Sungai Menyuke Meluap


INSIDE of LUMAR — Kecamatan Menyuke merupakan salah satu kecamatan rawan banjir di Kabupaten Landak, terutama pada saat musim penghujan. Sebagian besar melanda daerah-daerah yang berada disisi Sungai Menyuke, seperti di Pasar Darit dan Songga. Kondisi tersebut kembali terjadi pada Sabtu malam, dimana hujan deras yang rutin turun sejak beberapa hari terakhir membuat Sungai yang bermuara di Sungai Landak meluap. Tak jarang, luapan Sungai Menyuke ini membuat arus transportasi terputus.

Berikut beberapa Gambar Luapan Sungai Menyuke Continue reading

Daftar Perusahaan Dalam Undangan BPMPPT Bengkayang


DAFTAR NAMA PERUSAHAAN BERDASARKAN DAFTAR UNDANGAN
BADAN PENANAMAN MODAL DAN PERIJINAN TERPADU (BPMPT)
KABUPATEN BENGKAYANG
Nomor : 503/210/BPMPPT-D

A. PERUSAHAAN PERKEBUNAN

1. PT. Mitra Inti Sejati Plantation
2. PT. Ceria Prima I
3. PT. Ceria Prima II
4. PT. Bukit Jagoi Indah
5. PT. Wawasan Kebun Nusantara
6. PT. Wirata Daya Bangun Persada
7. PT. Putra Makmur Lestari 
8. PT. Patiware
9. PT. Darmex Agro
10. PT. Mitra Daya Prima Continue reading

LIRA Sambut Baik Keinginan Warga Desa Kalon


Oleh : KRISANTUS VAN SEBOL

Bengkayang, Rakyat Kalbar – Keinginan warga Desa Kalon, Kecamatan Seluas yang menginginkan pendampingan dari Lembaga Informasi Rakyat (LIRA) guna memperoleh hak atas sertifikat kebun plasma dari PT. Ceria Prima disambut baik oleh Sekretaris LIRA Bengkayang, Radianus Tumpok.

“Pada tanggal 28 Februari lalu, mantan Kepala Desa Kalon, Puranto meminta LIRA turut serta mendampingi masyarakat dan petani sawit di Desa Kalon yang menginginkan kejelasan terkait status kepemilikan sertifikat kebun plasma mereka dari PT. Ceria Prima,” jelas Tumpok, Senin (4/3) di Bengkayang. Continue reading

Koperasi Terbentuk, Masyarakat Kinande Tunggu Janji


Laporan : KRISANTUS (Kontributor Bengkayang)

RRI Pontianak – Tuntutan masyarakat Desa Kinande, Kecamatan Lembah Bawang yang menginginkan penyerahan kebun plasma dari PT. Darmex Agro tampaknya telah menemui titik terang. Hal ini tak terlepas dari telah dibentuknya koperasi seperti yang diminta oleh Pemda Bengkayang perihal tekhnis penyerahan kebun plasma dari perusahaan kepada masyarakat dengan nama Koperasi “Produksi”. Dimana hal tersebut disampaikan langsung oleh Bupati, Suryadman Gidot, saat pertemuan dengan masyarakat Kinande di Aula Kantor Bupati, 30 Januari 2013 lalu.

“Pada pertemuan tersebut, Pemda Bengkayang seperti yang disampaikan langsung oleh Bupati Bengkayang meminta agar masyarakat Desa Kinande segera membentuk koperasi. Pembentukan koperasi dimaksud agar mempermudah pihak perusahaan menyalurkan kebun plasma bagi masyarakat Kinande sekaligus sebagai wadah pengelolaan ketika nantinya sudah berjalan,” demikian dikatakan Jumiat, S.Ip, Aktivis yang selama ini aktif mendampingi perjuangan masyarakat, Selasa (12/2) di Bengkayang.

Dikatakannya, saat ini segala berkas pembentukan koperasi “Produksi”, seperti AD/ART, Struktur Kepengurusan, Rapat Pembentukan saat ini sudah disampaikan pihak Desa kepada Dinas Koperasi, UMKM, Perindustrian dan Perdagangan Kabupaten Bengkayang untuk segera diproses menjadi sebuah koperasi yang legal.

“Permintaan terhadap pembentuk koperasi sudah dituruti, sekarang masyarakat tinggal menunggu sejauh mana kemauan Pemda setempat memperjuangkan rakyatnya,” tegas Jumiat.

Sementara itu, Aktivis lainnya dari LSM Lumbung Informasi Rakyat (LIRA), Damianus Eko pada saat yang sama juga menyebutkan apabila pembentukan koperasi tersebut merupakan upaya penyelesaian yang dianggap kedepannya dapat merealisasikan tuntutan mereka.

“Sebenarnya masyarakat sudah jenuh dengan janji-janji yang diumbarkan baik oleh perusahaan maupun Pemda Bengkayang. Namun karena yang menyampaikan langsung agar masyarakat segera membentuk koperasi, maka hal ini dituruti,” tambahnya.

Perlu diketahui, PT. Darmex Agro merupakan badan usaha yang bergerak dibidang perkebunan kelapa sawit. Mulai beroperasi di wilayah Desa Kinande sejak 2006 yang lalu. Dan semenjak 2010, pihak perusahaan telah melakukan pemanenan hasil kelapa sawit tanpa memberikan kejelasan pembagian kebun plasma kepada masyarakat setempat.

Polres Bengkayang Panggil Kades Kinande


Oleh : KRISANTUS VAN SEBOL

Bengkayang (Kalbar Times) – Kepala Desa Kinande, Philipus, Senin (7/1) kemarin mememuhi panggilan pihak kepolisian dengan mendatangi Mapolres Bengkayang. Oleh aparat kepolisian, pemanggilan Kepala Desa tersebut dimaksud untuk dimintai keterangannya terkait permasalahan pembakaran dan pengerusakan kantor milik PT. Darmex Agro (Duta Palma Grup) di Desa Kinande akhir tahun 2012 yang lalu. Continue reading

Masalah Akibat Usaha Perkebunan Sawit


Facebook : Jabata Bawang

Di balik hingar bingar gemerlapnya sawit, ternyata menimbulkan berbagai masalah yang mewarnai kehidupan masyarakat di sekitar perkebunan kelapa sawit, yaitu :

  1. Merupakan proses pemiskinan kepemilikan lahan
  2. Hilangnya habitat untuk mencari sayuran hutan
  3. Hilangnya kawasan untuk berburu
  4. Berkurangnya kawasan resapan air disaat musim hujan sehingga berdampak kepada banjir dan polusi air sungai
  5. Makin maraknya dampak sosial kemasyarakatan berupa terjadi nya kasus-kasus pencurian buah kelapa sawit
  6. Sawit termasuk tanaman produksi agroindustri yang tidak ramah lingkungan sehingga tidak memenuhi standar eco-labeling.
  7. Tingginya pajak minyak sawit (mencapai kenaikan 200%) yang sudah diberlakukan di beberapa negara Eropah suatu kendala yang pasti menghambat prkembangan bisnis sawit
  8. Tingkat ketergantungan harga tandan buah segar yang sangat tinggi pada pabrik pengolahan CPO
  9. Pada masa datang, hilangnya kesempatan daerah untuk mendapatkan pajak dari hutan kayu tegakkan yang berdiameter 12 cm.
  10. Rentan terjadinya konflik.

Warga Kumba Tuntut Plasma Pada PT. WKN


Oleh : JAMLI

PT. WKN dan warga Desa Kumba, Seluas

PT. WKN dan warga Desa Kumba, Seluas

Bengkayang (Kalbar Times) –
Banyaknya permasalahan antara perusahaan kelapa sawit dengan masyarakat seharusnya mampu membuka mata aparatur pemerintah. Tidak hanya permasalahan antara masyarakat PT. Darmex Agro dengan Masyarakat Kinande, kemudian PT. Dumai dengan Warga Desa Ampar Benteng, PT. TPA dengan warga Desa Sango, PT. Ledo Lestari dengan warga Semunying Jaya, tetapi saat ini dan termasuk dari tahun ketahun, hal ini juga dialami oleh warga Desa Kumba, Kecamatan Seluas. Dimana warga Desa Kumba kembali menuntut adanya itikad baik dari PT. Wawasan Kebun Nusantara (WKN) agar dapat merealisasikan kebun plasma bagi mereka yang sejak lama belum juga direalisasikan. Continue reading