Kriteria Kelulusan CPNS Ditentukan Melalui Perangkingan


UTUSAN RAKYAT, Bogor – Kabar gembira bagi peserta seleksi CPNS yang tidak memenuhi kriteria kelulusan pada Seleksi Kompetensi Dasar (SKD) beberapa waktu lalu. Pemerintah secara resmi mengeluarkan aturan terkait kelulusan SKD CPNS 2018. Aturan tersebut tertuang dalam Permen PANRB No 61 Tahun 2018 yang mana dalam aturan itu pemerintah memutuskan menggunakan sistem perangkingan untuk bisa mengikuti tahapan selanjutnya, yakni Seleksi Kompetensi Bidang (SKB).

“Namun teknis pengumumannya akan ditentukan oleh Badan Kepegawaian Negara,” tegas Men PANRB, Syafruddin, Rabu (21/11) di Istana Bogor.

Dalam PermenPANRB ini di pasal 2 disebutkan peserta SKB terdiri atas peserta SKD yang memenuhi passing grade dan peserta SKD yang tidak memenuhi passing grade namun memiiliki peringkat terbaik dari angka kumulatif SKD sesuai yang diatur dalam peraturan menteri.

Penjelasannya, peserta SKD yang tidak lolos passing grade tapi bisa ikut SKB yakni dengan ketentuan:

– Nilai kumulatif SKD formasi umum paling rendah 255.

– Nilai kumulatif SKD formasi umum untuk jabatan dokter spesialis dan instruktur penerbang paling rendah 255.

– Nilai kumulatif SKD formasi umum untuk petugas ukur, rescuer, anak buah kapal, pengamat gunung api, penjaga mercu suar, pelatih/pawang hewan dan penjaga tahanan paling rendah 255.

– Nilai kumulatif SKD formasi putra putri lulusan terbaik (cumlaude) dan diaspora paling rendah 255.

– Nilai kumulatif SKD formasi penyandang disabilitas paling rendah 220.

– Nilai kumulatif SKD formasi putra/putri Papua dan Papua Barat paling rendah 220.

– Nilai kumulatif SKD formasi tenaga guru dan tegana medis/paramedis dari eks tenaga honoer K-II paling rendah 220.

Namun, ketentuan itu diberlakukan dengan dua ketentuan. Pertama, jika tidak ada peserta yang lolos passing grade pada formasi yang dibutuhkan. Kedua, belum terpenuhinya jumlah peserta SKD yang lolos passing grade sesuai Permenpan RB No 37 Tahun 2018.

Aturan baru ini dikelurkan untuk merespons minimnya peserta SKD yang lolos passing grade CPNS 2018.

Minimnya peserta lolos passing grade CPNS 2018 membuat banyak formasi CPNS 2018 terancam kosong. Selain itu, minimnya tingkat kelulusan SKD juga membuat ketentuan Seleksi Kompetensi Bidang (SKB) yang mensyaratkan peserta SKB sebanyak 3 kali jumlah formasi tak terpenuhi.

Sumber :

  • tribunnews.com
  • Internet
Advertisements

Porprov XII : Lima Cabor, Tempatkan Bengkayang di Peringkat Enam


UTUSAN RAKYAT, Pontianak – Pekan Olahraga Provinsi (Porprov) Kalbar ke-XII 2018 hingga hari ini, Rabu (21/11) masih berlangsung. Kota Pontianak masih memimpin peraih medali.

Sementara, Kontingen Bengkayang hingga pukul 11.30 WIB berhasil melampaui pencapaian medali pada Porprov XI, empat tahun silam dengan 15 Medali emas.

“Total sudah 15 Medali emas yang berhasil diraih para Atlet,” ungkap Koordinator Tim, Sutrisno, M.Pd dikonfirmasi melalui media, Rabu (21/11) di Pontianak.

Perolehan 15 Medali emas tersebut berasal dari lima Cabang Olahraga (Cabor), yakni Atletik (7), Aeromodeling (4), Billiar (2), Selam (1) dan Wushu (1). Raihan ini sementara telah melampaui perolehan 13 Medali emas pada ajang yang sama 2014 silam. Cabor Atletik, Aeromodeling, Selam masih jadi penyumbang tetap. (Krisantus).

Porprov 2018 : Tim Futsal Putri Bengkayang, Lolos Semifinal


UTUSAN RAKYAT, Pontianak – Tim Futsal Putri yang mewakili Kabupaten Bengkayang diajang Pekan Olahraga Provinsi (Porprov) 2018 berhasil memasuki babak semifinal. Hasil ini tak lepas dari hasil pertandingan terakhir antara Tim Futsal Ketapang vs Melawi yang berakhir dengan skor sama kuat, 2-2.

Tim Futsal Bengkayang yang berada di grup B bersama Ketapang dan Melawi lolos sebagai runner up setelah pada pertandingan perdana, Sabtu (10/11) meraih kemenangan dengan skor 4-2 versus Melawi. Sedangkan pada pertandingan kedua, kalah dengan skor 2-0 versus Ketapang. Dengan demikian, Ketapang berhasil memuncaki grup B dengan poin 4, Bengkayang 3 dan Melawi 1.

“Selanjutnya pada babak Semifinal, Tim Bengkayang akan menghadapi Kota Pontianak,” ungkap Pelatih Tehnik, Decolas, Senin (12/11).

Sementara itu, Pelatih Tim Futsal Putri Bengkayang, Benediktus Iwan, S.Pd menyebutkan tim yang dipimpinnya siap menghadapi Tim manapun untuk meraih hasil yang maksimal, termasuk Kota Pontianak.

“Target awal kita adalah perunggu. Sekarang ada peluang untuk dapatkan hasil yang lebih maksimal (perak atau emas),” jelasnya.

Pertandingan babak semifinal sendiri akan dilangsungkan pada hari Kamis, 14/11) di GOR Pangsuma Pontianak. Doa dan dukungan dari masyarakat Bengkayang akan membantu Tim ini mengukir prestasi.

“Nanti, untuk menghadapi Tim Kota Pontianak, kita akan berbenah dan tentunya strategi kita akan berbeda dari dua pertandingan sebelumnya,” tambah Manejer Tim, Jonedhi. Perlu strategi berbeda, menurut pria yang akrab disapa itu karena pihaknya menilai Kota Pontianak adalah tim yang kuat dan terlebih dahulu mengenal olahraga futsal.

“Pokoknya tim ini akan all out untuk mencapai target yang lebih tinggi guna mengharumkan nama daerah,” tutup pria yang juga terdaftar sebagai Caleg Nomor urut 9 Partai Demokrat Dapil Bengkayang 2.

Kades se-Kecamatan Teriak, Siap Jadi Tuan Rumah


Utusan Rakyat, Teriak – Menyambut pelaksanaan HUT Hari Kesatuan Gerak (HKG) PKK serta Pameran Pembangunan HUT Pemda Bengkayang tahun 2019, para Kades dari 18 Desa yang ada, menyatakan kesiapannya sebagai tuan rumah.

“Harus siap,” demikian pernyataan para Kades yang hadir dalam rapat persiapan HUT HKG dan Pameran Pembangunan Pemda Bengkayang di Aula Kantor Camat Teriak, Selasa (16/10).

Kades Sekaruh, Sidik; Kades Tubajur, M. Ahin; Kades Puteng, Yohanes Ahin; pada kesempatan tersebut berpendapat, dengan adanya kegiatan akbar yang digelar di Kecamatan Teriak, diharapkan dapat memberikan dampak positif kepada hal-hal lain bagi pembangunan didaerah ini. Menurut mereka, melalui kegiatan besar itu, secara langsung pemerintah akan melihat kondisi daerah sehingga dapat menjadi perhatian.

“Untuk mensukseskan penyelenggaraan ini, dimohon kesiapan seluruh stakeholder yang ada di Teriak,” tegas Plt. Camat Teriak, Bapak Busmet, SP., M.Si.

Mengenai kondisi dilapangan saat ini, sedikitnya ada beberapa hal yang perlu menjadi perhatian terkait sarana dan prasarana, diantaranya jalan, jembatan, sarana air bersih maupun fasilitas penunjang lainnya. Disamping itu, kesiapan warga Teriak turut menjadi hal yang perlu diperhatikan.

“Jika mereka mau, Sumber Karya siap menyediakan homestay bagi peserta, juga tempat perlombaan,” tawar Kades Sumber Karya, Matius, SH.

Sementara itu, Kepala SDN 04 Sekaruh, Ibu Debora, mengingatkan agar persiapan harus dilakukan secara matang agar nantinya tidak memberikan kesan negatif yang dibawa pulang para peserta dari Teriak.

“Semua pihak harus bekerjasama agar pelaksanaan nanti berjalan sukses,” pintanya.

KOLEKSI FOTO NGARAPE’ SAWA’ IV, 27-31 MEI 2018


Foto bersama Bpk. Suryadman Gidot

Staf Kantor Camat di Kediaman Bu Rosnawati

Persiapan sebelum pawai

Usai pawai, pembukaan

Uki, Evi, Yuliana, pembukaan

Pidelis dan Thomas Meidyo

Bersama Bacaleg Demokrat Sambas, David Ahoi (putih)

Kontingen memasuki gerbang, pawai

Depan Koramil Bengkayang

Kontingen Teriak memasuki pasar belakang

Lapangan Sepakbola BRC

Ngarape’ Sawa’ IV 2018, Kecamatan Teriak Targetkan Juara Umum


Rapat Persiapan sambut Ngarape’ Sawa IV 2018

UTUSAN RAKYAT, Teriak – Pagelaran Budaya Dayak Bakati’, Ngarape’ Sawa’ ke-IV tahun 2008, 27-31 Mei disambut dengan antusias oleh para masyarakat Kecamatan Teriak. Dimana, melalui para Kepala Desa (Kades), tahun ini mencanangkan diri agar dapat meraih predikat sebagai juara umum.

“Kalau bisa, tahun ini kita usahakan (Kecamatan) Teriak dapat meraih juara umum,” ungkap Kades Sebetung Menyala, Ubil, A.Md, saat Rapat Persiapan Ngarape’ Sawa’, Jumat (18/5) di Aula Kantor Camat. Target yang dicanangkan itupun mendapat sambutan positif dari seluruh peserta rapat.

Guna memuluskan langkah tersebut, Camat Teriak, Bapak Busmet, SP.,M.Si telah membagi peran kepada para Kades. Misalnya, untuk pendirian Dio’ Uma, diberikan kepercayaan kepada Kades Tanjung. Koordinator Usaha Dana, Kades Sebente. Koordinator Perlombaan, Kades Dharma Bhakti.

“Kita berharap kekurangan-kekurangan tahun sebelumnya (2017) dapat kita perbaiki tahun ini,” saran Bapak Busmet.

Perlu diketahui, pada penyelenggaraan sebelumnya, Kecamatan Teriak belum mampu berbuat banyak, khususnya dalam sesi perlombaan. Dimana sebagian tidak dapat diikuti karena berbagai faktor. Namun, satu yang menjadi kebanggaan adalah bangunan Dio’ Uma yang mendapat penilaian terbaik selama dua tahun sebelum ini.

“Kita kecolongan disesi perlombaan,” ujar Kades Dharma Bhakti, Bapak Yulius. Menurutnya, pada tahun lalu, koordinasi dengan panitia penyelenggara masih kurang sehingga banyak jenis perlombaan yang tak bisa diikuti.

Daftar Pemilih Kalbar Pada Pilkada Gubernur 2018


UTUSAN RAKYAT, Bengkayang- Pilkada Gubernur dan Wakil Gubernur Kalbar 2018 tersisa kurang dari dua bulan lagi. Komisi Pemilihan Umum (KPU) Kalbar sebagai penyelenggara telah menuntaskan berbagai tahapan, termasuk diantaranya yang paling urgen adalah Daftar Pemilih.

Dari release yang telah dipublikasikan KPU, Kota Pontianak memiliki pemilik terbanyak dengan total 424.173 pemilih, diikuti kabupaten Sambas 406.875 dan Kubu Raya 397.925 pemilih. Sedangkan paling sedikit terdapat di Kabupaten Kayong Utara, 75.825 pemilih.

Adapun total jumlah pemilih dari 14 Kabupaten/Kota adalah 3.436.127 pemilih. Namun jumlah tersebut masih bisa berubah hingga batas waktu terakhir yang telah ditentukan KPU terhadap para pemilih yang hingga penetapan DPT belum terdata.