Ketua DAD Tolak Program Pemerintah Jokowi


image

UTUSAN RAKYAT – Salah satu program pembangunan yang dicanangkan pemerintahan Presiden Jokowi melalui Kementerian Desa, PDT dan Transmigrasi di pulau Kalimantan mendapat penolakan dari Ketua Dewan Adat Dayak (DAD) Kalbar.

Program yang dimaksud terkait
penempatan 4 juta transmigran dari pulau Jawa pada lahan seluas 9 juta Hektar di Pulau Kalimantan, khususnya didaerah perbatasan. Penolakan tersebut disampaikan lansung salah satu Ketua DAD Kalbar, Yakobus Kumis melalui akun facebook. Berikut release ajakan/himbauan yang disampaikan :

*Yakobus Kumis

Himbauan dan Ajakan: Saya Drs. Yakobus Kumis, Ketua Dewan Adat Dayak Kalimantan Barat, menghimbau dan mengajak seluruh element yg menamakan dirinya dayak untuk ikut menolak transmigrasi di Kalbar khususnya dan Kalimantan pada umumnya.

Transmigrasi adalah bentuk ketidakadilan bagi masyarakat Dayak.

Transmigrasi adalah bentuk perampasan terhadap hak-hak dan kekayaan masyarakat adat Dayak.

Transmigrasi adalah upaya perampasan terhadap politik Masyarakat Dayak.

Transmigrasi adalah bentuk diskriminasi dan pemaksaan kekuasaan yg akan berdampak terciptanya Konflik.

Karena itu semua komponen Dayak mulai dari RT,RW, Dusun, Desa, Kecamatan, Kabupaten, Provinsi mari kita satukan kekuatan, satukan perjuangan Tolak Transmigrasi di Kalbar khususnya dan Kalimantan Umumnya.

Begitu juga Kami mengajak semua ormas dayak MADN, DAD PROV, DAD KAB/KOTA, DAD KEC. DAN SEMUA LSM-LSM DAYAK, NGO-NGO DAYAK. SATUKAN SIKAP, SATUKAN KEKUATAN TOLAK TRANSMIGRASI. SALAM PERJUANGAN

Kemarin pukul 10:07 · Publik · di Foto Sampul Tampilkan Ukuran Penuh · Kirim sebagai Pesan · Laporkan***

Email KRISANTUS : (1). rajaborneo@gmail.com (2). raja_borneo@yahoo.com

Advertisements

12 Comments

  1. Saya setuju, tolak transmigrasi… di kalbar.. dimana kekayaan alam kalbar hanya di gunakan dan di kelola oleh para pendatang.. dan kita akan menjadi orang asing di tanah sendiri… dimana kita sekarang mau cari makan saja susah.. apa lagi didatangkan para pendatang lagi… cuma mau ambil untung saja… dan juga di kasih tanah gratis… kita orng loka malah beli…

  2. dayak sudah maju untuk membangun daerah sendri tanpa hrus ada transmigrai dari jawa,, dayak punya anak cucu untuk generasi penerus membangun kalimantan, berikan saja otonomi daerah sepenuhnya kepada putra-putri borneo untuk membangun tanah kalimantan.. dayak bersatu berjuang menang…

  3. Dari pada ngurusin transimgrasi yg nambah padat kalbar aja… lebih baik tu jalan di kalbar di lebarin .. udah sempit… pohon tumbang aja udah macetin jalan.. dan susah cari jalan lain.. gx ada jln alternatif yg baik… trus orang kalbar di suruh KB di kurangi kturunannya… malahh di tambah pendatang org luar.. bodoh itu namanya…

  4. mungkin kita harus hati-hati dlm menyikapi persoalan ini. ada apa di balik fenomena ini? siapa yg diuntungkan karena adanya fenomenan ini? benarkah itu untuk kepentingan masyarakat atau hanya pihak-pihak tertentu yg merasa terancam. Menurut ku, masalah transmigrasi sudah ada sejak dulu. kenapa yg sekarang baru di permasalahkan? kalo masalah sistem pengelolaannya maka dibutuhkan bukti untuk menunjukkan kekurangannya. Jadi masalah ini bisa di selesaikan dengan kepala dingin.

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s