Serah Terima Pasukan KoopsDAM/XII TPR


Oleh : Krisantus Roy

UTUSAN RAKYAT, Pontianak – Plt. Bupati Bengkayang, Agustinus Naon, S.Sos, Sabtu (7/12) mengikuti acara serah terima Pasukan Komando Operasi Daerah Militer XII Tanjungpura (Koopsdam/XII Tpr) di Markas Kodam Pontianak. Tak hanya Plt. Bupati Bengkayang, pemimpin daerah lain di Kalbar juga turut menghadiri kegiatan tersebut.

Seperti diketahui, serah terima pasukan ini dilakukan setelah beberapa waktu yang lalu terjadi peralihan Pangdam XII Tanjungpura dari Mayjen TNI Herman Asaribab kepada Mayjen Muhammad Nur Rahmad.

Acara serah terima itu diawali dengan upacara yang menghadirkan pasukan-pasukan dibawah Kodam Tanjungpura. Selanjutnya acara ramah tamah yang turut dihadiri Gubernur Kalbar, Sutarmidji. (*)

Bimtek Pemantapan dan Peningkatan Kinerja Aparatur Kecamatan


UTUSAN RAKYAT, Bengkayang – Sebagai ujung tombak dan perpanjangan tangan Bupati, Pemerintah Kecamatan memainkan peran besar dalam mensukseskan penyelenggaraan pemerintahan dan pembangunan hingga ditingkat desa. Inilah yang menjadi dasar dalam pelaksanaan Bimtek Pemantapan dan Peningkatan Kinerja Aparatur Kecamatan oleh Pemkab melalui Bagian Pemerintahan Setdakab Bengkayang, Rabu (6/11/2019) di Aula II Lantai V Kantor Bupati Bengkayang.

Kabag Pemerintahan, Yohanes Atet, M.Si selaku Ketua Pelaksana kegiatan menyebutkan sedikitnya ada tiga (4) agenda yang dibahas dalam Bimtek tersebut. Yakni, pertama, peran PTSP dalam implementasi Online Single Submission (OSS) ditingkat kecamatan dengan narasumber Dinas Penanaman Modal dan Pelayanan Terpadu Satu Pintu (DPMPTSP). Kedua, penyelenggaraan administrasi kependududukan di Kecamatan (Disdukcapil). Ketiga, persiapan kecamatan menyambut sensus penduduk 2020 mendatang (BPS). Keempat, peran kecamatan dalam mensukseskan penyelenggaraan Pilkades serentak (DPMPDPDT).

Sementara itu, untuk memperoleh kinerja yang maksimal dan bersih, Sekretaris Daerah (Sekda) Bengkayang, Obaja, SE.,M.Si mengatakan bahwa aparatur harus terus menerus mampu meningkatkan kualitas pelayanan. Ada tiga hal.pokok yang mesti ditanam dalam benak aparatur guna menghasilkan penyelenggaraan pemerintahan yang dimaksud tersebut, yakni menumbuhkan nasionalisme yang tinggi, karakteristik yang bagus, mampu menganalisis serta mampu memanejemen organisasi.

“Jika hal yang sudah disebutkan tadi dapat kita tanam dalam diri kita (aparatur) maka pelayanan publik akan berjalan dengan baik,” jelas Obaja.

Oleh : Krisantus Roy

Jika Gagal, Mahasiswa Harus Ganti Rugi


UTUSAN RAKYAT, Bengkayang – Pemda Bengkayang melalui Dinas Pendidikan dan Kebudayaan tahun 2019 kembali memfasilitasi tamatan SMA/sederajat mengambil perkuliahan di Universitas Kristen Satya Wacana (UKSW) melalui jalur Beasiswa Utusan Daerah (BUD).

“Tahun ini Pemda Bengkayang kembali mengirim SDM-nya untuk mengambil perkuliahan di UKSW,” tegas Kadisdikbud, DR. Yan, S.Sos.,M.Si usai melakukan pertemuan dengan peserta yang dinyatakan lolos seleksi beserta orangtuanya, Jumat (30/8) di Aula Kantor Bupati.

img-20190417-wa0018-378923137.jpgAdapun jumlah Calon Mahasiswa yang akan dikirim tersebut saat pertemuan terdata 80 orang (yang sudah melakukan registrasi) dari 138 yang dinyatakan lolos seleksi. Jumlah tersebut berasal dari enam jurusan yang disediakan diantaranya Ilmu Perpustakaan, Ilmu Biologi, Teknik Informatika. Calon mahasiswa yang sudah melakukan registrasi ini selanjutnya akan diberangkatkan pada hari Selasa, 4 September.

Bupati Bengkayang, Suryadman Gidot, M.Pd yang turut hadir pada pertemuan itu bersama Wakil Bupati, Agustinus Naon, S.Sos, menyampaikan pesan yang keras kepada calon mahasiswa maupun orangtua mereka.

“Jangan sampai gagal dan menyia-nyiakan kesempatan ini. Jangan buat malu diri sendiri, orang tua maupun Pemda Bengkayang,” tegas Bupati.

“Berangkat 100, selesai juga 100,” tambahnya.

Bupati mengingatkan kepada mereka agar dalam menjalankan perkuliahan nanti harus serius, orang tua juga harus turut memantau dan mengawasi anak-anaknya sehingga tetap terarah. Lebih lanjut, Bupati mewanti-wanti kepada calon mahasiswa maupun orang tua apabila terdapat mahasiswa yang gagal menyelesaikan perkuliahannya.

“Jadi jika ada yang gagal, Pemda akan menuntut ganti rugi kepada yang bersangkutan,” ungkap Bupati.

Oleh karena itu, untuk memperkuat pengawasan, Pemda Bengkayang telah menjalin kerjasama dengan Badan Pemeriksa Keuangan (BPK) terkait hal tersebut. Sehingga nanti jika ada yang tidak menyelesaikan studinya dapat dituntut untuk mengembalikan uang yang sudah dikeluarkan Pemda. Misalnya Pemda telah membiayai selama 3 tahun perkuliahan dengan jumlah uang yang dikeluarkan sebanyak Rp.5 juta per tahun, kemudian mahasiswa tidak mampu menyelesaikan studinya, berarti yang harus diganti sebesar Rp.15 juta.

“Mengapa bekerjasama dengan BPK? Karena uang yang digunakan untuk membiayai perkuliahan ini menggunakan uang negara,” jelas Bupati.

Guna memperkuat komitmen ini, para Calon Mahasiswa diwajibkan untuk menandatangani kesepakatan tersebut pada saat registrasi.

Sumber : Humpro Bengkayang

Dibangun 1973, Gedung SDN 06 Padagi Butuh Perhatian


HUMPRO Bengkayang, Monterado – Usai menyerahkan SK pembaharuan kontrak tenaga kesehatan di Samalantan, Rabu (10/4), Bupati Bengkayang, Suryadman Gidot, M.Pd melanjutkan kunjungan kerjanya di Kecamatan Monterado dan Capkala.

Dalam kunjungannya di Monterado, Bupati melihat langsung kondisi gedung SDN 06 Padagi. Sekolah Dasar pertama yang dibangun di Desa Serindu tahun 1973 tersebut kondisinya cukup memprihatinkan sehingga membutuhkan perhatian dan perbaikan.

“Semenjak berdiri tahun 1973, SDN ini baru dua kali direhab. Pertama tahun 1986 dan kedua tahun 2010,” ungkap Kepala Sekolah, Sudarmadji. Artinya, rehab terakhir terjadi hampir 10 tahun silam sehingga tak mengherankan jika saat ini beberapa bagian gedung membutuhkan perbaikan. Mendengar keluhan Kepala Sekolah, Bupati memerintahkan instansi terkait, dalam hal ini Dinas Dikbud untuk dapat ambil langkah-langkah untuk perbaikan sekolah tersebut.

Dikonfirmasi, Kepala Dinas Dikbud, DR. Yan, S.Sos.,M.Si, mengatakan dengan keterbatasan anggaran yang ada, tentu hal itu tidak dapat dilakukan secara langsung, tetapi akan dilakukan bertahap.

“Jika memungkin kemampuan keuangan diusahakan masuk dalam usulan APBD Perubahan TA 2019 ini.” sebut DR. Yan.

Penulis : Robertus/Rival/Tri/Sukilah/Humas & Protokol Setdakab Bky.

O2SN FLSN & GSI Ajang Tingkatkan Kreativitas, Pengembangan Bakat Siswa


HUMPRO Bengkayang, Bengkayang – Tahun ini kembali digelar kegiatan O2SN FLSN dan GSI di Kabupaten Bengkayang. Agenda rutin tahunan ini diselenggarakan dengan tujuan sebagai ajang untuk meningkatkan kreativitas, kemampuan dan serta pengembangan bakat para siswa se-Kabupaten Bengkayang.

“Baik dibidang olahraga, seni maupun pengembangan sikap kompetitif siswa,” jelas Ketua Panitia yang diwakili Sekretaris Disdikbud, Gustian Andiwinata, M.Pd, Sabtu (13/4) di SMPN 1 Bengkayang. Adapun kegiatan-kegiatan yang diperlombakan pada ajang tersebut diantaranya sepak bola, karate, pencak silat, serta olimpiade sains.

Pada kesempatan yang sama, turut diserahkan bonus bagi para atlet yang berprestasi diajamg Porprop beberapa waktu lalu oleh Ketua KONI Bengkayang, Ir. Martinus Khiu. Sementara itu, Bupati berharap agar para atlet untuk mengukir prestasi dan berusaha menjadi yang terbaik.

Penulis : Robertus/Rival/Humas & Protokol Setdakab Bky.