​Camat Teriak Menyampaikan Materi Sosialisasi GRTT Lahan SUTT di Desa Setia Jaya



UTUSAN RAKYAT, Teriak – Camat Teriak, Bapak Tulen turut menyampaikan materi dalam rangka Sosialisasi penetapan nilai kompensasi Ganti Rugi Tanam Tumbuh (GRTT) pada lahan warga di Desa Setia Jaya dan Desa Lulang terkait pembangunan jaringan listrik, Kamis (22/9/2016) di SDN 08 Sentibak. 
Turut hadir dalam kegiatan sosialisasi yang difasilitasi oleh pihak PLN/Pengelola SUTT tersebut antara lain Sekretaris Dinas Kehutanan dan Perkebunan Kab. Bengkayang, Anggota DPRD, Anggota Koramil & Polsek Teriak, Kades Setia Jaya & Lulang serta warga yang dilalui jalur listrik. 

Dalam kesempatan itu, Camat Teriak, Bapak Tulen menyampaikan beberapa hal kepada masyarakat yang ikut hadir dalam kegiatan sosialisasi. Namun pada intinya Camat Teriak mengajak warganya agar benar-benar siap sebelum dilakukan pembayaran Ganti Rugi Tanam Tumbuh (GRTT) oleh PLN. Artinya, sudah tidak ada masalah lagi atas lahan yang ada sebelum proses pembayaran. 

“Oleh sebab itu, jika masih ada masalah, sebaiknya diselesaikan terlebih dahulu agar tidak ada masalah lagi kedepan,” kata Camat Teriak. Hal ini disampaikan agar proses pembangunan jaringan listrik dapat berjalan dengan lancar sehingga masyarakat lebih cepat menikmatinya. 

Anggota DPRD Bengkayang dari Fraksi Hanura, Bapak Petrus YA menyampaikan hal yang sama. Namun Bapak Petrus YA lebih menekan agar dalam menyelesaikan masalah, sebagai masyarakat adat harus mengedepankan etika sesuai dengan prosedur yang berlaku dan tidak menginginkan timbul masalah yang dapat merugikan kedua belah pihak. Baik PLN maupun masyarakat pemilik lahan.

“Apabila sudah tidak ada masalah dari masyarakat, pihak PLN juga harus mengutamakan hak-hak mereka,” tegas Bapak Petrus YA. 

Terkait GRTT, Sekretaris Dinas Kehutanan dan Perkebunan Kab. Bengkayang, Bapak Agustinus menjelaskan bahwa penetapan nilai kompensasi sudah diatur sesuai dengan aturan dan termuat juga dalam Surat Keputusan (SK) Bupati Bengkayang. Untuk GRTT, sedikitnya ada tiga unsur yang menjadi acuan yang menjadi penilaian sehingga layak dibayarkan kepada setiap pemilik lahan. Yakni tanaman yang sudah produksi, tanaman sudah siap produksi serta tanaman baru. Sedangkan untuk tanaman palawija tidak termasuk yang diganti rugi. (*)

Petrus YA, Anggota DPRD Bengkayang Silahturahmi Bersama Warga


image

Warga Desa Setia Jaya

UTUSAN RAKYAT, Teriak – Anggota DPRD Bengkayang dari Fraksi Partai Hanura, Petrus YA bersilahturahmi bersama kurang lebih seratusan warga Desa Setia Jaya, Kecamatan Teriak menjelang momen pergantian tahun dikediamannya, 31 Desember 2015.

Silahturahmi tersebut dirangkai dengan beberapa kegiatan. Diantaranya makan bersama, hiburan musik dan diskusi hingga pukul 00.00, 1 Januari 2016.

Pada moment itu, Petrus mengajak warga agar bersama-sama membangun daerah mereka dengan profesi dan potensi yang dimiliki. Ia juga mengingatkan apabila proses demokrasi yang belum lama ini berlalu, Pilkada 9 Desember, jangan dijadikan jurang pemisah antar warga karena hal tersebut dapat menghambat proses pembangunan.

Tidak lupa, Ketua DAD Kecamatan Teriak ini mengharapkan agar warganya terus mengawal kinerjanya sebagai Wakil mereka di DPRD Bengkayang. (*)

***BENGKAYANG MAJU***

Camat Teriak Ajak Warganya Peduli Pendidikan


image

Camat Teriak, Tulen

UTUSAN RAKYAT, Teriak – Pada malam pergantian tahun yang dilalui dua hari lalu, Camat Teriak, Tulen turut hadir di Desa Setia Jaya bersama warga dikediaman anggota DPRD Bengkayang, Petrus YA.

Dalam kesempatan tersebut, Camat Teriak menekankan warga diwilayahnya agar memiliki kepedulian yang tinggi terhadap dunia pendidikan anak-anak mereka sehingga pada masa-masa mendatang Sumber Daya Manusia (SDM) di Teriak dapat bersaing dengan Kecamatan maupun daerah lain.

“Jangan biarkan anak-anak usia sekolah mengahbiskan waktu belajar dengan kegiatan-kegiatan yang tidak berguna,” imbuhnya.

Bahkan, bila perlu stake holder di setiap desa, seperti Kepala Desa, Pengurus Adat, Tokoh Masyarakat, Tokoh Agama bersama warga membuat kesepakatan untuk membuat aturan mengenai jam belajar malam.

“Buat aturan di Desa agr setiap jam 18.00 WIB sampai 20.00 WIB anak-anak usia sekolah harus berada didalam rumah,” sarannya.

Dengan tingginya kepedulian warga terhadap dunia pendidikan, kedepan Ia ingin mendengar ada warganya yang kuliah di kedokteran, ada warganya yang menjadi perwira Kepolisian/TNI, Tenaga ahli dibidang tertentu, dan lain sebagainya. Sementara untuk menghadapi itu, para orang tua juga harus mempersiapkan diri akan kebutuhan biaya sekolah anak mereka.

Disamping mengajak warganya memiliki kepedulian terhadap dunia pendidikan, Camat Teriak turut meminta agar warganya dapat menjaga setiap hasil pembangunan yang telah diadakan pemerintah. (*).

***BENGKAYANG MAJU***

Sudiyanto : “Motivasi Kaum Muda Untuk Melestarikan Adat dan Budaya,”


Oleh : KRISANTUS VAN SEBOL

Bengkayang, BERKAT.

Pangao

Pangao

Tak seperti biasanya, Senin 27 Mei sekira pukul 09.00 WIB, Panyugu (tempat memohon berkat) Sagenteel di Dusun Sentibak, Desa Setia Jaya, Kecamatan Teriak didatangi oleh banyak warga sekitar. Mereka bermaksud untuk menyaksikan prosesi pengukuhan ke-15 orang Pangao (Imam Pembawa Doa bagi masyarakat Dayak Banyadu’) oleh Kepala Pajanang Adat Dayak Banyadu’ (PADB) Kabupaten Bengkayang, Fabianus Oel, M.Pd.

“Pengukuhan ini dimaksud sebagai upaya Continue reading