Ratusan KK Tertipu Aksi Petugas PLN Gadungan


Oleh : JAMLI

Bengkayang, BERKAT.

Kesulitan warga mendapat sambungan listrik baru saat ini membuat maraknya praktek pencurian listrik oleh sejumlah warga hingga petugas PLN gadungan dengan bebas beraksi tanpa pengawasan maupun sangsi hukum kepada pelaku. Disinyalir pemasangan listrik illegal di Kecamatan Samalantan dan Kecamatan Monterado mencapai ratusan Unit yang tersebar dibeberapa Desa dan Dusun. Seperti yang terjadi dengan warga Parit Mas, Mas Mining, Marga Mulya, Tumiang, Paganuk dan Kandang Pasukayu dengan pemasangan listrik tanpa KWH, sementara retribusi wajib dibayar kepada petugas PLN.

Oknum petugas PLN tersebut menjanjikan pemasangan cepat dengan harga berpariasi, mulai dari 4,5juta-8,5 juta tergantung kesepakatan. Ag, asal Parit Mas Kecamatan Capkala menjelaskan, petugas PLN yang mendatanginya meminta uang sejumlah Rp.4,5 juta sebagai pendaftaran dan biaya adminitrasi mengurus kartu pelanggan PLN serta biaya penggunaan listrik selama menunggu keluarnya kartu pelanggan. Ternyata setelah lebih dari satu tahun, warga Parit Mas ini belum mendapat nomor pelanggan. Merasa tertipu, warga berinisiatif menanyakan langsung pada pihak PLN, namun kaget setelah mendapat penjelasan pemasangan listrik tersebut illegal.

“Waktu itu Saya bayar lunas Rp.4,5juta, bahkan dia janji jika mau cepat lagi harus bayar Rp.8,5juta,” Kata Ag seraya menunjukan Kwitansi pelunasan KWH.

Menanggapi kasus yang menimpa ratusan warga tersebut, Kepala PT.PLN Samalantan, Bambang Ratmoko mengaku terkejut karena petugas yang mencatut namanya. Menurut Bambang, Pihaknya mengakui terjadi pemasangan Illegal diwilayahnya, pemasangan dilakukan oleh orang yang bernama Aris, Maman dan Mamat. Ketiga petugas gadungan tersebut kata Bambang, bukan petugas resmi PLN-Samalantan.

“Mereka petugas PLN-Gadungan, karena PT PLN sendiri sejauh ini sudah sering melakukan himbauan kepada masyarakat baik melalui radio, surat kabar dan spanduk-spanduk agar tidak mempercayai orang serta calo yang menawarkan pemasangan ataupun penambahan daya dengan mudah dan murah. Jika ada pemasangan tersebut diluar tanggungjawab PLN-Samalantan, karena mereka bukan kariawan kami,” kata pria yang pernah bertugas di PLN-Kecamatan Sanggau Ledo dan PLN-Kecamatan Ledo.

Bambang juga mengatakan, bagi masyarakat yang menginginkan pasang baru ataupun penambahan daya diharapkan dapat langsung mendatangi kantor PLN terdekat untuk menanyakan informasi kepada petugas resmi i PLN Kecamatan Samalantan dan Monterado seperti, Bambang Ratmoko sekaligus penanggungjawab. Oktaviani, Darius, Ingkus, Sena dan Haryono.
Dijelaskan, saat ini PT PLN belum melayani pemasangan listrik baru dikarenakan Stok KWH terbatas dan masih banyaknya travo yang overloud. PLN juga rutin melakukan pemeriksaan kerumah-rumah warga dan perusahaan-perusahaan terkait maraknya pemasangan listrik illegal ini. Harapannya kepada petugas gadungan agar segera mengembalikan uang masyarakat dan berharap jika merasa dirugikan segera laporkan kepada yang berwajib, karena pihak PLN-Samalantan dan Monterado tidak akan bertanggungjawab dan pihak PLN dalam hal ini tidak dirugikan.

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out /  Change )

Google photo

You are commenting using your Google account. Log Out /  Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out /  Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out /  Change )

Connecting to %s