Laporkan Orgil, Oknum TNI Di-Pimpong


Oleh : KRISANTUS VAN SEBOL

Orang Gila Bengkayang

Salah satu Orgil yang berkeliaran di Pasar Bengkayang

Bengkayang (Kalbar Times) –
Entah dilatarbelakangi tidak tahu Tugas Pokok dan Fungsi (Tupoksi)-nya, salah seorang anggota TNI dilingkungan Koramil Bengkayang yang tak ingin dipublikasikan namanya merasa dipimpong oleh pegawai di Dinas Sosnakertran dan Satpol PP Bengkayang ketika membuat laporan terkait keberadaan Orang Gila (Orgil) di Pasar Bengkayang.

“Sebelumnya (pagi), saya berkoordinasi dengan anggota Satlantas guna menanyakan proses penanganan salah seorang Orgil yang telah membuat tindakan yang menimbulkan keresahan bagi masyarakat dengan memecah kaca spion salah satu mobil truk yang sedang parkir,” jelas anggota TNI tersebut, Selasa (7/8) di Bengkayang. Selanjutnya, Ia pun disarankan agar Continue reading

Orang Cacat di Bengkayang Punya Wadah


Oleh : KRISANTUS VAN SEBOL

Bengkayang – BERKAT

PPCI Bengkayang

Sekretaris PPCI Bengkayang, Rudi Sutanto

SETELAH belasan tahun lalu Bengkayang berdiri sebagai sebuah daerah otonom, akhirnya daerah yang 27 April 2012 ini genap berusia 13 tahun, akan memiliki wadah atau organisasi bagi warga yang kurang beruntung fisiknya (cacat fisik). Pasalnya pada tanggal 28 Februari yang lalu, telah terbentuk kepengurusan Persatuan Penyandang Cacat Indonesia (PPCI) Cabang Bengkayang.

“Terbentuknya PPCI ini merupakan sebuah kerinduan yang sejak lama ditunggu oleh kami selaku orang yang cacat fisiknya,” ungkap Sekretaris PPCI Bengkayang, Rudi Sutanto, (4/3) di Kota Bengkayang.

Pria yang telah mengalami cacat fisik sejak berusia 2 tahun akibat penyakit Polio ini mengatakan dengan terbentuknya PPCI diharapkan nantinya para anggota memiliki wadah yang bisa dijadikan tempat untuk mewujudkan kreatifitas mereka kepada lingkungan masyarakat luas. Namun tugas penting yang mesti dijalankan kedepan ialah merangkul semua orang-orang yang tidak beruntung fisiknya di Kabupaten Bengkayang,

“Dengan adanya organisasi ini kita berharap juga agar orang-orang yang mengalami cacat fisiknya tidak merasa tersisih dalam pergaulan dengan masyarakat luas,” tambahnya.

Disamping karena keinginan yang kuat dari para pengurus, terbentuknya PPCI yang diketuai oleh H. Tobing ini juga tak terlepas dari peran serta Pemda Bengkayang melalui Dinas Sosial, Tenaga Kerja dan Transmigrasi (Sosnakertrans) terhadap orang-orang cacat fisik karena telah memfasilitasi hingga terwujudnya rencana pembentukan.

Orgil & Pengemis Mulai Berkeliaran, Dimana Sat Pol PP?


Oleh : JAMLI B.M. NOOR

Orgil Bengkayang

Salah Seorang Orgil di Bengkayang Menunggu?

Keberadaan Orang dengan gangguan saraf atau biasa disebut Orang Gila (ORGIL) belum dapat ditangani secara khusus oleh Pemerintah Bengkayang, buktinya, masih banyak Orgil di Kota Bengkayang yang berkeliaran. Padahal kondisi ini bila dibiarkan berlarut-larut akan menimbulkan masalah dimasa yang akan datang, terutama dalam kaitannya dengan penyakit sosial. Selain keberadaan Orgil yang belum tertangani, saat ini kondisi di Kota Bengkayang sudah mulai ramai dihiasi para pengemis yang setiap hari berkeliling pasar untuk meminta-minta.