Perumahan Taman Kencana Tak Miliki Drainase


Oleh : KRISANTUS VAN SEBOL

Kompleks Perumahan Taman Kencana

Kompleks Perumahan Taman Kencana

Bengkayang, Rakyat Kalbar –
Letak Perumahan Taman Kencana di Jalan Sekayok, Kelurahan Sebalo dianggap cukup strategis karena berada tidak jauh dari area perkantoran yang menjadi pusat pemerintahan Bengkayang. Namun, salah seorang pemilik rumah dikawasan tersebut, Kandari Asa kepada BERKAT baru-baru ini mengeluh karena sampai saat ini pihak pengelola belum membangun drainase pada kompleks tersebut. Continue reading

Delapan Anggota DPRD Bengkayang Terancam PAW


Laporan : KRISANTUS (Bengkayang)

RRI Pontianak – Sebanyak delapan anggota DPRD Bengkayang terancam diusulkan untuk di-Pergantian Antar Waktu (PAW). Pasalnya, Partai Politik (Parpol) yang menaungi mereka tak lolos verifikasi faktual yang dilakukan Komisi Pemilihan Umum (KPU) Pusat. Berdasarkan data hasil Pemilu Legislatif 2009 Kabupaten Bengkayang, menyebutkan kedelapan anggota legislatif tersebut terdiri dari dua orang dari Partai Demokrasi Kebangsaan (PDK) serta masing-masing satu orang dari Partai Demokrasi Pembaruan (PDP), Partai Damai Sejahtera (PDS), Partai Karya Peduli Bangsa (PKPB), Partai Republikan, Partai Persatuan Daerah (PPD), Partai Buruh dan Partai Nasional Benteng Kemerdekaan Indonesia (PNBKI). Continue reading

Biaya Daftar Kades Bani Amas Rp.46,3 Juta


Laporan : KRISANTUS (Bengkayang)

RRI Pontianak – Saat ini, seiring berjalannya otonomi daerah menjadi seorang pemimpin ternyata tak lagi murah. Para kandidat yang hendak bersaing mendapatkan posisi strategis tersebut suka tidak suka dituntut untuk mengeluarkan biaya yang tidak sedikit.Kondisi tersebut saat ini sedang dialami oleh bakal kandidat Kepala Desa Bani Amas, Kecamatan Bengkayang. Dimana untuk menjadi kandidat yang dapat bertarung, mereka harus merogoh kocek cukup dalam, yakni sebesar Rp.46.3 juta. Continue reading

8000 Kepala Keluarga Belum Miliki Dokumen Kependudukan


Laporan : KRISANTUS (Bengkayang)

Drs. Gerardus

Drs. Gerardus

RRI Pontianak – Kepala Dinas Kependudukan dan Pencatatan Sipil Kabupaten Bengkayang, Drs. Gerardus, saat ditemui, Rabu (20/2) diruang kerjannya menyebutkan hingga saat ini masih terdapat sekitar 8000-an Kepala Keluarga yang belum membuat dokumen kependudukan berupa Kartu Keluarga.

“Jumlah tersebut tersebar diseluruh kecamatan yang ada di Bengkayang,” ungkapnya. Data yang disampaikan Gerardus ini berdasarkan Continue reading

Koperasi Terbentuk, Masyarakat Kinande Tunggu Janji


Laporan : KRISANTUS (Kontributor Bengkayang)

RRI Pontianak – Tuntutan masyarakat Desa Kinande, Kecamatan Lembah Bawang yang menginginkan penyerahan kebun plasma dari PT. Darmex Agro tampaknya telah menemui titik terang. Hal ini tak terlepas dari telah dibentuknya koperasi seperti yang diminta oleh Pemda Bengkayang perihal tekhnis penyerahan kebun plasma dari perusahaan kepada masyarakat dengan nama Koperasi “Produksi”. Dimana hal tersebut disampaikan langsung oleh Bupati, Suryadman Gidot, saat pertemuan dengan masyarakat Kinande di Aula Kantor Bupati, 30 Januari 2013 lalu.

“Pada pertemuan tersebut, Pemda Bengkayang seperti yang disampaikan langsung oleh Bupati Bengkayang meminta agar masyarakat Desa Kinande segera membentuk koperasi. Pembentukan koperasi dimaksud agar mempermudah pihak perusahaan menyalurkan kebun plasma bagi masyarakat Kinande sekaligus sebagai wadah pengelolaan ketika nantinya sudah berjalan,” demikian dikatakan Jumiat, S.Ip, Aktivis yang selama ini aktif mendampingi perjuangan masyarakat, Selasa (12/2) di Bengkayang.

Dikatakannya, saat ini segala berkas pembentukan koperasi “Produksi”, seperti AD/ART, Struktur Kepengurusan, Rapat Pembentukan saat ini sudah disampaikan pihak Desa kepada Dinas Koperasi, UMKM, Perindustrian dan Perdagangan Kabupaten Bengkayang untuk segera diproses menjadi sebuah koperasi yang legal.

“Permintaan terhadap pembentuk koperasi sudah dituruti, sekarang masyarakat tinggal menunggu sejauh mana kemauan Pemda setempat memperjuangkan rakyatnya,” tegas Jumiat.

Sementara itu, Aktivis lainnya dari LSM Lumbung Informasi Rakyat (LIRA), Damianus Eko pada saat yang sama juga menyebutkan apabila pembentukan koperasi tersebut merupakan upaya penyelesaian yang dianggap kedepannya dapat merealisasikan tuntutan mereka.

“Sebenarnya masyarakat sudah jenuh dengan janji-janji yang diumbarkan baik oleh perusahaan maupun Pemda Bengkayang. Namun karena yang menyampaikan langsung agar masyarakat segera membentuk koperasi, maka hal ini dituruti,” tambahnya.

Perlu diketahui, PT. Darmex Agro merupakan badan usaha yang bergerak dibidang perkebunan kelapa sawit. Mulai beroperasi di wilayah Desa Kinande sejak 2006 yang lalu. Dan semenjak 2010, pihak perusahaan telah melakukan pemanenan hasil kelapa sawit tanpa memberikan kejelasan pembagian kebun plasma kepada masyarakat setempat.