*LAKIP Bengkayang Peringkat 2, Bupati Apresiasi Kinerja Pegawai


image

INSIDE of LUMAR, Bengkayang – Kinerja aparatur instansi pemerintah dilingkungan Pemda Bengkayang menunjukkan peningkatan yang semakin baik. Terbukti tahun 2014, daerah ini meraih prestasi terbaik kedua dari 14 Kabupaten/Kota di Kalbar, dibawah Kota Pontianak dalam hal pengadministrasian Laporan Akuntabilitas Kinerja Instansi Pemerintah (LAKIP). Bupati Bengkayang, Suryadman Gidot, M.Pd mengapresiasi kinerja yang telah ditunjukkan masing-masing instansi. Sebab itu, Gidot mengingatkan agar kinerja yang baik tersebut dapat dipertahankan bahkan ditingkatkan.

“Hasil yang dicapai setiap instansi itu merupakan salah satu bentuk atau upaya Pemerintah dalam membangun daerah ini,” kata Gidot dalam kesempatannya membuka acara Musrenbang Kecamatan Seluas, Selasa (10/3).

LAKIP merupakan sebuah laporan yang berisikan akuntabilitas dan kinerja dari suatu instansi pemerintah. Penyusunan LAKIP berdasarkan siklus anggaran yang berjalan yaitu satu tahun. Secara lengkap memuat laporan yang membandingkan perencanaan dan hasil. Dalam penyusunan suatu kegiatan belanja, dibuat suatu masukan yaitu besaran dana yang dibutuhkan guna mendapatkan suatu hasil atau bentuk nyata yang didapat dari dana yang dikeluarkan. Manfaat yang didapat dari penyusunan suatu LAKIP yaitu evaluasi yang dilakukan oleh instansi pemerintah terhadap instansinya sendiri sehingga pimpinan instansi tersebut dapat mengevaluasi kinerja dari instansi yang dipimpinnya selama satu tahun anggaran.

Berdasarkan data Kementerian PAN dan Reformasi Birokrasi, Pemprov Kalbar pada tahun 2014 (66,50) mendapat predikat B, Pemkot Pontianak (56,98), predikat CC. Pemkot Singkawang (51,20) predikat CC. Pemkab Mempawah (52,31) predikat CC. Pemkab Sambas (48,33) predikat C, Pemkab Bengkayang (52,50) predikat CC. Pemkab Landak (46,27) predikat C. Pemkab Sekadau (44,55) predikat C. Pemkab Sanggau (45,34) predikat C. Pemkab Sintang (51,15) predikat CC. Pemkab Melawi (41,61) predikat C. Pemkab Kapuas Hulu (41,35) predikat C. Pemkab Ketapang (42,37) predikat C. Pemkab Kayong (40,41) predikat C. Pemkab Kubu Raya (47,70) predikat C.

*Tentang Desa Wisata. Dusun Madi Punya Potensi


INSIDE of LUMAR, Madi – Desa wisata adalah sebuah kawasan pedesaan yang memiliki beberapa karakteristik khusus untuk menjadi daerah tujuan wisata. Di kawasan ini, penduduknya masih memiliki tradisi dan budaya yang relatif masih asli. Continue reading

Ajak Mahasiswa Bangun Desa


INSIDE of LUMAR, Palembang – Setelah resmi menjabat sebagai Menteri Desa, Pembangunan Tertinggal dan Transmigrasi RI, Marwan Jafar langsung mendata Kawasan desa tertinggal.

Diketahui, sebanyak 74.053 desa tertinggal yang perlu digarap untuk peningkatan pengembangan pembangunan desa. Oleh karena itu, ia pun mengajak para mahasiswa di seluruh Indonesia ikut serta dalam memajukan pembangunan desa tertinggal. Continue reading