PNS dan Pemilik Mesin Penggiling Padi Dapat Jatah Raskin


Oleh : KRISANTUS VAN SEBOL

Bengkayang (Kalbar Times) – Program pemerintah terkait Beras untuk orang Miskin (Raskin) yang seharusnya bisa membantu meringankan beban masyarakat dengan tingkat ekonomi rendah (miskin) ternyata dalam prakteknya tidak tepat sasaran. Hal ini seperti yang disampaikan Kepala Desa Temiasio, Kecamatan Teriak, Cariat yang mengeluh karena sebagian besar warganya yang kurang mampu namun tidak mendapatkan jatah Raskin, sementara mereka yang berstatus sebagai PNS dan Pemilik Penggilingan Padi malah terdaftar sebagai penerima.

“Ini tentunya tidak adil, karena mereka yang sangat membutuhkan akan tetapi tidak mendapatkannya,” ungkap Cariat.

Tahun ini masyarakat Desa Temiasio yang terdaftar untuk mendapatkan jatah Raskin adalah sebanyak 40 Kepala Keluarga (KK), menurun dari tahun sebelumnya, yakni 60 KK. Dikatakannya, para penerima Raskin tersebut berasal dari data yang dibuat oleh pihak BPS bukan perangkat desa. Ia sendiri mengaku meragukan data dibuat dengan terjun langsung kelapangan. Hal yang sangat beralasan karena dalam data tersebut dimasukkan juga warga yang berstatus sebagai PNS maupun pemilik Penggilingan Padi.

“Saya harap agar pemerintah, dalam hal ini pihak kecamatan dapat mengambil kebijakan terkait sasaran penerima Raskin di Desa Temiasio,” harapnya.

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out /  Change )

Google photo

You are commenting using your Google account. Log Out /  Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out /  Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out /  Change )

Connecting to %s