Bupati Buka Kegiatan Musrenbang Wilayah III


UTUSAN RAKYAT, Bengkayang – Bupati Bengkayang 2016-2021, Suryadman Gidot, M.Pd Saat Membuka Kegiatan Musyawarah Perencanaan Pembangunan (Musrenbang) Tingkat Kecamatan di Wilayah III (Bengkayang, Teriak, Lumar, Sungai Betung).

Kegiatan ini dihadiri oleh Camat, TNI/Polri, Anggota DPRD, SKPD terkait, Kepala Desa, BPD & perangkat masing-masing : Bengkayang (60 orang), Teriak (50), Lumar (25), Sungai Betung (30).

Dalam sambutannya, Bupati menekankan kepada Kepala Desa agar dapat mengusulkan pembangunan terhadap hal-hal yang mendasar dan terfokus sehingga target pembangunan dicapai dan dirasakan masyarakat.

35 Perguruan Tinggi Swasta Berubah Negeri, Politeknik Ketapang & Sambas Diantaranya


UTUSAN RAKYAT, Jakarta – Seluruh dosen dan tenaga kependidikan di 35 Perguruan Tinggi Swasta diangkat menjadi Pegawai Pemerintah dengan Perjanjian Kerja (PPPK). Hal ini seiring dengan perubahan status 35 PTS menjadi perguruan tinggi negeri (PTN).

Berubahnya status dosen dan tenaga kependidikan itu tertuang dalam Peraturan Presiden Nomor 10 Tahun 2016 Tentang Dosen dan Tenaga Kependidikan pada Perguruan Tinggi Negeri (PTN) Baru.

Dalam Perpres yang diteken Presiden pada 1 Februari 2016 itu disebutkan ada 35 PTS yang beralih menjadi PTN, yaitu: Continue reading

Atraksi Tatung, Tersisa di Bengkayang dan Sekitarnya


image

Tatung

CAP GO MEH 2016 – Keberadaan Tatung, boleh dikatakan hampir punah. Di Indonesia, atraksi atraksi langka para Tatung ini hanya dapat dijumpai di Bangka Belitung dan Kalimantan Barat. Bahkan di Negeri asalnya, atraksi yang kerap dilakukan pada hari ke-15 setelah Imlek ini sudah sulit ditemui. Tatung merupakan orang yang memiliki kemampuan berkomunikasi dengan roh leluhur yang berasal dari Negeri China.

image

Tatung

Khusus di Kalimantan Barat, Atraksi para Tatung masih bisa kita jumpai di Kabupaten Bengkayang dan sekitarnya, seperti Singkawang dan Sambas.

Tatung adalah media utama Cap Go Meh. Pengusiran roh-roh jahat dan peniadaan kesialan dalam Cap Go Meh disimbolkan dalam pertunjukan Tatung . Atraksi Tatung dipenuhi dengan mistik dan menegangkan, karena banyak orang kesurupan dan orang-orang inilah yang disebut Tatung. Upacara pemanggilan Roh dipimpin oleh pendeta yang sengaja mendatangkan roh orang yang sudah meninggal untuk merasuki Tatung.

Roh-roh yang dipanggil diyakini sebagai roh-roh baik yang mampu menangkal roh jahat yang hendak mengganggu keharmonisan hidup masyarakat. Roh-roh yang dipanggil untuk dirasukkan ke dalam Tatung diyakini merupakan para tokoh pahlawan dalam legenda Tiongkok, seperti panglima perang, hakim, sastrawan, pangeran, pelacur yang sudah bertobat dan orang suci lainnya.

image

Tatung

Roh-roh yang dipanggil dapat merasuki siapa saja, tergantung apakah para pemeran Tatung memenuhi syarat dalam tahapan yang ditentukan pendeta. Para Tatung diwajibkan berpuasa selama tiga hari sebelum hari perayaan yang maksudnya agar mereka berada dalam keadaan suci sebelum perayaan.
Dalam atraksi Tatung yang sudah dirasuki roh orang meninggal bertingkah aneh, ada yang menginjak-injak sebilah mata pedang atau pisau, ada pula yang menancapkan kawat-kawat baja runcing ke pipi kanan hingga menembus pipi kiri.

Anehnya para Tatung itu sedikit pun tidak tergores atau terluka. Beberapa Tatung yang lain dengan lahapnya memakan hewan atau ayam hidup-hidup lalu meminum darahnya yang masih segar dan mentah.

Sumber : #Tulisan Yudhistira #wikipedia

Gidot : “Pemda Sudah Siapkan 100 Hektar Untuk Pembangunan PPLB,”


image

Bupati Bengkayang, Suryadman Gidot

UTUSAN RAKYAT, Bengkayang – Pemda Bengkayang setakat ini telah menyiapkan lahan seluas 100 Hektar lebih bagi pembangunan Pos Pemeriksaan Lintas Batas (PPLB) di Jagoi Babang. Hal ini dikatakan Bupati Bengkayang, Suryadman Gidot yang disiarkan RRI Pontianak, Minggu (21/2). Disampaikannya juga, pembangunan PPLB merupakan kewenangan Pemerintah Pusat, sedangkan daerah sifatnya membantu. Disamping itu, pembangunan PPLB juga dimaksud untuk mendukung persaingan dalam era Masyarakat Ekonomi ASEAN (MEA).

Sumber : RRI Pontianak

Banjir di Kota Bengkayang, Bukan Berita Baru


image

Banjir landa kota Bengkayang

UTUSAN RAKYAT, Bengkayang – Hujan dengan intensitas tinggi pada Februari 2016 ini menyebabkan banjir dibeberapa daerah yang ada di Kabupaten Bengkayang. Pelanggan utamanya, Kecamatan Bengkayang dan Seluas (Ledo hingga kini belum ada kabar). Continue reading

Jembatan Tua di Lumar, Terputus


image

Jembatan Lumar

image

Jembatan Lumar

image

Jembatan Lumar

LUMAR – Banjir bandang akibat hujan deras selama beberapa waktu menyebabkan jembatan yang menghubungkan Bengkayang-Sanggau Ledo di Lumar terputus, Jumat malam (19/2/2016). Namun Jembatan yang lebih dikenal dengan Jembatan Hartoyo (Kontraktor yang mengerjakan bernama Hartoyo) itu pada Sabtu (20/2) sudah bisa dilalui setelah diperbaiki seadanya (penimbunan). Jembatan Hartoyo ini berada diatas Anak Sungai Ledo/Sungai Sambas Kecil yang mana air Sungai berasal dari daerah Gunung Bawang.

Satu minggu sebelum terputus, jembatan yang dibangun pada tahun 1980-an ini memang sudah tampak rapuh. Bagian dasar pondasi terlihat sudah menggantung sehingga tak mampu menampung beban dari atas.

Jembatan Hartoyo ini merupakan jembatan yang menghubungkan Kota Bengkayang dengan daerah perbatasan Malaysia (Kec. Jagoi Babang) serta 5 Kecamatan lainnya.

Proyek Kementerian ESDM di Rukmajaya Tak Memberikan Manfaat


image

Sumur Bor yang dibangun Kementerian ESDM di Desa Rukmajaya tak berfungsi

UTUSAN RAKYAT, Sungai Raya Kepulauan – Dibangun pada tahun 2013, Proyek Sumur Bor Kementerian Energi Sumber Daya Mineral (ESDM) & Badan Geologi tak memberikan manfaat semestinya bagi warga Desa Rukmajaya. Continue reading