Definisi Desa Wisata


Ritual Adat Dayak Bakati' Binua Sajarik Baya, Kecamatan Ledo, Bengkayang

Ritual Adat Dayak Bakati’ Binua Sajarik Baya, Kecamatan Ledo, Bengkayang

UTUSAN RAKYAT – Sebanyak 1986 Desa di Kalimantan Barat memiliki potensi untuk dikembangkan sebagai destinasi wisata didaerah ini melalui penerapan dan pengembangan Desa Wisata. Selain menawarkan panorama dan keindahan daya pikat wisata desa di Kalbar, juga harus menawarkan letak pada keunikan dan kearifan lokal.

“Salah satu langkah yang menjadi daya tarik sangat penting adalah, mengembangkan potensi Desa Wisata Kalbar,” ujar M Zeet saat membuka Acara Pembukaan Rapat Koordinasi Teknis Bidang Pariwisata dan Ekonomi Kreatif di Aula Kantor Bupati Bengkayang, Kamis (12/3/2015) malam.

Meski terdapat ribuan desa yang berpotensi dikembangkan sebagai Desa Wisata, namun masih banyak yang belum terangkat kepermukaan sehingga sulit diketahui khalayak ramai. Berikut Desa Wisata di Kalbar yang dapat diketahui dalam pencarian diinternet oleh penulis :

1. Desa Bagak Sahwa, Singkawang, Baca Selengkapnya…
2. Desa Sungai Kakap, Kubu Raya. Baca Selengkapnya…
3. Desa Temajok, Sambas. Baca Selengkapnya…
4. Desa Sungai Awan Kanan, Ketapang. Baca selengkapnya…
5. Desa-Desa di Kabupaten Bengkayang. Baca selengkapnya…
6. Dan lain-lain.

Agar dapat memahami, apa yang dimaksud dengan DESA WISATA, berikut dipaparkan beberapa definisi mengenai desa wisata, antara lain :

*===Menurut Wiendu Nuryanti, Desa wisata adalah suatu bentuk intergrasi antara atraksi, akomodasi dan fasilitas pendukung yang disajikan dalam suatu struktur kehidupan masyarakat yang menyatu dengan tata cara dan tradisi yang berlaku. (Nuryanti, 1993)
*===Menurut Edward Inskeep (1991), memberikan definisi desa wisata sebagai wisata pedesaan dimana sekelompok kecil wisatawan tinggal dalam atau dekat dengan suasana tradisional, sering di desa-desa yang terpencil dan belajar tentang kehidupan pedesaan dan lingkunganset empat.
*===Pariwisata Inti Rakyat (PIR) (Hadiwijoyo, 2012) mendefinisikan desa wisata sebagai suatu kawasan pedesaan yang mencerminkan keaslian pedesaan baik dari kehidupan sosial ekonomi, sosial budaya, adat istiadat, kehidupan sehari-hari, memiliki arsitektur bangunan dan struktur tata ruang desa yang khas, atau kegiatan perekonomian yang unik dan menarik serta mempunyai potensi untuk dikembangkannya berbagai komponen kepariwisataan, misalnya : atraksi, akomodasi, makanan minuman, dan kebutuhan wisata lainnya.

Baca juga BUKU PEDOMAN Pengembangan Desa Wisata CIRANGKONG, Klik Disini…

Advertisements

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s