Rekruitmen CPNS 2016, Masih Tunggu Finalisasi


UTUSAN RAKYAT, Bandung – Kementerian Pendayagunaan Aparatur Negara dan Reformasi Birokrasi (Kementerian PAN-RB) menjelaskan terkait penerimaan CPNS 2016. Terutama karena maraknya pemberitaan terkait penerimaan pegawai yang masih simpang siur.
Menteri PAN-RB Asman Abnur mengatakan, kekosongan pegawai setiap tahunnya rata-rata mencapai 100 ribu pegawai, jumlah tersebut dari total ASN (aparatur sipil negara) sebanyak 4,5 juta. Angka kekosongan itu, termasuk pegawai yang pensiun maupun yang meninggal dunia.

“Angkanya bertambah setiap hari, termasuk yang pensiun maupun meninggal. Kita menganalisa kebutuhan, saya sampaikan di ratas akhir bulan ini ada keputusan tentang penerimaan, ” jelasnya.

Menurutnya, saat ini kementerian masih harus menghitung berapa kebutuhan ASN. ” Kita hitung berapa kebutuhan dan sesuai kebutuhan tentunya, hingga saat ini masih menunggu finalisasi,” ungkapnya.

Deputi SDM Aparatur Setiawan Wangsaatmaja mengatakan, terkait dengan pengadaan pegawai tahun 2016, yang juga merupakan program prioritas kementerian atau quick win, menegaskan bahwa saat ini belum diputuskan. “Dalam waktu dekat akan kami putuskan,” ujarnya. (Rai).


Sumber : Okezone.com

Advertisements

​Camat Teriak Menyampaikan Materi Sosialisasi GRTT Lahan SUTT di Desa Setia Jaya



UTUSAN RAKYAT, Teriak – Camat Teriak, Bapak Tulen turut menyampaikan materi dalam rangka Sosialisasi penetapan nilai kompensasi Ganti Rugi Tanam Tumbuh (GRTT) pada lahan warga di Desa Setia Jaya dan Desa Lulang terkait pembangunan jaringan listrik, Kamis (22/9/2016) di SDN 08 Sentibak. 
Turut hadir dalam kegiatan sosialisasi yang difasilitasi oleh pihak PLN/Pengelola SUTT tersebut antara lain Sekretaris Dinas Kehutanan dan Perkebunan Kab. Bengkayang, Anggota DPRD, Anggota Koramil & Polsek Teriak, Kades Setia Jaya & Lulang serta warga yang dilalui jalur listrik. 

Dalam kesempatan itu, Camat Teriak, Bapak Tulen menyampaikan beberapa hal kepada masyarakat yang ikut hadir dalam kegiatan sosialisasi. Namun pada intinya Camat Teriak mengajak warganya agar benar-benar siap sebelum dilakukan pembayaran Ganti Rugi Tanam Tumbuh (GRTT) oleh PLN. Artinya, sudah tidak ada masalah lagi atas lahan yang ada sebelum proses pembayaran. 

“Oleh sebab itu, jika masih ada masalah, sebaiknya diselesaikan terlebih dahulu agar tidak ada masalah lagi kedepan,” kata Camat Teriak. Hal ini disampaikan agar proses pembangunan jaringan listrik dapat berjalan dengan lancar sehingga masyarakat lebih cepat menikmatinya. 

Anggota DPRD Bengkayang dari Fraksi Hanura, Bapak Petrus YA menyampaikan hal yang sama. Namun Bapak Petrus YA lebih menekan agar dalam menyelesaikan masalah, sebagai masyarakat adat harus mengedepankan etika sesuai dengan prosedur yang berlaku dan tidak menginginkan timbul masalah yang dapat merugikan kedua belah pihak. Baik PLN maupun masyarakat pemilik lahan.

“Apabila sudah tidak ada masalah dari masyarakat, pihak PLN juga harus mengutamakan hak-hak mereka,” tegas Bapak Petrus YA. 

Terkait GRTT, Sekretaris Dinas Kehutanan dan Perkebunan Kab. Bengkayang, Bapak Agustinus menjelaskan bahwa penetapan nilai kompensasi sudah diatur sesuai dengan aturan dan termuat juga dalam Surat Keputusan (SK) Bupati Bengkayang. Untuk GRTT, sedikitnya ada tiga unsur yang menjadi acuan yang menjadi penilaian sehingga layak dibayarkan kepada setiap pemilik lahan. Yakni tanaman yang sudah produksi, tanaman sudah siap produksi serta tanaman baru. Sedangkan untuk tanaman palawija tidak termasuk yang diganti rugi. (*)

*Pilkada Landak || Vinsensius Batal Mendaftar, Parpol Habis Dikemas


UTUSAN RAKYAT, Ngabang  – Pemilukada Kabupaten Landak yang akan digelar Februari 2017 mendatang memiliki kemungkinan hanya diikuti oleh satu pasangan calon. Hal ini disebabkan salah satu psangan cukup kuat lainnya yang digadang-gadang bakal bertarung, Vinsensius dan Syahdan Anggoi menyatakan batal mendaftarkan dirinya ke KPU Landak.

“Saya mau daftar pakai perahu apa? Perahu yang ada saja bocor besar,” ungkap Vinsensius saat dikonfirmasi melalui telepon, Rabu (21/9) kepada Wartawan Landakpost.com. Disebutkan, dirinya tidak jadi mendaftarkan diri ke KPU Landak dengan alasan semua partai politik yang memiliki perwakilan di DPRD Landak “habis dikemas”. 

Drs. Vinsensius, pria asal Kecamatan Sengah Temila ini merupakan seorang birokrat dilingkungan Pemda Landak, sebelum menjabat Kadis Pertanian, figur ini juga pernah menjabat sebagai Kadis Perkebunan dan Kehutanan. Sementara, Syahdan Anggoi, sebelum menjadi Anggota DPRD Landak, figur ini juga pernah menjadi seorang birokrat dilingkungan Pemda Landak. Syahdan Anggoi juga pernah tercatat sebagai Calon Bupati Landak pada Pilkada lima tahun yang lalu. 

Sementara itu saat dikonfirmasi diruang kerjanya, Ketua KPU Landak, Lomon menyatakan  sesuai tahapan hari pertama Pendaftaran Bakal Paslon Bupati Dan Wakil  Bupati Landak tanggal 21 September 2016. Pendaftaran dimulai pada pukul 08.00 s.d 16.00 Wib.

“Hari kedua tanggal 22 September 2016, pukul 08.00 s.d 16.00 Wib. Kemudian masuk hari ketiga tanggal 23 September 2016, dari pukul 08.00 s.d 24.00 Wib,” kata Lomon.

Lomon mengatakan, hingga pukul 11.45 Wib, belum ada satupun bakal pasangan calon yang menyatakan untuk datang ke Sekretariat KPU Landak melakukan pendaftaran.

“Dari saat kita Rakor pada tanggal 19 September 2016 lalu, ada dua Bakal Pasangan Calon memastikan untuk daftar ke KPU Landak,” katanya.

Kedua Bakal Pasangan Calon itu, kata Lomon, pertama pada tanggal 22   September 2016,  mendaftar pasangan calon Vinsensius dan Syahdan Anggoi. Kemudian Bacalon kedua pasangan Karolin – Heriadi pada tanggal 23 September 2016 dihari terakhir.

“Itulah yang dapat kami sampaikan pada saat Rakor di Provinsi pada tanggal 19 September 2016,”  jelas mantan aktifis Dayakologi Kalimantan Barat ini.

Disinggung pada saat pendaftaran ada yang ganda dalam surat pernyataan dari partai politik? Lomon menyatakan akan memeriksa berkas, selanjutnya akan diverifikasi, saat pendaftaran, bila ada berkas syarat  yang kurang harus diperbaiki, bila ada yang belum lengkap harus diserahkan.

“Syarat pencalonan mutlak diserahkan, surat persetujuan Parpol  dan surat-surat lainnya sesuai dengan syarat pendfataran,” pungkas Lomon.

Jika Vinsensius batal mendaftar, praktis hanya akan ada satu pasangan calon yang diprediksi tetap mendaftarkan diri ke KPU Landak. Bila kondisi ini terjadi, berarti warga Binua Landak akan dihadapkan dengan pilihan setuju atau tidak. Atau dihadapkan pada skenario lain, munculnya Bakal Calon “Boneka” pada detik-detik terakhir masa pendaftaran? 

Sumber : http://www.Landakpost.com

Turnamen Sepakbola, Ketua DPRD Bengkayang Cup I Total Hadiah 5.639 Dollar


​UTUSAN RAKYAT, Bengkayang – Berdasarkan hasil rapat yang digelar Asosiasi PSSI Kab Bengkayang 15 September 2016 Pukul 19:00 di Sekretariat KONI Kab. Bengkayang Jalan Raya Sanggau Ledo Sibopet Kelurahan Sebalo, tahun ini akan digelar turnamen sepakbola sebagai bagian dari peringatan HUT DPRD Bengkayang.

Gelaran Turnamen Sepakbola ini akan memperebutkan Piala bergilir “Ketua DPRD Cup” yang pertama sejak terbentuk 9 September 1999 lalu. Adapun total hadiah yang disiapkan penyelenggara adalah sebesar Rp.75 juta atau sekitar USD 5.639 (kalkulasi USD 1 =  Rp.13.300) sebagai uang pembinaan.

Dalam penyelenggaraannya, pihak panitia membatasi tim peserta mesti berasal dari tim/klub lokal namun boleh menyertakan maksimal 5 pemain luar. Turnamen yang rencananya digelar 29 September 2016 tersebut akan menggunakan Lapangan Sepakbola Kompi 641/Raider sebagai venue pertandingan. 

Ketua Panitia: Fabianus Are, S.Ag. Sekretaris: Martinus, SH, MH. Bendahara: Akai.

Sumber : Yopi Cahyono, Humas KONI Bengkayang