Dampak Positif Pengembangan Desa Wisata


image

Wisata Alam Bendungan Madi, Kecamatan Lumar

UTUSAN RAKYAT, Jakarta – Pemerintah melalui Kementerian Desa, Pembangunan Daerah Tertinggal dan Transmigrasi (PDTT) akan mengoptimalkan pengembangan desa wisata. Menteri Desa PDTT Marwan Jafar menyatakan, setiap desa didorong untuk menggali dan mengembangkan potensi wisatanya masing-masing, seperti keindahan alam yang dimiliki, keragaman budaya serta tatanan kehidupan masyarakatnya. Continue reading

Hey… Pengunjung…!!! Jangan Buang Sampah Sembarangan di Bendungan Madi


image

Aliran Sungai Madi

UTUSAN RAKYAT, Lumar – Bendungan Madi, meski belum dikelola dengan maksimal, namun menjadi tetap memiliki daya tarik untuk dikunjungi wisatawan lokal.

Kesejukan air batu dan keasrian hutan sekitar kaki Gunung Bawang menjadi alasan lokasi wisata di Desa Tiga Berkat, Kecamatan Lumar tetap dikunjungi. Akhir pekan, Sabtu dan Minggu, lokasi ini paling sering didatangi. Continue reading

Pekan Budaya Adat Barape’ Sawa’ Ke-1


image

Perempuan Dayak Bakati Desa Rodaya, Ledo

UTUSAN RAKYAT, Bengkayang – Dayak Bakati’, sama halnya dengan sub suku Dayak lainnya memiliki khasanah budaya yang cukup banyak. Namun hingga saat ini jarang diangkat ke permukaan. Lembaga adat seperti Dewan Adat Dayak (DAD) dan lainnya yang dianggap berkompeten menggali potensi budaya Dayak Bakati’ belum bisa berbuat banyak dengan keterbatasan yang dihadapi. Continue reading

*Desa Wisata || NTT Targetkan 273 Terbentuk Desa Wisata 2018


UTUSAN RAKYAT, Kupang – Gubernur Nusa Tenggara Timur, Frans Lebu Raya menargetkan pada 2018 akan mencapai 273 desa wisata sebagai realisasi komitmen pemerintah untuk mendorong pertumbuhan ekonomi masyarakat NTT, khususnya yang ada di pedesaan.

“Terkait perkembangan pariwisata di daerah NTT, Gubernur Frans Lebu Raya ketika pada periode kedua (2013-2018) desa wisata di NTT akan ditingkatkan menjadi 273,” kata Kepala Dinas Pariwisata dan Ekonomi Kreatif (Parektif) NTT, Marius Ardu Jelamu, di Kupang, Sabtu (2/4/2015). Continue reading

*Desa Wisata || Pemkab dan Pemkot Diminta Pro Aktif


UTUSAN RAKYAT, Kudus – Pemkab dan Pemkot diminta mendukung pengembangan desa wisata di daerah masing-masing. Kepala Bidang Pengembangan Destinasi Pariwisata Dinas Kebudayaan dan Pariwisata Jateng Toto Riyanto mengatakan ada 125 desa masuk kategori desa wisata dan 250 desa sebagai rintisan desa wisata.

“Bantuan yang diberikan Pemprov Jateng bersifat stimulan dengan harapan pemda setempat juga ikut mendukung pengembangan desa wisata didaerahnya,” katanya seusai pertemuan Forum Komunikasi Desa Wisata se-Jateng di Puri Colo Kudus, Rabu (18/3/2015). Continue reading

Desa Wisata || Konsep Pengembangan Desa Wisata


UTUSAN RAKYAT – Desa wisata dapat didefinisikan sebagai suatu wilayah pedesaan yang memiliki potensi keunikan dan daya tarik wisata yang khas, baik berupa karakter fisik lingkungan alam pedesaan dan kehidupan sosial budaya masyarakat, yang dikelola dan dikemas secara menarik dan alami dengan pengembangan fasilitas pendukung wisatanya. Selanjutnya desa wisata adalah suatu bentuk integrasi antara atraksi, akomodasi dan fasilitas pendukung yang disajikan dalam suatu struktur kehidupan masyarakat yang menyatu dengan tata cara dan tradisi yang berlaku (Nuryanti, 1993). Menurut Julisetiono (2007), Konsep Desa Wisata, meliputi: (a) berawal dari masyarakat, (b) memiliki muatan lokal, (c) memiliki komitmen bersama masyarakat, (d) memiliki kelembagaan, (e) adanya keterlibatan anggota masyarakat, (f) adanya pendampingan dan pembinaan, (g) adanya motivasi, (h) adanya kemitraan, (i) adanya forum Komunikasi, dan (j) adanya studi orientasi. Mengacu pada konsep pengembangan desa wisata dari Departemen Kebudayaan dan Pariwisata (2001), maka pola pengembangan desa wisata diharapkan memuat prinsip-prinsip sebagai berikut : Continue reading

Desa Wisata|| Berpotensi Menarik Wisatawan Asing


FOTO : bisniswisata.co

FOTO : bisniswisata.co

UTUSAN RAKYAT – Keindahan alam serta kekayaan suku, budaya yang dimiliki bangsa ini merupakan potensi yang menjanjikan untuk menarik kunjungan wisatawan bila dikembangkan dengan maksimal. Ribuan pulau dengan kondisi geografi yang beragam menjadi pembeda Indonesia dengan negara lain. Sayangnya, minimnya infrastruktur penunjang yang dapat memberikan kenyamanan bagi para wisatawan saat berkunjung, masih sulit ditemui. Dan inilah yang menjadi permasalahan dasar mengapa pariwisata di Indonesia berjalan begitu lambat dibanding negara-negara lain, sebut saja Malaysia. Continue reading