Kepengurusan KONI Bengkayang Akan Memulai Babak Baru


Oleh : KRISANTUS

Budparpora Bengkayang

Kasi Pemuda dan Olahraga Disbudparpora Bengkayang, Fabianus Oel, S.Pd

BENGKAYANG- Habisnya masa bhakti Kepengurusan KONI Bengkayang Periode 2006-2010 per 1 Januari 2011 lalu sepatutnya untuk segera diisi demi mengisi kevakuman yang terjadi selama dua bulan terakhir sehingga kedepannya diharapkan proses pembinaan dan peningkatan prestasi olahraga di Bengkayang menjadi lebih maju.

“Setelah kepengurusan periode 2006-2010 dibekukan, praktis aktivitas KONI Bengkayang dibekukan, oleh karena itu untuk memulai babak baru perjalanannya, pada 12 Maret ini akan diadakan pemilihan Ketua KONI serta kepengurusannya guna membawa induk olahraga ini selama empat tahun kedepan (2011-2015),” terang Kasi Pemuda dan Olahraga Disbudparpora Bengkayang, Fabianus Oel, S.Pd, Selasa (1/3) diruang kerjanya. Continue reading

Kepengurusan KONI Bengkayang Berakhir 


Oleh : YOPI CAHYONO, S.Hut (HARIAN EQUATOR)

BENGKAYANG- Sejak 1 Januari 2011, kepengurusan KONI Bengkayang dinyatakan berakhir. Segala kewenangan, hak dan penggunaan atribut yang masih melekat pada kepengurusan 2006-2010 dinyatakan tidak berlaku lagi. Hal ini diungkapkan Kasi Pembinaan Olahraga Disbudparpora Fabianus Oel, S.Pd.

Pada kesempatan itu, Ia mengatakan telah menjalankan perintah Bupati Bupati Bengkayang Suryadman Gidot SPd untuk mengurus secara teknis dengan lowongnya kepengurusan KONI Bengkayang karena massa bhakti 2006-2010 telah berakhir 31 Desember 2010 lalu.

Ini dibuktikan surat nomor 400/0047/Kesra/2011 tanggal 17 Januari 2011 perihal Pemberitahuan Berakhirnya Masa Jabatan Kepengurusan KONI Bengkayang masa bhakti 2006-2010. Yang ditandatangani Bupati.

“Sejak 1 Januari 2011, kepengurusan KONI Bengkayang dinyatakan Continue reading

Sibakng Bengkayang Masuk Rekor MURI


Oleh : KRISANTUS

Bupati Bengkayang, Suryadman Gidot menerima Piagam Pemecahan Rekor MURI Beduk Terpanjang pada 31 Desember 2010

Kekayaan seni dan budaya kabupaten Bengkayang, khususnya Sibakng (Beduk) yang berasal dari Masyarakat Dayak Bidayuh kembali mengharumkan nama Bengkayang ditingkat Nasional. Bagaimana tidak, setelah Rumah Adat, Baluk menempatkan diri di Taman Mini Indonesia Indah (TMII), tahun 2010 ini, tepatnya pada malam pergantian tahun (31/12/10), kekayaan seni dan budaya Dayak Bidayuh ini kembali menempatkan diri sebagai pemecah rekor beduk terpanjang se-Indonesia. Adapun panjang beduk tersebut yakni 20.50 Meter dan berdiameter 1.6 Meter.

Menurut Kepala Seksi Kesenian Tradisional dan Modern Dinas Budparpora Bengkayang, Ricky H. Silalahi menyebutkan, pemecahan rekor itu sendiri setelah pihaknya, mendapat penghargaan dari pihak MURI yang diwakilkan kepada Desi Dwi Anestia Putri. Penghargaan itu sendiri langsung diserahkan kepada Continue reading