Pilkada Serentak || Dapat Diundur Apabila….


image

Bupati Bengkayang, Suryadman Gidot berencana maju pada Pilkada Gubernur Kalbar 2018

UTUSAN RAKYAT, Bengkayang – Pilkada serentak di 269 daerah yang rencana akan digelar Desember 2015 belum tentu dapat berjalan tepat waktu alias masih bisa diundur.

Kondisi ini terjadi apabila

kebutuhan anggaran yang diperuntukkan bagi penyelenggara, pengawas dan pengamanan Pilkada diproses secepat mungkin. Hal ini seperti disampaikan Anggota Komisi II DPR dari Fraksi Partai Amanat Nasional (PAN), Yandri Susanto.

Dimana, Dia tak menepis potensi penyelenggaraan Pilkada serentak 2015 bisa diundur, bila kebutuhan anggaran di KPU, Bawaslu dan pengamanan oleh kepolisian tak segera diselesaikan.
Karena itu, pekan depan DPR menginisiasi adanya rapat gabungan dengan Menteri Keuangan, KPU, Bawaslu serta Polri untuk mencari solusi penganggaran rangkaian pilkada tersebut. Yandri menilai, ini lampu kuning bagi pesta demokrasi tersebut.

“Polisi juga belum ada anggarannya, Bawaslu belum cukup, KPU juga belum. Kami akan lakukan rapat gabungan mencari titik temu atau solusi atas persoalan tadi. Karena bisa jadi Pilkada diundur atau dipaksakan lanjut dengan karut marut,” kata Yandri di gedung DPR Jakarta, Kamis (11/6).

Nah, bila sampai terjadi pengunduran jadwal Pilkada yang telah ditetapkan dalam Undang-undang diselenggarakan 9 Desember mendatang, maka Presiden Joko Widodo harus menerbitkan Peraturan Pemerintah Pengganti Undang-undang (Perppu).

“Kalau diundur maka harus ada Perppu dan revisi UU Pilkada. Apalagi, di daerah rekening Panwas tidak diakui oleh Pemda sehingga tidak bisa mencairkan dana hibah,” ujarnya.

Sementara pada pemberitaan sebelumnya, Komisioner Komisi Pemilihan Umum (KPU) Arief Budiman mengungkapkan, masih ada 14 dari 269 daerah yang akan menggelar pilkada pada 9 Desember nanti belum mencairkan anggarannya. Padahal, batas akhir pencairan anggaran untuk pilkada tahun ini adalah 8 Juni nanti. Merujuk pada data terakhir KPK, sudah 255 daerah yang mencairkan anggaran.

“Jadi ada sekitar 14 daerah lagi yang belum mencairkan,” ujar Arief di Jakarta, Jumat (5/6).

Meski begitu, Arief memastikan 14 pemerintah daerah yang belum mencairkan anggaran pilkada itu sudah memberikan jaminan untuk menggelontorkannya dalam waktu dekat. Terlebih, ke-14 Pemda itu juga sudah menandatangani naskah perjanjian hibah daerah (NPHD) sebagai dasar penggelontoran anggaran pilkada.

Berdasarkan data KPU, 14 daerah yang belum mencairkan anggaran pilkada antara lain Kabupaten Muko-Muko, Kabupaten Seluma, Kabupaten Bengkuli dan Kabupaten Kaur di Provinsi Bengkulu.

Sedangkan di Jambi ada satu kabupaten yang belum mencairkan anggaran pilkada. Yakni Kabupaten Tanjung Jabung Barat. Kemudian ada Kota Banjar Baru dan Kabupaten Balangan di Kalimantan Selatan, Kabupaten Kepulauan Anambas di Kepulauan Riau, Kabupaten Pesisir Barat di Lampung, Kabupaten Belu di Nusa Tenggara Timur, Kabupaten Pegunungan Arfak dan Manokwari Sepatan di Papua Barat, Kabupaten Mamuju Barat di Sulawesi Barat dan Kabupaten Karo di Sumatera Utara.

Sedangkan dari Data Badan Pengawas Pemilu (Bawaslu) menyebut, 117 dari 269 daerah yang akan menyelenggarakan Pilkada 9 Desember mendatang ternyata belum menandatangani Naskah Perjanjian Hibah Daerah (NPHD) dana pengawasan.

Anggaran ini sedianya dialokasikan untuk Panitia Pengawas Pemllu (Panwaslu) guna mengawasi jalannya Pilkada. Namun, anggota Bawaslu Nasrullah mengakui, masalah ini dipicu belum adanya kesepahaman jumlah biaya pengawasan sehingga pemda belum berani tanda tangan.

“Jadi data ini sampai dengan hari Senin kemarin, baru 152 dari 269 Panwas tingkat kabupaten dan kota yang sudah tanda tangan. Masih ada 117 yang belum,” kata Nasrullah dalam rapat di Komisi II DPR Jakarta, Rabu (10/6).

Sumber : JPNN

Email KRISANTUS : (1). rajaborneo@gmail.com (2). raja_borneo@yahoo.com

Advertisements

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s