Bupati Buka Cap Go Meh di Bengkayang


image

Cap Go Meh

INSIDE of LUMAR – Kemeriahan Cap Go Meh tak hanya terjadi di Kota Singkawang dan Pontianak. Kabupaten Bengkayang sebagai daerah yang sejak dahulu banyak ditempati warga keturunan China Daratan atau Tionghoa juga merayakan hari ke lima belas pasca Imlek (Cap Go Meh) dengan kemeriahan yang jatuh pada Kamis, 5 Maret 2015.

image

Cap Go Meh

Atraksi sebanyak 160-an Tatung. Manusia yang dirasuki roh halus nenek moyang. Menjadi ciri khas perayaan Cap Go Meh baik dilakukan di Kota Pontianak, Singkawang maupun Bengkayang.

Khusus untuk perayaan di Bengkayang, Cap Go Meh dibuka langsung oleh Bupati Bengkayang, Suryadman Gidot, M.Pd di Komplek Gedung Pancasila, Jalan Ngura.

image

Cap Go Meh

Pada kesempatan tersebut, Gidot mengatakan bahwa kegiatan budaya yang ditampilkan setiap tahunnya di Bengkayang itu nantinya dapat menjadi daya tarik tersendiri guna menarik kunjungan wisatawan kedaerah ini. Sebab menurutnya, bila ajang ini terus dikemas dengan baik, bukan tidak mungkin akan memberikan dampak positif bagi peningkatan ekonomi masyarakat.

“Kekayaan budaya ini juga sudah semestinya semakin memupuk tali persaudaraan antar sesama warga yang ada di Bengkayang sehingga kerukunan yang terjalin saat ini semakin baik lagi,” harap Gidot.

Sementara itu, Ketua Panitia Cap Go Meh Kabupaten Bengkayang 2015, Andi Max mengatakan Perayaan Imlek menjelaskan upacara ucapan syukur kepada TYM atas hasil panen yang melimpah. Adapun kegiatan Imlek di Kab. Bengkayang dimulai tanggal 18 Februari 2015 dan pada hari ini merupakan hari puncak Cap Go Meh. Andi Max juga mengucapkan terima kasih kepada Pemerintah Kab. Bengkayang yang turut ambil bagian dalam kegiatan Imlek ini.

image

Cap Go Meh

Dalam acara tersebut hadir pula Wakil Bupati Bengkayang, Ketua dan Wakil DPRD Kab. Bengkayang, Sekretaris Daerah, Kapolres Bengkayang, sejumlah kepala SKPD Tokoh Masyarakat Drs. Jacobus Luna, M.Si.

image