Pahami “Jaminan Fidusia” Agar Kendaraan Kredit Tak Ditarik Semena-mena


UTUSAN RAKYAT, Jakarta – Layanan kredit kendaraan bermotor tampak membantu masyarakat untuk memenuhi kebutuhan akan transportasi. Namun, ada beberapa ‘rambu’ yang perlu Anda ketahui sebelum mengambil kredit yang tepat.

Salah satu yang perlu Anda perhatikan adalah jaminan Fidusia.
Kendaraan bermotor yang dilengkapi dengan jaminan Fidusia seperti diatur dalam Undang-undang Nomor 42 Tahun 1999 disebutkan dapat ditarik pihak kreditur tanpa memakai jasa debt collector alias penagih utang.

Dengan adanya jaminan Fidusia, kreditur tak akan semena-mena ditarik kendaraannya oleh
debt collector. Pihak leasing nantinya menarik kendaraan bermotor yang wanprestasi, tanpa memakai intimidasi juga.
Menurut Director Chief Sales and Distribution Adira Finance, Hafid Hadeli, seluruh kendaraan yang menggunakan jasa pembiayaan dari perusahaannya menggunakan jaminan Fidusia.

“Hak Fidusia itu mulai berlaku setelah krisis tahun 1998, dikeluarkan jaminan fidusia sebenarnya untuk memproteksi. Kita masih menggunakan. Sebenarnya perjanjian kredit itu untuk proteksi kita dan ada ketentuan yang mengatur itu,” ungkapnya kepada VIVA.co.i d, baru-baru ini.

Dijelaskan, jaminan Fidusia adalah perjanjian utang-piutang antara kreditur dan debitur yang melibatkan penjaminan yang kedudukannya tetap dalam penguasaan pemilik jaminan. Jaminan ini harus dibuatkan Akta Notaris untuk didaftarkan ke kantor pendaftaran Fidusia.

Saat ini, memang banyak pihak leasing yang enggan memberikan jaminan Fidusia. Alasannya, karena mereka harus menanggung biaya pembuatan Fidusia yang bisa mencapai Rp1 juta per kendaraan.

Karena tidak ada jaminan Fidusia, pihak leasing seharusnya tidak punya hak eksekusi langsung terhadap objek yang dijaminkan. Hafid menegaskan apabila terjadi penarikan kendaraan, pihaknya akan melakukan secara baik-baik dan sopan.

“Masih ada penarikan untuk kendaraan yang tidak bisa dibayarkan. Penarikan biasanya dilakukan karyawan kita tapi bisa juga partner dari PT lain. Penarikan itu pokoknya jadi solusi terakhir. Kalau enggak pakai jaminan Fidusia saya kurang tahu ya, tapi yang pasti kami di sini menjalankan sistem sesuai peraturan,” kata dia.

Penulis : Rendra Saputra
Sumber : viva.co.id

“HUT PEMDA BENGKAYANG Ke-17”

Advertisements

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s