Kompetisi PSSI Dihentikan, Bupati Cup V Kick Off 7 Mei


image

Kick Off 7 Mei 2015

UTUSAN RAKYAT, Bengkayang – Komisi Eksekutif PSSI resmi mengumumkan penghentian semua kompetisi yang berada dibawah naungannya. Termasuk kompetisi Liga Sepakbola Indonesia (ISL). Namun hal itu tak berlaku bagi penyelenggaraan kompetisi Bupati Cup ke- V yang merupakan agenda resmi PSSI Pengcab Bengkayang.

Ajang dua tahunan tersebut tetap berlangsung dan akan dimulai secara resmi pada 7 Mei 2015 dengan BATU PANAMPE Versus INTAN BERLIAN PERKEBUNAN (IBP) sebagai tim pembuka pertandingan. Kompetisi yang memperebutkan total hadiah Rp.60 juta ini menggunakan format pertandingan setengah kompetisi dan akan diselenggarakan sepenuhnya di Lapangan Sepakbola Basuki Rachmat (BRC).

*Kompetisi PSSI Dihentikan

Persatuan Sepak Bola Seluruh Indonesia (PSSI) memutuskan secara resmi menghentikan semua kompetisi sepak bola musim 2015. Keputusan itu diambil dalam rapat Komite Eksekutif PSSI yang berlangsung di kantor PSSI, Senayan, Sabtu, 2 Mei 2015.

“Kompetisi ISL (Indonesia Super League) 2015 dinyatakan Force Majeure sehubungan dengan kondisi luar biasa di luar PSSI yang menyebabkan kompetisi tidak bisa berjalan dengan baik, kompetisi tidak bisa tuntas diselesaikan, jadi kompetisi digentikan,” ujar Wakil Ketua Umum PSSI, Hinca Panjaitan, usai rapat Exco PSSI, seperti dikutip dalam situs resmi PSSI , Sabtu, 2 Mei 2015.

Hinca menjelaskan penyebab utama Exco PSSI memutuskan membubaran kompetisi adalah pembekuan PSSI oleh Menteri Pemuda dan Olahraga Imam Nahrawi dan tidak terbitnya izin kepolisian untuk menggelar semua pertandingan ISL yang sekarang bernama Qatar National Bank League. Karena kondisi Force Majeure itu, Hinca menambahkan, seluruh aktifitas sepakbola di kompetisi ISL hingga dan semua kompetisi di jajaran pembinaan hingga Piala Suratin dinyatakan selesai tanpa bisa dituntaskan. Jadi, kompetisi 2015 ini dinyatakan stop tanpa ada lanjutan kompetisi.

CEO PT Liga Indonesia, Joko Driyono, mengatakan pihaknya bukan sebagai pengambil keputusan. Artinya, PT Liga hanya bisa mengikuti apapun keputusan dari Exco PSSI.

“Atas keputusan Exco PSSI ini, maka PT Liga Indonesia memutuskan kompetisi ISL 2015 stop, berhenti, selesai tidak tuntas dengan kondisi Force Majeure yang telah ditetapkan ini,” ujar Joko. Untuk kelanjutan kompetisi, Joko menambahkan, tergantung juga pada keputusan PSSI. “Bila nanti ada perubahan keputusan dari Exco PSSI, maka kompetisi akan dimulai dengan nama yang baru, bisa saja Kompetisi ISL 2015-2016 atau Kompetisi ISL 2016,” imbuh mantan Sekretaris Jenderal PSSI itu.

Rapat Komite Eksekutif PSSI dihadiri oleh Ketua Umum PSSI, La Nyalla Matalitti, dua wakilnya Hinca dan Erwin Dwi Budiawan, semua anggota Komite Eksekutif PSSI kecuali Dodi Alex Reza Noerdin, dan Joko Driyono selaku pimpinan tertinggi manajemen PT Liga Indonesia. Rapat berlangsung tertutup.

Facebook : Krisantus Roy

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out /  Change )

Google photo

You are commenting using your Google account. Log Out /  Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out /  Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out /  Change )

Connecting to %s