Penerimaan CPNS Daerah, 110 r)


UTUSAN RAKYAT, Terlepas dari momen politik jelang tahun 2019, pemerintah pusat melalui Kemen PAN-RB mengusulkan H presiden untuk membuka lowongan kerja sebagai CPNS didaerah. Setidaknya diusulkan sebanyak 110 ribu formasi dari 220 ribu PNS yang pensiun. Menurut Menteri PAN-RB, DR. Asman Abnur, SE., M.Si, penerimaan CPNS akan disesuaikan dsngan usulan Bupati dan Gubernur sesuai dengan kompetensi bidang apa saja yang ingin dikembangkan di daerah. Selain itu, formasi yang dibuka juga Kementerian atau lembaga yang formasinyan. Menurut Menteri PAN-RB, DR. Asman Abnur, SE.,M.Si, 

Menteri Asman menuturkan, rencana penerimaan CPNS 2018 sudah disampaikan ke Presiden Jokowi. Pihaknya juga tengah koordinasi dengan Kementerian Keuangan (Kemenkeu) terkait kebutuhan anggaran.

“Mudah-mudahan dengan trust yang terbangun sekarang saya punya kesempatan membuka formasi 2018. Dan ini sudah saya ajukan Bapak Presiden. Saya berharap Bapak Presiden menyetujui. Kemudian saya bersama Menteri Keuangan sedang menghitung berapa biaya yang dibutuhkan penerimaan 2018,” dia menandaskan. 

Selain berdiskusi soal anggaran, pihak Kementerian PANRB juga tengah menunggu usulan dari KL maupun dari pemerintah daerah tentang jumlah formasi yang dibutuhkan. 

“Ini lagi kita hitung kan yang pensiun sekitar 220 ribu lagi. Kita hitung kemampuan keuangan, masing-masing usulan kementerian, masing-masing usulan pemerintah daerah. Kita lihat, kita seleksi lagi konsentrasinya apa yang bidang prioritas baru ketemu angkanya. Kita berharap enggak lebih jumlah pensiun,” tukas Menteri Asman. Soal pembukaan seleksi CPNS 2018, Menteri Asman mengatakan akan mulai proses seleksi pada awal tahun depan. 

“Dalam waktu dekat kita ajukan November, Desember. Awal tahun kita sudah mulai membuka rekrutmen,” kata dia.

Sumber utama : Liputan6.com

Penanganan Abrasi, LAKI Peringatkan CV. GWC Jangan Asal-asalan


image

Abrasi digaris pantai Sungai Duri

UTUSAN RAKYAT, Sungai Duri – Penanganan abrasi pantai disekitar Sungai Duri, Kecamatan Sungai Raya oleh CV. Graha Wijaya Cipta (GWC) agar dikerjakan dengan baik dan tidak asal-asalan. Demikian ungkap Ketua Laskar Anti Korupsi Indonesia (LAKI) Kabupaten Bengkayang, M. Ali Nafiah memperingatkan pihak CV. GMC, Minggu (14/5).

CV. Graha Wijaya Cipta merupakan pihak yang menangani kontrak kerja dengan Kementerian Pekerjaan Umum Dan Perumahan Rakyat Direktorat Jenderal Sumber Daya Air dengan Satuan Kerja(SATKER) Balai Wilayah Sungai Kalimantan Pemeliharaan berkala sarana dan prasarana bangunan pengamanan pantai Sungai Duri.

Berdasarkan kontrak kerja nomor 03/BWKSI.I/PPK-OP.SDA.III/2016, pekerjaan yang dilaksanakan oleh CV. GMC tersebut memiliki nilai sebesar Rp.895.080.000,00 yang bersumber dari dana APBN 2016 dengan masa kerja 120 hari per tanggal 17 Februari lalu.

“Dengan sisa waktu yang ada, kita berharap agar pekerjaan dapat dilakukan dengan baik, bukan asal kejar target hingga melalaikan kualitas bangunan,” tegas Ali. Lebih lanjut, Ali juga meminta kepada konsultan pengawas menjalankan pengawasan yang benar-benar mengawasi pekerjaan, bukan sebaliknya.

“Kami juga menghimbau warga setempat untuk terus memonitor pekerjaan abrasi pantai tersebut,” pungkasnya.

Penulis : Yulizar

*BERSATU *BENGKAYANG *MAJU