Masih Ditemukan Kata “Minta Ijin Dulu”


INSIDE of LUMAR, Ngabang ~ Setelah sekian tahun berlalu, hari ini akhirnya ditemukan lagi sebuah kosakata yang sejak lama tak terdengar lagi, “Minta Ijin Dulu”. Jika tak salah ingat, 2009.

Masalahnya, “Minta Ijin Dulu” terucap pada masa kini, ketika Keterbukaan Informasi Publik (KIP) selalu digaungkan. Informasi yang tak harus dirahasiakan karena memang bukan rahasia negara. Mirisnya, hal ini terucap dari Seniorku di Kampus, FISIP, Universitas Tanjungpura yang saat ini telah menjadi abdi negara pada salah satu instansi yang berkaitan masalah sosial.

Kosakata “Antik” itu muncul lagi ketika datang pertanyaan, Berapa banyak jumlah korban yang mendapat bantuan?

#Banjir Landak. 19-24 Januari 2015.

Bantuan Simbolis, Bagi Korban Banjir


INSIDE of LUMAR, Ngabang ~ Gubernur Kalbar, Conelis bersama Bupati Landak, DR. Adrianus AS sore tadi, Senin (26/1) menyerahkan bantuan bagi korban banjir yang tersebar di lima Kecamatan. Ngabang, Menyuke, Air Besar, Kuala Behe dan Meranti. Penyerahan dilakukan secara simbolis kepada Camat masing maupun Kepala Desa.

Pukul 15.45 WIB Gubernur datang ditempat, Kantor Desa Raja, Ngabang. Kedatangan hujan deras dan tentunya juga Pejabat setempat serta warga yang sudah menunggu sekira 2 jam. Acara dimulai ketika Bupati Landak menyampaikan sambutan dihadapan warga dan berbagai pihak yang hadir. Data-data mengenai jumlah korban banjir disetiap kecamatan dibacakan secara rinci. Setelah itu, penyerahan bantuan langsung dilakukan.