Deti, Penderita Tumor Ganas Butuh Bantuan


image

Deti, Penderita Tumor Ganas bersama Ibunya. FOTO Bob Suryadi

UTUSAN RAKYAT, Sintang – Deti (4) Gadis Balita dari keluarga tidak mampu yang menderita tumor ganas di matanya tergolek lemas di RSUD M Joen Sintang.

Buah hati dari pasangan Teodorus Setin dan Sisilia asal Desa Sugai Seria Dusun Mungguk Lubuk RT 1/RW 1 Kecamatan Ketungau Hulu tersebut, menderita penyakit tumor ganas dimatanya sejak tiga bulan terakhir. Bahkan sudah beberapa kali masuk rumah sakit, namun kondisinya tak kunjung membaik.

Kondisi ini ternyata menyentuh hati Bupati Sintang Milton Crosby M Si dan Wakil Bupati Sintang Ignasius Juan MM untuk menjenguk bocah malang itu. Didampingi Direktur Rumah Sakit Ade M Joen Sintang, dr Rosa Tripina serta Kepala Dinas Kesehatan dr Harisinto Linoh, Bupati dan Wakil Bupati melihat langsung kondisi Deti di ruang perawatan, Jumat (19/6).

image

Deti, Penderita Tumor Ganas. FOTO Endang Kusmiyati

Direktur RSUD M Joen Sintang dr Rosa Tripina mengatakan pasien atas nama Deti, sudah dirawat dan telah dilakukan pemeriksaan di Rumah Sakit M Joen dan secara teknis sudah dilakukan oleh dokter.

Menurutnya, Deti akan di rujuk ke Rumah Sakit yang ada di Pontianak. Setelah di tangani di Pontiankan, Deti ini juga akan kita rujuk ke Rumah Sakit Kanker Darmais Pusat rujukan kanker Indonesia yang ada di Jakarta.

Bagi yang berkenan berdonasi untuk DETI, silahkan langsung dikirim ke Nomor Rekening 0304-01-016672-53-2 Atas Nama DOMPET SIMPATIK KEMANUSIAN SINTANG di Bank BRI Cabang Sintang.

Saat ini Deti sudah di RS Sudarso dan menunggu di rujuk ke RS Darmais Jakarta. Deti membutuhkan biaya tiket pesawat untuk ibu dan kakeknya yg mendampingi serta biaya hidup sehari-hari selama di Jakarta. Terimakasih.

***SURYADMAN GIDOT MENUJU KURSI GUBERNUR KALIMANTAN BARAT 2018***

Princes Vanesa Kedokng, Daftar TK Amkur


image

Princes Vanesa Kedokng

Hari Senin, 15 Juni, kami bertiga membawa Putri sulungku, Princes Vanesa Kedokng untuk didaftarkan di TK Amkur, Ngabang. Taman Kanak-kanak yang dikelola oleh para Biarawan/i yang bertugas di Paroki Salib Suci Ngabang.

Setelah menyerahkan berkas pendaftaran berupa akte kelahiran, setiap orang tua diwajibkan membayar biaya masuk sebesar Rp.3 juta. Biaya tersebut digunakan untuk mendapatkan fasilitas peserta TK, termasuk pakaian.

“Tanggal 13 Juli mulai masuk,” kata salah seorang panitia yang melayani kami.

Saat didaftarkan, putriku sudah berusia 5 tahun 6 bulan lebih. Sebelumnya selama 2 tahun, Echa (panggilan Vanesa) bermain di PAUD Dara Itam, Ngabang.

Selamat Memulai Memahami Hidup, Anakku…!!

***SURYADMAN GIDOT MENUJU KURSI GUBERNUR KALIMANTAN BARAT 2018***

PLN : “Empat Daerah di Kalbar Defisit Daya Listrik,”


image

Lampu Lampion

UTUSAN RAKYAT, Pontianak – Kepala PT. PLN Kalimantan Barat, Hot Marua Bakara mengatakan saat ini empat daerah yang ada di Kalbar mengalami defisit daya listrik dan sedang dalam tahap pembenahan. Continue reading