Tiga Tahun Diserang Hama, Penyuluh Diminta Turun Tangan


image

Petani di Desa Capkala

UTUSAN RAKYAT, Capkala –
Tiga tahun terakhir lahan pertanian di Dusun Liuban, Desa Capkala kerap diserang hama Walang Sangat. Hasil panen diatas lahan seluas 20 hektar terancam, petani mengeluh dan mengharapkan adanya upaya pemerintah dalam hal ini Badan Penyuluh Pertanian untuk turun tangan.

Rahman Togar misalnya, salah seorang petani Liuban, mengeluh dengan kondisi tersebut. Jika biasanya dalam satu hektar Dia mampu mendapatkan 3 ton gabah kering, namun kali ini harus gigit jari. Hasil yang didapat jauh dari harapan.

“Hama Walang Sanget menggerogoti tanaman padi Saya,” ungkap Rahman, Rabu (6/5) di Capkala.

Ditempat yang sama, Hendrik selaku Ketua RT.10 Desa Capkala, menjelaskan, untuk RT 10 dan RT 05, Dusun Kecipu Desa Capkala diperkirakan seluas 4 Hektar sawah juga ikut diserang hama Walang Sanget.

Atas masalah yang menimpa para petani tersebut, Dia meminta agar para penyuluh yang bertugas di Kecamatan Capkala maupun di Badan Penyuluh Kabupaten untuk turun tangan membantu petani mengatasi permasalahan yang ada.

“Kami sangat mengharapkan keseriusan pemerintah dalam mengatasi persolan ini,” pungkas Hendrik. (Yulizar).

Email KRISANTUS : (1). rajaborneo@gmail.com (2). raja_borneo@yahoo.com

Advertisements

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s