Warga Dusun Sebol Ikut Sosialisasi Program STBM


Oleh : KRISANTUS VAN

Bengkayang, BERKAT.

Penerapan pola hidup bersih sangat penting demi terciptanya masyarakat yang sehat dan sejahtera. Namun, hal itu bukan sesuatu yang mudah seperti semudah membalikkan telapak tangan, perlu kesadaran dari masyarakat itu sendiri.
Memandang hal tersebut, pihak Puskesmas Lumar, Kamis (5/9), memberikan sosialisasi Sanitasi Total Berbasis Masyarakat (STBM) kepada warga di Desa Tiga Berkat, khususnya Dusun Sebol dan Lumar di Gedung Serbaguna. Kegiatan itu sendiri diikuti puluhan warga baik laki-laki maupun perempuan yang didampingi oleh Kepala Desa dan Anggota DPRD Bengkayang. Dengan narasumber dari Dinas Kesehatan Bengkayang, yakni Kasi Penyehatan Lingkungan, Florensius Gogol.

“Kegiatan ini bertujuan memberikan motivasi kepada warga agar selalu menerapkan pola hidup bersih dengan sanitasi yang baik,” demikian jelas Florensius Gogol usai kegiatan.

Adapun lima pilar STBM yang disosialisasikan adalah adanya masyarakat yang tidak BAB sembarang, mencuci tangan menggunakan sabun, mengelola air minum dan makanan yang aman, mengelola sampah yang aman, serta mengolah limbah limbah cair Rumah Tangga dengan aman.

“Untuk tahap pertama, yang disosialisasikan yakni pilar pertama, tidak BAB sembarang,” sebutnya. Berdasarkan data yang disampaikan Kepala Puskesmas Lumar, Darmadi, S.Km, saat ini baru ada sekira 70 persen saja warga, khususnya di Dusun Sebol yang memiliki jamban.

Lebih lanjut, Florensius menjelaskan bahwa kepemilikan jamban yang memenuhi standar kesehatan sangatlah penting bagi setiap rumah tangga terutama untuk menghindar munculnya berbagai macam penyakit seperti Diare, Hepatitis bahkan Polio. Disamping itu, kepemilikan jamban juga dimaksud menciptakan lingkungan yang bersih dan berestetika.

Sementara itu, baik Kepala Puskesmas Lumar, Darmadi maupun Kades Tiga Berkat, Alan, pada kesempatan yang sama sangat mengapresiasikan respon yang ditunjukkan warga ketika mengikuti kegiatan sosialisasi.

“Antusiasme warga sangat tinggi, mudah-mudahan ini mampu memberikan manfaat bagi mereka,” ucap Darmadi.

Guna mendukung keberhasilan STBM di Kecamatan Lumar, Darmadi pun mengharapkan agar semua pihak, seperti Kepala Desa, Kader Posyandu, PKK, Camat dan stakeholder lainnya dapat mendukung.

Disebutkan Alan, untuk mendapatkan jamban yang bisa dikatakan sehat saat ini terkendala oleh sulitnya sumber air bersih ditengah-tengah warga, khususnya di Sebol. Selama ini, warga hanya mengandalkan air hujan maupun air parit sebagai sumber air bagi keperluan jamban.

“Hanya yang terpenting, warga berinisiatif memiliki jamban,” tandasnya.

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out /  Change )

Google photo

You are commenting using your Google account. Log Out /  Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out /  Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out /  Change )

Connecting to %s