Bangga Bercampur Prihatin…!!! Gaudensius Lulus Masuk Fakultas Kedokteran Ditengah Ketidakberdayaan Keluarga


image

Gaudensius, Mahasiswa Kedokteran Untan yang dibeasiswakan Pemda Bengkayang

UTUSAN RAKYAT, Lumar – Beberapa hari sebelum ini, kabar gembira menghampiri masyarakat Dusun Sebol, Desa Tiga Berkat, Kecamatan Lumar. Terlebih lagi bagi Ibu Donata Takeng dan keluarga. Putra sulungnya, Gaudensius (18) menjadi orang pertama
di Dusun Sebol yang berhasil lulus dalam seleksi masuk Fakultas Kedokteran Untan 2015/2016 melalui jalur beasiswa Pemda Bengkayang. Dan jika berhasil menyelesaikan studi, Gaudensius akan menjadi warga Kecamatan Lumar pertama yang menjadi Dokter.

Sebuah prestasi yang cukup membanggakan hasil dari didikan tenaga pendidik di SMAN 1 Lumar selama ini.

Gaudensius lulus dalam seleksi masuk Fakultas Kedokteran Universitas Tanjungpura setelah mendapat dukungan dari pihak sekolah yang terus memberikan motivasi dan dorongan kepadanya untuk terus maju. Hingga akhirnya, Dia berhasil menduduki peringkat ke-10 dari 10 jatah beasiswa yang diberikan Pemda Bengkayang.

“Senin ini (besok, 24/8/2015), Gaudensius sudah berangkat ke Pontianak,” demikian informasi dari salah seorang guru SMAN 1 Lumar, Benediktus, S.Pd.

Dari kejadian ini, penulis yakin mujikzat Tuhan bekerja dalam diri Gaudensius. Bagaimana tidak, sulung dari empat bersaudara ini boleh diktakan berasal dari keluarga yang kurang mampu. Sejak kecil sudah belajar hidup tanpa bimbingan dan perhatian Ayah kandungnya. Sementara Ibunya semenjak ditinggalkan suami (Janda) hanya seorang Ibu Rumah Tangga yang mencari nafkah dengan bekerja pada orang. Itupun pendapatannya tak seberapa, syukur-syukur bisa mencukupi kebutuhan dapur.

Semenjak ditinggalkan Ayah kandungnya, Gaudensius bersama adik-adiknya diboyong Ibunya untuk tinggal dirumah Kakek Buyut mereka yang kini diwariskan kepada paman Ibunya. Di Sebol, paman Ibunya itu biasa disapa, Wak Jaya.

Wak Jaya mengadikan diri sebagai orang tua bagi Gaudensius bersaudara. Pendapatannya sebagai petani dan pandai pengobatan tradisional sebagian dimanfaatkan untuk memenuhi kebutuhan Gaudensius bersaudara. Wak Jaya ini merupakan adik kandung dari Kakek Gaudensius. Bahkan setelah kelulusan Gaudensius, Wak Jaya dikabarkan telah menjual sebidang sawah sebagai persiapan apabila sewaktu-waktu dibutuhkan dalam masa studi.

Berdasarkan informasi dari Pihak SMAN 1 Lumar, remaja kelahiran 12-2-1997 ini, sejak kelas X hingga XII selalu menjadi juara kelas. Hasil UN yang diraihnya 70.77 dengan bidang studi Kimia yang tertinggi, yakni 95. Disamping prestasi akademik, Gaudensius juga aktif dalam kegiatan ekstra sekolah seperti Pramuka, Olahraga, Paduan Suara dll.

“Salah satunya, juara III pada lomba pidato tingkat SMA se-UPT Rayon 2 Bengkayang pada HUT Sumpah Pemuda 28 Oktober 2014,” tambah Benediktus.

Selamat buat Gaudensius. Semoga jadi motivasi pelajar lain. Terimakasih buat SMAN 1 Lumar yang telah mendidik Gaudensius. Serta Terimakasih kepada Pemda Bengkayang yang telah memberi ruang bagi Gaudensius. (Krisantus).

***SELAMAT HUT KEMERDEKAAN RI Ke-70***

Advertisements

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s