Empat Tahun Berdiri, Polindes Desa Kalon Tak Berpenghuni


Oleh : KRISANTUS VAN SEBOL

BENGKAYANG, KALBAR TIMES

“Jika ada ibu hamil yang hendak melahirkan, biasanya mereka memanggil bidan kampung untuk menolong proses kelahiran,” ungkap Kades Kalon, Bius, didampingi Sekdes, Ramli, Minggu (22/7) di Dusun Senanga. Kedua perangkat desa tersebut mengeluhkan rendahnya perhatian pemerintah terhadap masalah kesehatan di desa mereka.

Keluhan itu merupakan sesuatu yang wajar, mengingat kondisi geografis desa mereka yang tidak memungkinkan untuk mengakses fasilitas kesehatan dikota Kecamatan maupun RSUD Bengkayang ini disebabkan jarak antara Desa dengan Kota Kecamatan cukup jauh, yakni sepanjang 21 Km dengan kondisi infrastruktur jalan yang rusak parah.

“Sementara fasilitas kesehatan satu-satunya milik pemerintah, yakni polindes sejak dibangun 2009 yang lalu hingga kini kosong melompong, tak pernah ditempati petugas medis,” sebutnya.

Menurut Bius, sejak dilantik 2011 yang lalu, pihaknya pernah mengajukan kepada pemerintah agar segera menempatkan tenaga medis pada Polindes di Desa mereka, namun hingga kini belum mendapatkan respon yang positif dari pihak pemerintah melalui instansi terkait.

“Pihak desa memang pernah mengajukan adanya penempatan tenaga medis di desa Kalon (2011) terutama untuk menempati polindes yang sudah berdiri, tapi kenyataannya sampai sekarang belum ada,” jelasnya.

Menimpali apa yang disampaikan pimpinannya, Sekdes Kalon, Ramli berharap agar pihak pemerintah dapat memperhatikan permasalahan yang dihadapi tersebut. Dikatakannya, guna memperoleh akses kesehatan yang cepat, masyarakat di Desa Kalon memanfaatkan klinik milik perusahaan perkebunan kelapa sawit, PT. Ceria Prima. Bahkan tak jarang bila kondisi kesehatan masyarakat sudah parah, mereka memanfaatkan ambulance milik perusahaan.

“Selama ini sebagian masyarakat memang memanfaatkan fasilitas kesehatan milik perusahaan (PT.Ceria Prima),” tegas Ramli, yang mengaku sebagai teman satu kelas, Bupati Bengkayang, Suryadman Gidot, S.Pd semasa SMP di Seluas.

3 Comments

  1. semoga dengan coment ini para pemimpin di kabupaten bengkayang dapat melihat nasib masyarakat desa kalon yang terletak di kec seluas.

    betapa susahnya masyarakat yang berada di desa kami ini. karna jika masyarakat sakit parah dan ibu yang mau melahirkan sangat kesusahan di karenakan jalanan rusak yg hampir tidak bisa di lewati.
    desa kami sudah tidak ada jalan raya listrik pun juga tidak ada. jadi sangat mendirita sekali bagi kami selaku masyarakat yang tinggal di dalam nya.
    maka dengan itu saya selaku mewakili masyarakat banyak untuk mengajukan permohonan agar bpk bupati suryadman gidot, dapat memperhatikan masyarakat kami
    agar segera di bangun jalan dan di beri jaringan listrik.agar masyarakat kami tidk lagi sebagai masyarakat yang tertiggal dari masyrakat lainnya,.
    terimakasih
    salam johan anda

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out /  Change )

Google photo

You are commenting using your Google account. Log Out /  Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out /  Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out /  Change )

Connecting to %s