PROFIL KETUA DPR-RI 2014-2019 : SETYA NOVANTO


Setya Novanto

Setya Novanto

VIVAnews – Politikus Partai Golkar, Setya Novanto terpilih sebagai Ketua DPR RI periode 2014-2019. Setya terpilih dalam sidang paripurna paket pimpinan DPR RI yang digelar hingga Kamis dini hari, 2 Oktober 2014. [Baca: Pimpinan DPR RI Periode 2014-2019 Disahkan]
Pria kelahiran Bandung, 59 tahun lalu itu terpilih sebagai anggota DPR RI dari daerah pemilihan Nusa Tenggara Timur. Sebelumnya Setya Novanto menjabat ketua fraksi Golkar periode 2009-2014 dan juga Bendahara Umum Partai Golkar.

Sebelum terjun sebagai politisi, lulusan Fakultas Ekonomi Universitas Trisakti itu dikenal sebagai seorang pengusaha. Namun jauh sebelum itu, Setya Novanto merupakan sosok yang ulet yang mampu mengubah hidupnya dari serba keterbatasan, hingga jadi seorang miliuner.

Setya Novanto pernah merasakan masa-masa sulit setelah lulus SMA 9 Jakarta. Dia melanjutkan kuliahnya di Surabaya dan bekerja sambilan sebagai pedagang beras dan madu di Pasar Keputren, Surabaya. Setya juga pernah menjadi model dadakan dan sales mobil. Semua dia lakukan untuk biaya hidup dan membayar uang kuliah.

Selepas kuliah di Surabaya, Setya Novanto kembali ke Jakarta dan melanjutkan kuliah di Fakultas Ekonomi Universitas Trisakti. Kuliah di Jakarta, naluri bisnisnya kembali muncul. Di kampus, dia menjual diktat kuliah sambil mengumpulkan modal untuk membuka kantin. Dari situ dia membiayai kuliahnya sendiri.

Selama berkuliah di Jakarta, Setya Novanto tinggal menumpang di rumah sahabatnya, Hayono Isman di kawasan elit, Menteng. Dia tak malu membantu pekerjaan di rumah sahabatnya itu dengan mengurus kebun, menyapu, mengepel, hingga mencuci mobil.

Berkat kerja keras dan keuletannya, setelah lulus fakultas Ekonomi Trisakti, Setya dipercaya oleh orangtua sahabatnya untuk mengelola sebuah SPBU di Cikokol, Tangerang, dan di bawah kepungurusannya, SPBU tersebut mengalami perkembangan pesat.

Dari keberhasilan tersebut, Setya termotivasi untuk membuka bisnis sendiri. Mendapat dukungan dari beberapa kawannya, Setya memutuskan untuk membangun perusahaan dalam bidang perternakan, bahan baku tekstil, kertas, transportasi hingga bisnis hotel dan lapangan golf bertaraf internasional.

Kesuksesaan dalam berbisnis juga membawa kesuksesan di bidang politik. Setya mulai aktif bergabung di berbagai organisasi, dan menjadi anggota partai Golkar. Dia mulai terpilih sebagai anggota dewan dalam empat peridoe berturut-turut sejak awal reformasi, tahun 1999.

Namun karier politiknya tak selalu berjalan mulus. Nada sumbang juga pernah dia terima ketika dia harus berurusan dengan KPK. Setya Novanto diperiksa sebagai saksi dalam kasus suap pembahasan Perda tentang peningkatan dana anggaran kegiatan tahun jamak untuk pembangunan venue PON XVIII Riau.

Belasan orang telah ditetapkan KPK sebagai tersangka, antara lain mantan Gubernur Riau, Rusli Zaenal, 10 anggota DPRD Riau, beberapa pejabat Pemprov Riau dan rekanan proyek.

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out /  Change )

Google photo

You are commenting using your Google account. Log Out /  Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out /  Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out /  Change )

Connecting to %s