Sudiyanto : “Motivasi Kaum Muda Untuk Melestarikan Adat dan Budaya,”


Oleh : KRISANTUS VAN SEBOL

Bengkayang, BERKAT.

Pangao

Pangao

Tak seperti biasanya, Senin 27 Mei sekira pukul 09.00 WIB, Panyugu (tempat memohon berkat) Sagenteel di Dusun Sentibak, Desa Setia Jaya, Kecamatan Teriak didatangi oleh banyak warga sekitar. Mereka bermaksud untuk menyaksikan prosesi pengukuhan ke-15 orang Pangao (Imam Pembawa Doa bagi masyarakat Dayak Banyadu’) oleh Kepala Pajanang Adat Dayak Banyadu’ (PADB) Kabupaten Bengkayang, Fabianus Oel, M.Pd.

“Pengukuhan ini dimaksud sebagai upaya dari lembaga ini untuk terus melestarikan adat dan budaya masyarakat Dayak, khususnya Dayak Banyadu’ agar tidak hilang ditelan jaman,” ungkap Fabianus Oel usai kegiatan.

Disamping itu, menurutnya, pengukuhan para Pangao ini juga merupakan bentuk penghargaan serta legitimasi kepada mereka sebagai individu-individu yang selama ini telah mengabdikan diri menjaga kelestarian adat dan budaya dilingkungan mereka berada. Berawal dari pengukuhan itupula, Ia pun berharap kedepan para Pangao lebih dihargai dalam menjalankan tugas, baik oleh Jubata maupun oleh masyarakat yang memanfaatkan jasa mereka.

Sementara itu, ditempat yang sama, salah seorang tokoh muda dari kalangan Dayak Banyadu, Sudiyanto, yang turut hadir pada prosesi pengukuhan tersebut menyambut baik dengan terobosan yang dilakukan oleh PADB Kabupaten Bengkayang. Bahkan Ia menilai, hal itu mestinya dapat menjadi pembelajaran bagi Komunitas Dayak lainnya dalam rangka melestarikan adat dan budaya mereka. Ia juga mengaku sangat setuju dengan apa yang diungkapkan oleh Kepala PADB Bengkayang yang menjadi pengukuhan ini sebagai bentuk penghargaan serta legitimasi kepada para Pangao.

“Bagi kaum muda ini diharapkan dapat menjadi motivasi agar terus-menerus melestarikan adat dan budaya mereka tanpa mengabaikan agama maupun perkembangan teknologi informasi yang selalu hadir ditengah-tengah kehidupan mereka,” kata pria yang juga terdaftar sebagai Daftar Calon Sementara (DCS) Anggota DPRD Bengkayang dari Partai PKPI Dapil 1 dengan nomor urut 4 tersebut. Meski upaya yang telah dilakukan oleh PADB itu dinilainya banyak mengandung nilai positif, namun pria selama ini aktif dalam berbagai kegiatan sosial ini mengingatkan agar hal tersebut tidak menjadikan ajang pengkotak-kotakan masing-masing sub-suku Dayak.

1 Comment

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out /  Change )

Google photo

You are commenting using your Google account. Log Out /  Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out /  Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out /  Change )

Connecting to %s