Juli 2012 – Februari 2013, Oknum PNS Hanya Dua Kali Ngantor


Oleh : KRISANTUS VAN SEBOL

Bengkayang, BERKAT – Salah satu pekerjaan yang paling diminati oleh para pencari kerja adalah menjadi Pegawai Negeri Sipil (PNS), penyebabnya pekerjaan ini mampu memberikan jaminan pendapatan tetap bahkan sebuah jabatan bagi seseorang. Seiring semakin berkembangnya dunia pendidikan yang berujung dengan dihasilkannya Sumber Daya Manusia (SDM) yang siap pakai membuat persaingan untuk mendapatkan pekerjaan berstatus “PNS”. Kondisi ini tersebut sepertinya belum mampu menumbuhkan kesadaran bagi oknum PNS yang selama ini tidak setulus hati menjalankan tanggungjawab mereka sebagai abdi negara.

Mengenai ulah oknum PNS yang tidak bertanggungjawab, Jumat (15/3) kemarin, berhasil mendapatkan informasi dari salah seorang PNS dikantor Camat Lembah Bawang (R-inisial) yang mengeluh dengan ulah rekannya sesama PNS yang jarang sekali datang kekantor, bekerja. R mengeluh karna oknum yang dimaksud berstatus sebagai Bendahara Kantor Kecamatan.

“Semenjak Juli 2012 hingga Februari 2013 Meri (Bendahara) hanya dua kali datang ke kantor, yakni menjelang HUT-RI ke-67 dan menjelang Natal 2012 yang lalu. Untuk periode Januari – Maret 2013 bisa dimaklumi karena yang bersangkutan memungkinkan untuk mengambil cuti melahirkan,” sebutnya.

Akibat ketidakhadiran itu, Ia mengaku sebagian kegiatan rutin di kantor menjadi terganggu terutama yang berkaitan dengan operasional pegawai. Misalnya dalam hal pembuatan berbagai macam laporan. Dimana untuk menjadi sebuah laporan, Ia harus mengeluarkan biaya sendiri, sementara untuk mengklaim pengeluaran Ia maupun rekan lainnya kesulitan akibat ketidakhadiran Meri selaku bendahara.

“Bahkan untuk mendapatkan gaji, Saya dan rekan-rekan yang lain harus mendatangi kediamannya,” terang R.

Pada kesempatan lain, Camat Lembah Bawang, Alpinus membenarkan apabila oknum yang dimaksud memang jarang sekali datang ke kantor sehingga sebagian pekerjaan menjadi terganggu terutama yang berkaitan dengan pembiayaan operasional kantor. Mengenai ketidakhadiran itu juga, Alpinus menyebutkan jika selama ini pihaknya kerap memberikan teguran secara lisan kepada oknum tersebut.

“Secara lisan sudah, tetapi belum sampai dalam bentuk tertulis,” tegasnya.

Namun demikian, dalam waktu dekat Ia akan segera melakukan komunikasi dengan oknum yang bersangkutan maupun para pegawai dikantor, selanjutnya dengan Badan Kepegawaian Daerah (BKD) Bengkayang guna menemukan solusi terbaik.

Sedangkan, Kepala BKD Bengkayang, Drs. Lorensius yang dihubungi via telpon mengenai kondisi tersebut belum memberikan respon hingga berita ini diturunkan.

4 Comments

  1. sama pak…di dusun sentimok desa sinar baru kec.jagoi babang aza ada 2 org guru yang datang ngajarnya satu bulan sekali…malah yg satunya lg datang ngajar cuma 6 bulan sekali….tapi saya heran kok kenapa dinas pendidikan kab. bengkayang ngga memberi sangsi yach…..tolong,bapak kepala dinas pendidikan dan pak Bupat bengkayang,tindak tegas Guru2 PNS yang nakal seperti itu…gimana mau pintar anak2 bangsa ini,kalo gurunya aza pemalas dan jarang masuk utk ngajar…kalo masih eperti itu terus tolong pecat aza ..angkatlah guru2 honor yg ada di SD tersebut yg nyata2 malah rajin2 semua ngajarnya.thanks

  2. bapak kepala dinas pendidikan kab. bengkayang tolong beri sanksi / hukuman kepada guru (PNS / Honorer) yg bermalas-malasan mengajar khususnya di daerah pedalaman. di daerah kami kec. teriak seperti di desa temia sio, tuba pasa,temu, telidik, ampar benteng, tanjung, sekaruh. dll, masih ada guru yg sering tidak datang mengajar; bahkan 1 bulan 4 kali masuk ini kusus guru PNS. kami harap bapak juga jangan bersantai-santai di kantor, malainkan turun ke lapangan dan lihat apa yg terjadi.

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out /  Change )

Google photo

You are commenting using your Google account. Log Out /  Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out /  Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out /  Change )

Connecting to %s