Program Pamsimas di Bengkayang Berlanjut Hingga 2016


INSIDE of LUMAR, Bengkayang —Sebanyak lima desa dari lima kecamantan di Kabupaten Bengkayang mendapatkan bantuan Penyediaan Air Bersih dan Sanitasi Berbasis Masyarakat (Pamsimas).

Program bantuan air bersih dan sanitasi diperoleh melalui angaran pendapatan belanja daerah dan anggaran pendapatan belanja nasional. Tujuannya untuk mengetaskan kemiskinan dan meningkatkan kepedulian masyarakat desa terhadap kesehatan dan kebersihan lingkungan.

“Ada lima desa yang sudah mendapatkan fasilitas air bersih dan sanitasi. Kita harapkan warga desa lain juga bisa mendapatkan bantuan,” kata Kabid Sosial Budaya dan Pemerintahan BAPPEDA Bengkayang Yustina Ita Wurini, Jumat (28/11) di Ruang Kerja Kantor Satu Atap Bupati Bengkayang.

Dia menyampaikan desa yang sudah mendapatkan bantuan adalah Desa Sango Kecamatan Sanggau Ledo. Desa Tirta Kecamatan Bengkayang, Desa Sales Kecamatan Ledo, Desa Belimbing Kecamatan Lumar dan Desa Suka Maju Kecamatan Sungai Betung.

Ia mengungkapkan setelah ini program 2014 selesai dijalankan. Pihaknya akan melanjutkan pada anggaran tahun 2015 dan 2016. Namun hanya diperuntukan bagi masyarakat desa lain yang belum mendapatkan bantuan. Tetapi tidak semua desa bisa mendapatkannya karena anggaran terbatas.

“Kita sudah lakukan sosilaisasi kepada perwakilan desa dan camat. Artinya program air bersih dan sanitasi tidak semua desa bisa mendapatkan bantuan. Hanya desa tertinggal yang memenuhi kriteria,” ungkapnya.

Yusnita melanjutkan pertemuan tersebut membahas tentang ketentuan pengajuan bantuan air bersih dan sanitasi. Pihaknya menyarankan proposal secepatnya tanggal, 8-12 Desember 2014 mendatang.

Dia mengatakan jika berkas sudah diterima. Panitia akan mempelajari dan menyeleksi kembali proposal yang telah diajukan tersebut. Apakah sudah memenuhi syarat desa yang berhak mendapatkan bantuan air bersih dan sanitasi.

Menurutnya desa berhak mendapatkan bantuan karena masyarakatnya tertinggal dan tingkat kesejahteraan di desa itu memperhatinkan. Kedua dinilai desa tersebut mempunyai potensi sumber air supaya sumur bor dapat dilakukan. Ketiga dilihat persentase banyak dan sedikitnya penyakit diare di wilayah desa tersebut.

“Bantuan ini terbuka untuk daerah Bengkayang. Seluruh desa berhak mengajukan bantuan. Asalkan sesuai kriteria desa yang layak mendapatkan bantuan,” pungkas Yustina di sela kesibukan.

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out /  Change )

Google photo

You are commenting using your Google account. Log Out /  Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out /  Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out /  Change )

Connecting to %s