Januari 2015, Dokter Spesialis RSUD Bengkayang Bertambah


INSIDE of LUMAR – Untuk ukuran sebuah kabupaten dengan jumlah jiwa kurang lebih 274 ribu, memiliki dua orang dokter ahli di RSUD merupakan kondisi yang sangat memprihatinkan. Dan inilah yang dialami manajemen RSUD Bengkayang yang hanya memiliki dokter spesialis Penyakit Dalam dan spesialis Radiology.

Tak heran jika sebagian warga di Bumi Sebalo terkadang berobat di Rumah Sakit lain yang memiliki dokter sesuai dengan penyakit yang dialami mereka.

“Januari 2015 mendatang baru ada penambahan dokter spesialis di RSUD Bengkayang,” ungkap Direktur RSUD Bengkayang, Yosef baru-baru ini di Bengkayang. Adapun dokter spesialis yang akan ditempatkan di Rumah Sakit daerah tersebut ialah dokter spesialis THT, Anak dan Kandungan.

“Keberadaan dokter spesialis ini bertujuan untuk meningkatkan pelayanan medis bagi masyarakat Bengkayang,” jelasnya.

Penambahan dokter spesialis itu direspon positif oleh Kepala Dinas Kesehatan Bengkayang, Salikin karena sangat dibutuhkan masyarakat.

“Jangkauan pelayanan medis bagi masyarakat lebih dekat dan mudah. Termasuk rujukan dari Puskesmas dapat ditangani langsung di RSUD,” ujar Salikin, Selasa (30/12). Selain itu, keberadaan dokter spesialis ini juga berdampak positif bagi peningkatan status pelayanan Rumah Sakit.

Menanggapi minimnya dokter spesialis, Ketua Fraksi PDIP, Esidorus, berpendapat agar Pemerintah segera mencari solusi agar pelayanan kesehatan bagi masyarakat bisa maksimal.

“Mengirim SDM Bengkayang berpotensi untuk dididik sebagai dokter hingga dokter spesialis dengan cara pemberian beasiswa salah satu solusinya,” sebut politisi Dapil IV ini.

Namun, pemberian beasiswa yang dimaksudnya harus dilandasi dengan legalitas yang mengikat dengan maksud kedepannya mereka tidak mudah kabur dan lalai menunaikan tugas bagi masyarakat Bengkayang.

Ia pun menyayangkan kondisi saat ini dimana dokter spesialis di RSUD Bengkayang sangat minim. Dan membayangkan betapa sulitnya masyarakat mendapatkan pelayanan kesehatan di RSUD dengan berbagai jenis penyakit yang diderita.

“Permasalahan ini akan disampaikan kepada rekan-rekan di Komisi C DPRD Bengkayang dimana masalah kesehatan merupakan salah satu Tupoksi mereka,” pungkas Esidorus.

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out /  Change )

Google photo

You are commenting using your Google account. Log Out /  Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out /  Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out /  Change )

Connecting to %s