Rumah Kasat Pol PP “Dihadiahi” Bom Molotov


INSIDE of LUMAR, Bengkayang – Baru beberapa bulan menjabat, ancaman sudah menghampiri Kepala Satuan Polisi Pamong Praja (Kasat Pol PP) Bengkayang, Fabianus Oel. Kediamannya dilempari sebuah Bom Molotov oleh oknum tak bertanggungjawab pada Minggu (4/1) sekira pukul 03.00 WIB. Bom dilemparkan tepat dibawah jendela kamar tidurnya.

“Jika tak sigap memadamkan api, mungkin rumah akan ludes terbakar,” kata Oel, Senin (5/1) di Bengkayang.

Menurutnya, pelemparan bahan peledak dikediamannya tersebut terjadi saat dirinya beserta keluarga masih terlelap tidur. Namun tak berapa lama usai mendengar bunyi ledakan, dia langsung terbangun dan melihat sumber bunyi ledakan, kobaran api pun masih menyala. Setelah dipadamkan, paginya Ia pun melaporkan kejadian tersebut kepada aparat kepolisian.

“Iya sudah diterima pengaduannya. Kejadian Minggu jam 3 pagi dan team identifikasi sudah melakukan olah TKP. Sementara masih dalam.penyelidikan,” terang Kapolres Bengkayang, AKBP Vendra Riviyanto.

Ia pun belum bisa memberi keterangan lebih lanjut terhadap dugaan pelaku teror. Namun yang pasti kejadian ini menjadi yang pertama dan Ia pun tak mau memberikan persepsi lebih banyak dengan fenomena itu.

Perlu diketahui, sejak dilantik beberapa bulan yang lalu, banyak gebrakan yang telah dilakukan Fabianus Oel dalam menjalankan tugasnya. Aktif membantu penertiban aktivitas Pertambangan Emas Tanpa Izin (PETI), Penertiban aktivitas warung remang-remang, razia penginapan diduga tempat mesum, razia terhadap kegiatan masyarakat lainnya yang diduga menjadi penyakit masyarakat. Terbukti saat ini aktivitas-aktivitas yang disebutkan diatas mulai berkurang.

“Apakah ini resiko dari pekerjaan? Saya tidak tahu karena selama ini Saya merasa tak pernah punya musuh dan selalu berpikir positif,” ujar Oel.

Terkait kejadian teror ini, banyak dukungan yang disampaikan kepadanya. Dan meminta agar aparat kepolisian bertindak cepat dalam menemukan pelaku teror. “Usut tuntas karena kami juga perlu laporan siapa pelakunya kelak. Modus kejahatan ini baru di Bengkayang, jangan sampai jadi kebiasaan,” saran salah seorang warga, Alias Jamil.

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out /  Change )

Google photo

You are commenting using your Google account. Log Out /  Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out /  Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out /  Change )

Connecting to %s