Polisi Jangan Jadi Alat Perusahaan Untuk Berhadapan Dengan Rakyat


Oleh : KRISANTUS VAN SEBOL

PT. TPA

Perkebunan Kelapa Sawit

Bengkayang (Kalbar Times) –
Upaya yang dilakukan oleh Aparat Kepolisian Resor Bengkayang Sektor Samalantan yang mengambil secara paksa empat kendaraan yang diamankan warga di Desa Kinande, pada Kamis (22/11), dianggap sebagai sebuah pelanggaran adat. Ketua DAD Kalbar, Yakobus Kumis, yang dikonfirmasi, Minggu (25/11) kemarinmelalui telepon mengungkapkan apabila kendaraan yang sudah dibuat (dipagar) secara adat, harusnya apabila dibuka, juga mesti melalui proses adat yang berlaku pada komunitas masyarakat adat setempat. Setidaknya aparat kepolisian berkoordinasi dengan pengurus mulai dari Kepala Desa, Timanggung, Pasirah, Kepala Adat, Kepala Binua, sesuai dengan yang ada di daerah tersebut. Continue reading