Gidot Kembalikan Berkas di DPD Golkar Bengkayang


Suryadman Gidot, M.Pd mengembalikan berkas di Sekretariat DPD II Golkar Bengkayang

Suryadman Gidot, M.Pd mengembalikan berkas di Sekretariat DPD II Golkar Bengkayang

UTUSAN RAKYAT, Bengkayang – Figur yang digadang-gadang maju pada Pilkada Gubernur Kalbar 2018 yang juga Bupati Bengkayang, Suryadman Gidot, M.Pd tengah menyiapkan diri untuk kembali berkompetisi pada Pilkada Bengkayang Desember 2015 mendatang, Rabu 24 Juni lalu mengembalikan berkas pendaftaran di Sekretariat DPD II Partai Golkar Kabupaten Bengkayang versi Aburizal Bakrie (kubu yang menang di PTUN).

Saat pengembalian berkas, ini disambut oleh Ketua Tim Seleksi Pencalonan Bupati dan sekaligus Ketua II DPD-Golkar Ir.Siman Siahaan, Sektretaris DPD-Golkar Nur Azman, SH dan Sekretaris II DPD-Golkar Wellyus. Partai Golkar Bengkayang sendiri membuka pendaftaran bakal calon Bupati dan Wakil Bupati pada 22-24 Juni 2015.

Saat pengembalian berkas, Ketua DPD Partai Demokrat Kalimantan Barat itu didampingi Bakal Calon Wakil Bupati, Drs. Agustinus Naon, M.Si dan Ketua dari Sembilan Partai Politik. Sembilan koalisi partai yang mengusung pasangan Gidot-Naon diantaranya, Demokrat, Gerindra, Hanura, PKPI, PKB, PPP, PAN, PKS dan GOLKAR.
Suryadman Gidot ditemui usai penyerahan berkas kepada Tim Penjaringan mengaku sangat penting melakukan pendekatan dengan partai lain, salah satunya Golkar. Sebab, di Kabupaten Bengkayang tidak ada satu pun partai yang bisa mengusung calonnya sendiri karena ketersediaan kursi belum mencukupi.

“Partai Demokrat juga belum mencukupi, dan perlu berkoalisi dengan partai lain. Jadi kami mendaftar di Golkar,” ungkap satu-satunya figur asal Bengkayang yang memimpin Parpol ditingkat propinsi Kalbar tersebut dalam sambutannya.

Pengurus Koalisi 9 Parpol Saat Suryadman Gidot, M.Pd mengembalikan berkas di Sekretariat Golkar

Pengurus Koalisi 9 Parpol Saat Suryadman Gidot, M.Pd mengembalikan berkas di Sekretariat Golkar

Sementara itu, menurut Sekretaris DPD-Golkar Wellyus, mengatakan persyaratan bakal calon bupati, mengacu pada petunjuk teknis (juknis) DPD Golkar Propinsi dan DPP Pusat. Sedangkan syarat umumnya sesuai dengan peraturan perundang-undangan KPU. Dia juga menambahkan, membangun Bumi Sebalo perlu kesenambungan antar partai untuk koalisi dan membangun daerah perlu kebersamaan. Sebab itu, meski ada perbedaan, Wellyus berharap proses Pilkada bisa berjalan dengan baik.

“Kita berharap selama proses pilkada berjalan dengan baik. Mulai dari pencalonan sampai pemilihan,” saran Wellyus.

Selaku Ketua Tim penjaringan partai Golkar, Wellyus menjelaskan setelah pengembalian berkas seluruh bakal calon, pihaknya langsung melakukan verifikasi. Kemudian akan dilakukan survei terhadap para Calon Bupati dan Wakil Bupati yang mendaftar di partai Golkar. Hal ini bertujuan untuk melihat tingkat kepopuleran bakal calon yang mendaftar.

“Berkas akan segera kita hantar di provinsi, untuk survei nanti tim akan melihat elektabilitas calon-calon yang mendaftar. Hasilnya ini akan menentukan siapa yang akan diusung Partai Golkar dalam Pilkada mendatang,” ujarnya di hadapan sejumlah wartawan.

Disampaikan, Golkar menurutnya optimis mendukung pasangan Gidot-Naon, sebab penjaringan, kata dia, tidak hanya berlaku bagi kader Golkar saja. Sehingga, tidak menutup kemungkinan calon yang diusung Partai Golkar dari partai lain jika hasil survei elektabilitasnya tinggi.

“Kami optimis Golkar mendukung pasangan Gidot-Naon, figur yang tertinggi elektabilitasnya, yang disenangi masyarakat,” Tutup Wellyus.

Penulis : J. Panago
Sumber : Borneo Bersatu Maju (BBM)

Advertisements

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s