tetap berada dalam Koalisi Merah Putih (KMP), memberi dampak langsung maupun tidak langsung terhadap pemerintahan Joko Widodo lima tahun ke depan. Continue reading

Daftar Nama 15 Kader Golkar Yang Dipecat


INSIDE of LUMAR — Ini daftar nama 15 Kader Partai Golkar yang dipecat pada Munas IX di Mangupura Hall, Hotel Westin Nusa Dua, Badung, Bali, Rabu (3/12/2014) karena dianggap pembangkang, yaitu : Continue reading

Beranikah DPR Gunakan Hak Interpelasi?


INSIDE of LUMAR ~~ Konsistensi Partai Keadilan Sejahtera (PKS) patut dibanggakan. Meski sering kita mendapatkan berita miring terkait keberadaan partai ini. Paling parah pada saat Pilpres Juli 2014 yang lalu, dimana oleh sebagian besar partai berbasis agama tersebut paling banyak dihujat. Namun SDM-SDM didalamnya selalu konsisten membela kepentingan rakyat.
Salah satu contoh terbaru dan mungkin masih hangat dipikiran kita adalah Penolakan PKS terhadap kebijakan Pemerintah yang telah menaikkan harga BBM disaat harga minyak dunia turun dikisaran US $73 per barel. (Sindiran PKS : PKS Teman Setia PDIP Tolak Kenaikan BBM).
Komitmen penolakan atas kenaikan harga BBM itupun ditunjukkan PKS dengan cara yang cukup cerdas, yakni dengan langkah-langkah konstitusional (bukan dengan membalikkan meja layaknya Pak Plin Plan) dengan mendorong DPR-RI menggunakan hak interpelasi.

Continue reading

PROFIL KETUA DPR-RI 2014-2019 : SETYA NOVANTO


Setya Novanto

Setya Novanto

VIVAnews – Politikus Partai Golkar, Setya Novanto terpilih sebagai Ketua DPR RI periode 2014-2019. Setya terpilih dalam sidang paripurna paket pimpinan DPR RI yang digelar hingga Kamis dini hari, 2 Oktober 2014. [Baca: Pimpinan DPR RI Periode 2014-2019 Disahkan]
Pria kelahiran Bandung, 59 tahun lalu itu terpilih sebagai anggota DPR RI dari daerah pemilihan Nusa Tenggara Timur. Sebelumnya Setya Novanto menjabat ketua fraksi Golkar periode 2009-2014 dan juga Bendahara Umum Partai Golkar.

Sebelum terjun sebagai politisi, lulusan Fakultas Ekonomi Universitas Trisakti itu dikenal sebagai seorang pengusaha. Namun jauh sebelum itu, Setya Novanto merupakan sosok yang ulet yang mampu mengubah hidupnya dari serba keterbatasan, hingga jadi seorang miliuner. Continue reading

Empat Fraksi Dukung Pemekaran Kabupaten BRK


Yohanes Pasti, SH.,MH, Rawi : Pemekaran Kabupaten BRK

Yohanes Pasti, SH.,MH, Rawi : Pemekaran Kabupaten BRK


BENGKAYANG – Dalam Rapat Pemandangan Umum Fraksi-Fraksi Tentang Rencana Pemekaran Kabupaten Bukit Raya Kepulauan (BRK) Tangal 4 September 2014 Pukul 18.30 WIB dimulai Sidang DPRD Kabupaten Bengkayang Tentang Pemekaran Bukit Raya Kepulauan Empat ( 4) Fraksi, yakni Fraksi Golkar ,Fraksi PDIP, Fraksi Demokrat, dan Fraksi Bersatu “MENDUKUNG” dibentuknya Kabupaten Baru yaitu Bukit Raya Kepulauan, Sedangkan Fraksi Kebangsaan terdiri dari Sarina,S.Pd ,Herman, Yakobus Sitolin, Edi Mustari, dan Garadus Menyatakan “MENOLAK”
Terbentuknya Kab.Bukit Raya Kepulauan.

Wacana Pemekaran ini memunculkan tanggapan dari masyarakat melalui media sosial, seperti terlihat dalam beberapa pendapat dibawah ini :
1. Musa Jak Da Lamus : “Wakil rakyat yang tidak mendukung itu tidak faham dan tidak menyerap aspirasi rakyatnya,”

2. Marks IK : “Alasan yang mendukung dan yang tidak mendukung apa, harus jelas dunk,”

3. Miradis Bruno : “ Yang menolak itu takut akan kehilangan aset berharga dan SDM yang mumpuni,”

4. Noreh Karet : “Semoga cepat terbentuk pemekarannya…..,”

5. Zain Cassanova : “Setuju mekar…,”

6. Rudi Hartono : “Yg ndak setuju aneh…,”

7. Hata Tari : “hehe…minjam kata2 Adian Napitupulu..”Tiaada Pertobatan Tanpa Pengampunan Dosa” & punya Prof. J.E.Sahetapy ” org yg tidak setia pada perkara2 kecil, dia lebih tdk setia lg pd Perkara2 Besar. trlepas dri bicara politis & retorikanya atau soal keuntungan/kerugian dri tujuan utama pemekaran itu sendiri.., sya sependapat dgn Marks IK, timbul pertanyaan “kenapa barang itu di gulirkan sekarang, di saat 5 hari sebelum DPRD habis masa jabatan…,”

8. Ponisius Rico : “stju , bla prlu kalbr dmkarkn 3 kbupaten , mkin bnyk kbupaten dan mkn bnyak provnsi kalmantan , mkn bnyk sang pjuang prwkln dayak d snyan,”

9. Noreh Karet : “Setuju bro Mekar kan Kab. Bukit Raya Kepulauan dangan Kab. Perbatasan, Biar Bisa Membentuk Provinsi sendiri,”

10. Resident Amot : “teman2 tidak ada pansus pemda bergandenga dengan dewan,tidak ada kajian tentang
pemekaran,jika ada siapa anggota pansus nya kok tiba2 dparipurnakan ya,..apakah ada yg mau jadi pahlwan sebelum pilkada ini? mari dpelajari,jika pemekaran ini hanya djadikan muatan politis saja,lebih baik diam,”

11. Yopi de Sansak : “intinya mekanisme pemekaran kab bky menjadi dua kab yakni Kab bky dan bakal calon kabupaten (Kab Bukit Raya Kepulauan) sesuai aturan perundang-undangan yang berlaku. tinggal Bupati setuju or ngak,..kemudian apakah Gubernur Kalbar setuju/ ngak dan DPRD Prov kalbar setuju atau ngak dan di pusat sono setuju atau ngak? gitu aza kok repot kalian ne,…..,”

12. Reza Historica Didactica Ssl II : “Kemren sempat rapat bareng same2 kawan FKPI singkawang n ade wacana agar percepatan pemekaran KBRK dan KSP dipercepat agar dipercepatnya juga wacana pemekaran Provinsi singbebas,”

13. Asmajaya Olel : “Mudah2an dengan dimekarkan Kabupaten Bukit Raya Kepulauan, akan menjadi insfirasi bagi Kabupaten Perbatasan. Walau berat, namun harus dicoba, agar Kabupaten Induk terlepas dari Cengkraman tangan2 Penjahat berdasi yang selama ini berkuasa. Calon Kabupaten Perbatasan hrs hati2 dgn Oknum2 yg disebutkan tadi. Takut nanti dia jadi kutu loncat di Calon Kabupaten Perbatasan kelak. Saya secara pribadi mendukung dgn dimekarkannya Kab. Bengkayang: Calon kabupaten Bukit Raya Kepulauan dan calon Kabupaten Perbatasan. Berjuanglah saudara2ku demi keadilan yang sekarang merampas hak2 saudara,”

14. dll.

Gerindra Bengkayang Belum Jalin Komunikasi Dengan Parpol Pengusung


Oleh : KRISANTUS VAN SEBOL

Bengkayang, BERKAT.- Usai Penyelenggaraan Pemilu Legislatif, April lalu, kondisi perpolitikan nasional saat ini kembali dihangatkan dengan pesta akbar demokrasi, yakni Pilpres yang diselenggarakan 9 Juli mendatang. Dua pasangan kandidat Presiden dan Wakil Presiden, Joko Widodo – HM. Jusuf Kalla (PDIP, NaSdem, PKB, Hanura) dan Prabowo Subianto – Hatta Radjasa (Gerindra, PAN, Golkar, PKS, PPP, PBB) menjadi bahan perbincangan sebagian besar masyarakat Indonesia saat ini, termasuk di Kabupaten Bengkayang. Continue reading