*Pilkada Melawi 2015 || Anak (Alm.) Suman Kurik Daftar di Golkar


UTUSAN RAKYAT, Melawi – Terik matahari di Pulau Borneo yang menyengat, Kamis (7/5) siang, tidak menyurutkan langkah Bartholomeus Brama, menuju Sekretariat DPD Partai Golkar Kabupaten Melawi.

Kedatangan Brama tersebut untuk mendaftarkan diri sebagai bakal calon pada Pemilihan Kepala Daerah (Pilkada) pada 9 Desember 2015 mendatang.

Brama yang merupakan anak bungsu Bupati Melawi pertama (Alm.) Drs. Suman Kurik, MM ini sudah memantapkan diri untuk bersaing dalam penjaringan bakal calon Kepala Daerah Melawi periode 2015-2020. Pemikiran segar, kreatif, dan bersih, ditawarkan layaknya oase ditengah tandusnya tata pemerintahan nan usang demi memajukan Kota Juang.

Semangat pemuda 28 tahun itu makin berlipat menyadari banyaknya dukungan mengalir ke dirinya yang juga kader Partai Demokrasi Indonesia Perjuangan (PDIP) tersebut. Setidaknya sejumlah tokoh masyarakat nampak menyertai saat pendaftaran di Kantor Golkar Melawi, diantaranya Darsono (mantan anggota DPRD Melawi), Yulis (pengurus DPC PDIP Melawi), Toni (tokoh masyarakat desa Batu Buil), dan Hermas (Kepala Desa Laman Togap Kecamatan Tanah Pinoh Barat). Selain itu, turut serta juga Tomas (Kepala Desa Sungai Mentoba Kecamatan Ella) dan Toni (Kepala Desa Kempangai Kecamatan Ella).

Tidak hanya itu, semangat muda, wawasan, dan kemampuan dalam mengolah pengalaman menjadi nilai tambah, dan menjadi modal bagi pemuda alumni Hubungan Internasional Universitas Pembangunan Negara (UPN) Veteran Yogyakarta ini untuk ikut untuk ikut seleksi dalam Pilkada mendatang.

“Saya yakin bisa berkontribusi membantu penuntasan masalah-masalah di Melawi,” ucap Brama saat ditemui wartawan usai penyerahan formulir pendaftaran di kantor kantor DPD Golkar Melawi.

Walaupun terbilang muda, namun Brama mengaku persinggungannya dengan dunia politik telah dimulai sejak ayahnya, (alm) Drs Suman Kurik MM, menjabat sebagai Bupati pertama Kabupaten Melawi pada periode 2005-2010 silam.

“Masih lekat dalam ingatan saya slogan yang diusung almarhum ayah ketika maju dalam Pilkada Melawi 2005. Bersatu untuk maju, modal saling percaya, adil, tertib, dan sejahtera untuk semua. Semangat ini masih relevan dalam menyikapi kondisi di Melawi saat ini,” tutur pemuda yang aktif dalam Komunitas Peduli Borneo (KPB) tersebut.

Kendati merupakan kader PDIP, Brama tidak menutup diri melangkah dalam bursa Pilkada menggunakan gerbong partai politik lain termasuk Golkar. Namun, dia juga telah mengonfirmasi bahwa dirinya tetap mengikuti penjaringan calon kepala daerah yang dilakukan internal PDIP. Seperti diketahui, Firman Muntaco, Bupati Melawi yang juga calon petahana dalam Pilkada Desember mendatang merupakan ketua DPD Golkar Melawi.

“Justru visi dan misi lebih fokus dan terarah. Karena sekali lagi, penekanannya adalah agar Melawi bisa bersatu. Hanya persatuan yang bisa membuat Melawi maju,” tegas Brama.

Dia mengingatkan agar hal-hal bersifat primordialisme tidak dijadikan komoditas politik. Hal itu hanya akan menyengsarakan masyarakat yang buta akan kepentingan para elit politik.

Walau begitu, belum menentukan akan mencalonkan diri sebagai bupati atau wakil bupati dalam pemilihan umum daerah hasil pemekaran Kabupaten Sintang pada 2003 silam tersebut. Dia masih akan mempelajari peta politik menjelang Pilkada sambil menjajaki sejumlah kemungkinan termasuk mendampingi calon petahana Firman Muntaco.

“Kita lihat saja nanti,” ucapnya.

Yang pasti, Brama mengaku siap jika disandingkan mendampingi Firman Muntaco pada pelaksanaan Pilkada kali ini. Dia meyakini, kehadiranya akan membawa arah pembangunan yang lebih baik. Optimisme ini bukan tanpa alasan. Pemuda yang punya perhatian besar di sektor ekonomi mikro, sosial, dan budaya ini, terus mengikuti sekaligus mempelajari arah pembangunan pemerintahan Kabupaten Melawi. Sejak pemerintahan Suman Kurik (alm) bersama Firman Muntaco pada 2005-2010 hingga sekarang.
Seperti terjadi beberapa tahun terakhir, dari lingkup lokal, nasional, bahkan global, kepemimpinan kaum muda yang segar dan bersih, muncul menjadi salah satu solusi menyikapi tuntutan perkembangan zaman.

Negeri ini mendambakan pemimpin dari generasi muda yang sanggup membawa gaya pelayanan publik menjadi lebih cepat, cekatan, dan berorientasi pada kesejahteraan masyarakat.

Penulis : Frans Somil
Sumber : wartajurnalis.com

Email KRISANTUS : (1). rajaborneo@gmail.com (2). raja_borneo@yahoo.com

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out /  Change )

Google photo

You are commenting using your Google account. Log Out /  Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out /  Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out /  Change )

Connecting to %s