Nunggak Diatas 3 Bulan, Siap-Siap Diputus


Oleh : Krisantus Van Sebol

Bengkayang, BERKAT. “Hingga 29 Nopember 2013, jumlah tunggakkan pembayaran rekening listrik pelanggan PLN Rayon Bengkayang mencapai angka Rp.1,6 Miliar,” demikian dikatakan Manejer PLN Rayon Bengkayang, H. Sulaiman, SE kepada Wartawan, Jumat (29/11) di Bengkayang. Tunggakan tersebut berasal dari pelanggan yang berada di enam ranting yang berada dalam PLN Rayon Bengkayang.

Besarnya jumlah tunggakan pelanggan tersebut sangat mempengaruhi operasional PLN secara keseluruhan, selain itu konstribusi yang seharusnya diterima oleh Pemda Bengkayang dari Pajak Listrik menjadi tertunda.

Mengingat kondisi yang demikian serta akan segera berakhirnya tahun 2013 ini, Sulaiman bersama pihak terkait menyampaikan apabila dalam waktu dekat ini akan dilakukan penagihan langsung kepada pelanggan dan pemutusan KWH bagi pelanggan yang menunggak pembayaran rekening diatas tiga bulan keatas.

“Tindakan atau upaya ini mulai dilaksanakan pada 2 Desember hingga 31 Desember,” tegasnya.

Oleh karena itu, Ia berharap agar pelanggan yang telah menunggak pembayaran rekening listrik untuk segera melunasi tunggakannya. Dan Ia juga menegaskan bagi pelanggan yang telah menunggak diatas tiga bulan namun masih belum memenuhi kewajibannya ketika tim gabungan datang jangan terkejut KWH miliknya diputuskan.

“Target PLN, per 31 Desember jumlah tunggakan pelanggan sebesar Rp.1,6 Miliar dapat berkurang secara signifikan bahkan diharapkan bisa mencapai angka 0 %,” sebutnya.

Menanggapi permasalahan tunggakkan tersebut, Koordinator Instalatir Kabupaten Bengkayang, Libertus Hansen, SH diruang kerjanya, mengatakan agar para pelanggan PLN dapat memenuhi kewajibannya dengan segera melunasi tunggakan.

“Jika tunggakan terus membengkak, tentunya itu akan berdampak terhadap pelanggan yang aktif membayar. Ini karena tunggakan tersebut dapat mengganggu operasional PLN secara keseluruhan,” jelas pria yang juga menjadi Kepala Perwakilan CV. Sinar Surya ini. Pemadaman listrik bergilir, merupakan contoh nyatw dari terganggunya sistem operasional.

Terkait permasalahan yang sama, baik Jasmani (tokoh masyarakat) maupun J.B Marbun (LSM LIRA), memiliki pendapat yang sama. Dimana keduanya mengajak agar masyarakat yang menjadi pelanggan PLN memiliki kesadaran dalam memenuhi kewajibannya.

“Dengan membayar rekening, berarti kita telah berperan dalam membangun daerah kita karena didalam pembayaran rekening sudah termasuk pembayaran pajak yang diserahkan PLN kepada Pemda Bengkayang,” papar Jasmani.

“Apa jadinya jika PLN tidak bisa beroperasi. Semua pekerjaan aktivitas masyarakat tentu akan terganggu,” tambah Marbun.

Adanya tunggakan yang tinggi juga menjadi kendala tersendiri bagi PLN maupun Pemda Bengkayang untuk membuka jaringan baru dijalur sutra maupun desa-desa yang hingga saat ini belum menikmati listrik.

Perlu diketahui, saat ini jumlah pelanggan PLN Rayon Bengkayang yang tersebar di enam ranting telah mencapai angka 21.000 Pelanggan, dengan rincian 18.000 pelanggan Pascabayar dan 3.000 pelanggan prabayar.

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out /  Change )

Google photo

You are commenting using your Google account. Log Out /  Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out /  Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out /  Change )

Connecting to %s